<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kartika Aprilia, Author at 101Wired</title>
	<atom:link href="https://101wired.com/author/kartika/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://101wired.com/author/kartika/</link>
	<description>Hi Peeps</description>
	<lastBuildDate>Sat, 06 Mar 2021 09:40:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/cropped-101Wired_Square-32x32.png</url>
	<title>Kartika Aprilia, Author at 101Wired</title>
	<link>https://101wired.com/author/kartika/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Xiaomi Siap Terjun ke Pasar Otomotif Mobil Listrik</title>
		<link>https://101wired.com/2021/03/xiaomi-siap-terjun-ke-pasar-otomotif-mobil-listrik/</link>
					<comments>https://101wired.com/2021/03/xiaomi-siap-terjun-ke-pasar-otomotif-mobil-listrik/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Kartika Aprilia]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Mar 2021 09:40:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Hot news]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Apple]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[Xiaomi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://101wired.com/?p=3588</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tren mobil listrik tampaknya sedang naik daun. Xiaomi, Teknologi raksasa Cina ini tampaknya tertarik untuk terjun ke dunia otomotif. Hal yang mengejutkan lagi adalah Xiaomi dikabarkan akan mengikuti jejak Apple untuk mengembangkan bisnis otomotif yang ramah lingkungan, mobil listrik Xiaomi. Perusahaan teknologi raksasa asal Tiongkok ini cukup populer di Indonesia. Brand Xiaomi selalu diasosiasikan pada [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2021/03/xiaomi-siap-terjun-ke-pasar-otomotif-mobil-listrik/">Xiaomi Siap Terjun ke Pasar Otomotif Mobil Listrik</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Tren mobil listrik tampaknya sedang naik daun. Xiaomi, Teknologi raksasa Cina ini tampaknya tertarik untuk terjun ke dunia otomotif. Hal yang mengejutkan lagi adalah Xiaomi dikabarkan akan mengikuti jejak Apple untuk mengembangkan bisnis otomotif yang ramah lingkungan, <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Mobil_listrik" target="_blank" rel="noreferrer noopener">mobil listrik</a> Xiaomi.</p>



<p>Perusahaan teknologi raksasa asal Tiongkok ini cukup populer di Indonesia. Brand Xiaomi selalu diasosiasikan pada <em>smartphone</em>. Tidak hanya <em>smartphone</em>, Xiaomi<em> </em>juga memiliki produk lain seperti dispenser, TV, <em>smartwatch</em>, dan lain sebagainya. Kualitas produk Xiaomi sudah tidak diragukan lagi, selain itu, keunggulan lainnya adalah harga yang ramah di kantong. Tak heran produk Xiaomi banyak digemari dan kerap kehabisan stok di pasaran.</p>



<p>Terkait dalam pengembangan mobil listrik, pihak Xiaomi masih belum mengkonfirmasi mengenai ini. Seorang mantan karyawan Xiaomi mengatakan melalui media LatePost bahwa perusahaan telah melakukan survei internal pada proyek mobil listrik ini. Ketertarikan Xiaomi pada industri otomotif sudah ditunjukkan sejak beberapa tahun belakang. Lei Jun selaku founder Xiaomi, diketahui telah mengunjungi CEO Tesla, Elon Musk dua kali pada 2013 lