<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Content Creator Archives - 101Wired</title>
	<atom:link href="https://101wired.com/tag/content-creator/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://101wired.com/tag/content-creator/</link>
	<description>Hi Peeps</description>
	<lastBuildDate>Fri, 26 Jun 2020 06:33:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/cropped-101Wired_Square-32x32.png</url>
	<title>Content Creator Archives - 101Wired</title>
	<link>https://101wired.com/tag/content-creator/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Deretan Aplikasi Pesaing TikTok, Sudah Tahu?</title>
		<link>https://101wired.com/2020/06/deretan-aplikasi-pesaing-tiktok-sudah-tahu/</link>
					<comments>https://101wired.com/2020/06/deretan-aplikasi-pesaing-tiktok-sudah-tahu/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Namira Yudhita]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Jun 2020 03:20:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[Hot news]]></category>
		<category><![CDATA[Collab]]></category>
		<category><![CDATA[Content Creator]]></category>
		<category><![CDATA[Google Tangi]]></category>
		<category><![CDATA[TikTok]]></category>
		<category><![CDATA[TikTokIndo]]></category>
		<category><![CDATA[Zynn]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://101wired.com/?p=3161</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kepopuleran TikTok tampaknya banyak menginisiasi pesaing untuk menciptakan aplikasi serupa. Salah satu di antaranya bahkan sempat dihapus oleh Google, lho. Sudah tahu apa saja aplikasi pesaing TikTok? Ini dia daftarnya! Zynn Aplikasi satu ini sempat super populer di Amerika Serikat. Diluncurkan awal Mei untuk Android maupun iOS, aplikasi ini langsung menjadi favorit netizen. Zynn meroket [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2020/06/deretan-aplikasi-pesaing-tiktok-sudah-tahu/">Deretan Aplikasi Pesaing TikTok, Sudah Tahu?</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>


</p>
<p>Kepopuleran <a href="https://101wired.com/2020/05/23/5-alasan-kamu-harus-download-tik-tok/">TikTok</a> tampaknya banyak menginisiasi pesaing untuk menciptakan aplikasi serupa. Salah satu di antaranya bahkan sempat dihapus oleh Google, lho. Sudah tahu apa saja aplikasi pesaing TikTok? Ini dia daftarnya!</p>
<p>


<p></p>
<p></p>


</p>
<ol class="wp-block-list">
<li>Zynn</li>
</ol>
<figure id="attachment_3163" aria-describedby="caption-attachment-3163" style="width: 800px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/06/info-komputer.jpg" alt="Aplikasi video Zynn yang dihapus oleh Play Store" width="800" height="432" /><figcaption id="caption-attachment-3163" class="wp-caption-text">Aplikasi video Zynn. Credit image: Info Komputer.</figcaption></figure>
<p>


<p></p>
<p></p>


</p>
<p>Aplikasi satu ini sempat super populer di Amerika Serikat. Diluncurkan awal Mei untuk Android maupun iOS, aplikasi ini langsung menjadi favorit netizen. Zynn meroket di peringkat pertama unduhan aplikasi iOS di akhir Mei, sekaligus tercatat dalam daftar Top 10 Download di Google Play Store. </p>
<p>


<p></p>
<p></p>


</p>
<p>Aplikasi video ini cukup populer dan berhasil jadi pesaing TikTok karena menawarkan sistem <em>reward </em>yang tidak dimiliki TikTok. <em>Reward </em>akan dibagikan kepada pengguna setelah mereka menonton video dan merekrut teman. Namun ternyata, sistem pembayaran <em>reward </em>ini tidak jelas karena ada <em>user </em>yang mengaku bisa mencairkan <em>reward </em>dan sebagian lainnya tidak. </p>
<p>


<p></p>
<p></p>


</p>
<p>Aplikasi Zynn sendiri tak lepas dari kontroversi. Awal Juni lalu, <a href="https://www.theverge.com/2020/6/16/21292623/zynn-tiktok-clone-removed-ios-app-store-plagiarism-payments">Zynn dilaporkan telah dihapus oleh Google Play Store</a> karena adanya laporan plagiarisme. Sejumlah TikTok influencer memberikan kesaksian kalau konten mereka diunggah ke Zynn tanpa persetujuan mereka. Bahkan, ada beberapa akun yang dikloning seluruhnya, mulai dari nama, gambar profil hingga konten mereka!</p>
<p>


<p></p>
<p></p>


</p>
<ol class="wp-block-list" start="2">
<li>Collab</li>
</ol>
<figure id="attachment_3165" aria-describedby="caption-attachment-3165" style="width: 1024px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/06/Facebook-Collab-2-1024x712-1.jpg" alt="Aplikasi Buatan Facebook, Collab yang berfokus pada pembuatan lagu atau musik dari beragam alat musik" width="1024" height="712" /><figcaption id="caption-attachment-3165" class="wp-caption-text">Aplikasi Buatan Facebook, Collab. Credit image: Fon Arena.</figcaption></figure>
<p>


<p></p>
<p></p>


</p>
<p>Nggak mau ketinggalan hype aplikasi video, Facebook meluncurkan <em>apps</em>nya sendiri yang dinamai <a href="https://www.theverge.com/2020/5/27/21270640/facebook-collab-npe-invite-only-beta-release-music-making-app">Collab</a>. Aplikasi satu ini dapat digunakan untuk merekam tiga video pendek terpisah. Misalnya merekam permainan instrumen seperti gitar, drum, yang diiringi oleh vokal. </p>
<p>


<p></p>
<p></p>


</p>
<p>Nantinya video tersebut dapat mengeditnya dengan pengguna lain untuk menciptakan sebuah lagu. Demi melindungi hak cipta, pengguna perlu memposting karya mereka di Collab sebelum membagikannya ke <em>platform </em>lain. </p>
<p>


<p></p>
<p></p>


</p>
<p>Saat ini, Collab tersedia bagi pengguna iOS di wilayah Amerika Serikat dan Kanada. Kalau terbukti populer, aplikasi ini akan ekspansi secara global, lho. Tidak cukup mirip, tapi bisa dikatakan sebagai salah satu aplikasi pesaing TikTok nih.</p>
<p>


<p></p>
<p></p>


</p>
<ol class="wp-block-list" start="3">
<li>Google Tangi</li>
</ol>
<figure id="attachment_3164" aria-describedby="caption-attachment-3164" style="width: 750px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/06/kompas-tekno.jpeg" alt="Aplikasi Google Tangi fokus pada video Do It Yourself" width="750" height="500" /><figcaption id="caption-attachment-3164" class="wp-caption-text">Aplikasi Google Tangi. Credit image: Kompas Tekno.</figcaption></figure>
<p>


<p></p>
<p></p>


</p>
<p>Aplikasi video pesaing TikTok ini merupakan besutan proyek inkubasi Google, Area 120. Sedikit berbeda dengan Tiktok yang kontennya cukup variatif, Google Tangi fokus pada video DIY. Tujuan aplikasi ini pun menyasar pembelajaran singkat selama 1 menit, mulai dari memasak hingga kerajinan. Mencoba lebih interaktif bagi penggunanya, aplikasi ini menyediakan tombol “Try It”. Fungsinya untuk mengunggah foto karya yang dibuat setelah menonton video tutorial. Saat ini, aplikasi ini baru tersedia untuk pengguna iOS saja. </p>
<p>


<p></p>
<p></p>


</p>
<p>Tertarik untuk mencoba aplikasi di atas, atau masih kecantol sama TikTok, peeps?</p>
<p>


<p></p><p>The post <a href="https://101wired.com/2020/06/deretan-aplikasi-pesaing-tiktok-sudah-tahu/">Deretan Aplikasi Pesaing TikTok, Sudah Tahu?</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://101wired.com/2020/06/deretan-aplikasi-pesaing-tiktok-sudah-tahu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Susul YouTube, Instagram Siapkan 3 Fitur Monetisasi Konten!</title>
		<link>https://101wired.com/2020/06/susul-youtube-instagram-siapkan-3-fitur-monetisasi-konten/</link>
					<comments>https://101wired.com/2020/06/susul-youtube-instagram-siapkan-3-fitur-monetisasi-konten/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Namira Yudhita]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2020 06:32:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[Hot news]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Content Creator]]></category>
		<category><![CDATA[Instagram]]></category>
		<category><![CDATA[Instagram Live]]></category>
		<category><![CDATA[Monetisasi]]></category>
		<category><![CDATA[YouTube]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://101wired.com/?p=2824</guid>

					<description><![CDATA[<p>Meski masih dalam tahap uji coba, Instagram tampaknya bermaksud memaksimalkan revenue mereka dengan mengeluarkan 3 fitur terbaru untuk monetisasi konten, lho. Fitur ini diharapkan bisa menjadi keuntungan mutual bagi pihak IG, kreator konten, dan brand yang memasarkan produknya melalui konten di Instagram. Apa saja fitur baru yang dimaksud? Simak di bawah ini yuk! Badges pada [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2020/06/susul-youtube-instagram-siapkan-3-fitur-monetisasi-konten/">Susul YouTube, Instagram Siapkan 3 Fitur Monetisasi Konten!</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>


</p>
<p>Meski masih dalam tahap uji coba, Instagram tampaknya bermaksud memaksimalkan <em>revenue</em> mereka dengan mengeluarkan 3 fitur terbaru untuk monetisasi konten, lho. Fitur ini diharapkan bisa menjadi keuntungan mutual bagi pihak IG, kreator konten, dan <em>brand</em> yang memasarkan produknya melalui konten di Instagram. Apa saja fitur baru yang dimaksud? Simak di bawah ini yuk!</p>
<figure id="attachment_2827" aria-describedby="caption-attachment-2827" style="width: 626px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/06/FREEPIK-1.jpg" alt="Ilustrasi Siaran Live IG yang kini bisa dimonetisasi bagi konten kreator dan brand." width="626" height="626" /><figcaption id="caption-attachment-2827" class="wp-caption-text">Ilustrasi Siaran Live IG yang kini bisa dimonetisasi. Credit image: Freepik.</figcaption></figure>
<p>


<p></p>


</p>
<ol class="wp-block-list">
<li><strong>Badges pada Siaran IG Live</strong></li>
</ol>
<p>


<p></p>


</p>
<p>Fitur satu ini sangat menguntungkan para kreator sekaligus diharapkan bisa meningkatkan <em>engagement</em> atau interaksi antara kreator dengan penggemar mereka. Instagram menyediakan <em>badge </em>atau lencana yang bisa dibeli oleh audiens untuk mendukung kreator favorit mereka. Bentuk dukungan dari <em>badge</em> ini yakni memunculkan lencana bersama dengan nama audiens yang membeli lencana tersebut, memprioritaskannya untuk naik ke kolom teratas. Dari perspektif penggemar atau audiens, hal ini tentu saja bertujuan untuk diperhatikan alias <em>dinotice</em> oleh kreator dan memperluas interaksi personal antara keduanya. <em>Badge</em> ini akan dihargai 0,99 dollar AS (Rp 14.600), 1.99 dollar AS (Rp 29.400), dan 4.99 dollar AS (Rp 73.700). Lencana ini hanya akan tersedia saat kreator yang dimaksud melakukan siaran Instagram Live, namun belum diketahui secara jelas mekanisme pembeliannya. Saat ini, fitur tersebut masih dalam tahap uji coba pada sebagian kecil kreator dan terbatas pada beberapa wilayah seperti Turki, Spanyol, Amerika Serikat, Jerman, Brazil, Italia, Meksiko, dan Perancis seperti dilansir The Verge.</p>
<p>


<p></p>


</p>
<ol class="wp-block-list" start="2">
<li><strong>Fitur Iklan pada IG TV</strong></li>
</ol>
<p>


<p></p>


</p>
<p>IGTV yang memiliki durasi maksimal 60 menit, kini akan disisipi iklan dari <em>brand-brand</em> tertentu sepanjang 15 detik. Sejauh ini, fitur iklan pada IGTV baru tersedia bagi pengguna <em>mobile</em> saja dan baru diuji coba untuk 200 kreator besar termasuk Lele Pons dan Adam Waheed yang bekerjasama dengan pengiklan besar seperti Sephora, Ikea, dan Puma. Mekanisme yang dibeberkan ke publik adalah pembagian keuntungan iklan sebesar 55 persen bagi kreator. </p>
<p>


<p></p>


</p>
<p>Nampaknya Instagram memiliki kebijakan yang cukup ketat seperti larangan mengumpat untuk konten yang dimonetisasi demi menjamin <em>brand safety. </em>Instagram mengaku selalu mengecek kualitas konten sebelum menyepakati monetisasi termasuk memastikan jumlah penonton IGTV cukup tinggi. Dalam konteks isu ini, tindakan moderasi konten juga dipertimbangkan. Meski saat ini masih mengandalkan moderasi Facebook, di masa depan diharapkan tindakan pencegahan seperti pemilahan konten oleh kombinasi manusia dan mesin dapat dilakukan agar iklan tidak sembarang ditampilkan pada konten yang konteksnya tidak sesuai. </p>
<p>


<p></p>


</p>
<ol class="wp-block-list" start="3">
<li><strong>Instagram Live Shopping</strong></li>
</ol>
<p>


<p></p>


</p>
<p>Live Shopping adalah fitur Instagram untuk menandai sebuah brand saat sedang melakukan siaran langsung dan menjual <em>merchandise</em> mereka. Kisaran bulan ini, fitur Live Shopping akan diuji coba pada konten kreator di Amerika Serikat. Fitur ini diharapkan bisa memperluas kerjasama dengan berbagai kreator, meningkatkan proses berbagi <em>insight</em> dan <em>engagement </em>dengan beragam brand, termasuk membantu kreator menemukan <em>brand </em>yang sejalan dengan audiens mereka.</p>
<figure id="attachment_2828" aria-describedby="caption-attachment-2828" style="width: 750px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/06/GEORIGGIA-DE-LOTZ-UNSPLASH.jpg" alt="Engagement konten jadi salah satu kriteria konten monetisasi instagram" width="750" height="500" /><figcaption id="caption-attachment-2828" class="wp-caption-text">Ilustrasi Engagement konten. Credit Image: Georiggia De Lotz/Unsplash.</figcaption></figure>
<p>Cari uang di Instagram makin dipermudah ya, yuk siapa nih para content creator yang tertarik?</p>
<p>


<p></p><p>The post <a href="https://101wired.com/2020/06/susul-youtube-instagram-siapkan-3-fitur-monetisasi-konten/">Susul YouTube, Instagram Siapkan 3 Fitur Monetisasi Konten!</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://101wired.com/2020/06/susul-youtube-instagram-siapkan-3-fitur-monetisasi-konten/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Alasan Kamu Harus Download Tik-Tok!</title>
		<link>https://101wired.com/2020/05/5-alasan-kamu-harus-download-tik-tok/</link>
					<comments>https://101wired.com/2020/05/5-alasan-kamu-harus-download-tik-tok/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Namira Yudhita]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 May 2020 02:58:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[Hot news]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Content Creator]]></category>
		<category><![CDATA[TikTok]]></category>
		<category><![CDATA[TikTokIndo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://101wired.com/?p=2527</guid>

					<description><![CDATA[<p>Para artis, selebgram, YouTuber hingga tokoh publik dan pemerintah kini sedang mengalami demam TikTok. Bahkan, di tengah wabah virus corona yang sedang melanda dunia saat ini, WHO pun turut membuat video TikTok demi membagikan informasi tentang virus corona. </p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2020/05/5-alasan-kamu-harus-download-tik-tok/">5 Alasan Kamu Harus Download Tik-Tok!</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<p>Para artis, selebgram, YouTuber hingga tokoh publik dan pemerintah kini sedang mengalami demam TikTok. Bahkan, di tengah wabah virus corona yang sedang melanda dunia saat ini, WHO pun turut membuat video TikTok demi membagikan informasi tentang virus corona. TikTok memang punya banyak fitur menarik yang membuatmu nggak sadar telah menghabiskan waktu berjam-jam di platform ini lho. Ini dia 5 alasan kamu harus download Tik-Tok!</p>
<p></p>
<p></p>
<ol class="wp-block-list">
<li><b>Cara Baru Menikmati Konten!</b></li>
</ol>
<p></p>
<p></p>
<figure id="attachment_2532" aria-describedby="caption-attachment-2532" style="width: 626px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/FREEPIK-4.jpg" alt="TikTok meciptakan lingkungan kreator yang menarik, organik sekaligus unik." width="626" height="469" /><figcaption id="caption-attachment-2532" class="wp-caption-text">Ilustrasi Content Creator di TikTok. Credit image: Freepik.</figcaption></figure>
<p>Yup, TikTok menyediakan berbagai fitur menarik buatmu yang memang berniat jadi <em>creator</em> maupun yang mampir untuk sekedar mencari hiburan. Untuk membuat konten pertamamu, kamu bisa memilih merekam langsung dari TikTok dengan pilihan durasi video 15 detik atau 60 detik. Kalau kamu memilih menggunakan rekaman video dari memori pribadimu, kamu bisa mengunggahnya dengan durasi lebih dari 60 detik. Tersedia beberapa jenis konten yang bisa kamu buat, mulai dari merekam video biasa, menggabungkan video dan foto (<em>slideshow</em>), atau melakukan <em>react/duet</em> dari video user lain yang telah diunggah dengan cara menekan pilihan ‘duet’ pada tombol share. Tersedia berbagai fitur yang membuat proses perekaman konten lebih mudah lho, seperti timer untuk menyediakan waktu bersiap-siap, berbagai macam make-up dan filter unik dan ribuan katalog suara yang bisa dijadikan <em>background song</em>. <em>Interfacenya</em> cukup jelas dan mudah dimengerti buat pemula sekalipun. </p>
<p></p>
<p></p>
<ol class="wp-block-list" start="2">
<li><b>1001 Tools untuk Mengasah Kreativitas</b></li>
</ol>
<p></p>
<p></p>
<figure id="attachment_2533" aria-describedby="caption-attachment-2533" style="width: 626px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/freepik-5.jpg" alt="TikTok mempunyai interface yang sederhana dan mudah dipahami" width="626" height="626" /><figcaption id="caption-attachment-2533" class="wp-caption-text">Interface TikTok. Credit image: Freepik.</figcaption></figure>
<p>Sama seperti proses perekaman, TikTok juga menyediakan berbagai fasilitas dan <em>tools</em> yang membuat proses mengedit video lebih seru tapi juga mudah dipelajari. Kamu bisa memotong video sesuai bagian yang kamu inginkan dengan menggunakan <em>trim tools</em>, tersedia juga berbagai efek transisi misalnya <em>slow motion</em> atau <em>blink</em>. Kamu juga bisa menambahkan stiker untuk memperindah tampilan videomu. Kalau kamu memutuskan merekam sendiri suara untuk <em>background video</em>mu, TikTok akan menandainya sebagai “<em>original sound</em>” dan menambahkannya ke katalog suara yang bisa dipakai oleh <em>user</em> lain!</p>
<p></p>
<p></p>
<ol class="wp-block-list" start="3">
<li><b>Share, share, share! </b></li>
</ol>
<p></p>
<p></p>
<figure id="attachment_2531" aria-describedby="caption-attachment-2531" style="width: 626px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/FREEPIK-3.jpg" alt="" width="626" height="417" /><figcaption id="caption-attachment-2531" class="wp-caption-text">TikTok membuat penyebaran dan keviralan konten begitu mudah terjadi dengan fitur yang tersedia. Credit image: Freepik.</figcaption></figure>
<p>Membagikan dan memviralkan konten lewat platform satu ini sangatlah mudah. Selain tersedia pilihan share ke berbagai media sosial seperti WhatsApp, Facebook, Twitter, hingga Instagram, kamu pun bisa menyimpan video yang kamu temukan dalam bentuk video asli maupun GIF ke <em>device</em> pribadimu!</p>
<p></p>
<p></p>
<ol class="wp-block-list" start="4">
<li><b>Inspirational dan Anti-FOMO</b></li>
</ol>
<p></p>
<p></p>
<figure id="attachment_2535" aria-describedby="caption-attachment-2535" style="width: 890px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/unsplash-7.jpg" alt="Hashtag pada TikTok mempermudah keviralan dan proses kurasi konten." width="890" height="500" /><figcaption id="caption-attachment-2535" class="wp-caption-text">Ilustrasi Hashtag TikTok. Credit image: Unsplash.</figcaption></figure>
<p>Mulai dari resep makanan, trik <em>fashion</em>, tips-tips edukatif, unjuk bakat menyanyi dan menari, hingga berbagai parodi dan <em>lipsync</em>, semuanya bisa kamu dapatkan di <em>platform</em> ini. Hingga sekarang belum ada yang memahami bagaimana <em>timeline</em> yang disebut <em>for your page </em>pada TikTok bekerja, saking randomnya video yang keluar. Hal ini berbeda dengan media sosial lain yang rata-rata memeriksa histori atau jejak pencarian kita untuk kemudian memunculkan konten bertema sama atau serupa. <em>Timeline</em> yang dirancang dalam bentuk <em>scroll up</em> dan <em>scroll down</em> memastikan video berganti setiap waktu setelah kita me<em>refresh</em> bagian atas halaman. Karakteristik ini membuat TikTok sukses menjadi platform yang menyuburkan berbagai <em>challenge</em> atau <em>campaign</em> populer ke seluruh dunia melalui penggunaan <em>hashtag</em>.</p>
<p></p>
<p></p>
<ol class="wp-block-list" start="5">
<li><b>Prospek Cerah untuk Creator</b></li>
</ol>
<p></p>
<p></p>
<figure id="attachment_2530" aria-describedby="caption-attachment-2530" style="width: 626px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/FREEPIK-2-1.jpg" alt="Content Creator menjadi pekerjaan yang makin populer di era digital." width="626" height="417" /><figcaption id="caption-attachment-2530" class="wp-caption-text">Ilustrasi Content Creator. Credit Image: Freepik.</figcaption></figure>
<p>Selain Instagram, kamu yang berminat menjadi <em>creator</em> mungkin bisa mempertimbangkan <em>platform</em> satu ini sebagai wadah untuk mempopulerkan kontenmu dan memperkuat <em>branding</em> diri. TikTok menggunakan fitur AI untuk mengukur persentase videomu yang ditonton oleh orang-orang termasuk jumlah <em>likes</em>, <em>comments</em>, dan <em>share</em>. Seperti yang telah dijelaskan di atas, TikTok mempunyai algoritma yang berpotensi membuatmu ditonton banyak orang karena videomu bisa sewaktu-waktu muncul di laman <em>For Your Page</em> mereka. Layaknya menjadi creator di media sosial lain, kuncinya adalah konsistensi dan interaksi dengan calon <em>followers</em>mu. </p>
<p></p>
<p></p>
<p>101 Wired People, apakah 5 alasan ini cukup untuk membuatmu tertarik <em>download</em> TikTok seperti orang-orang? <em>Comment your thoughts</em> di bawah ya!</p>
<p></p><p>The post <a href="https://101wired.com/2020/05/5-alasan-kamu-harus-download-tik-tok/">5 Alasan Kamu Harus Download Tik-Tok!</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://101wired.com/2020/05/5-alasan-kamu-harus-download-tik-tok/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
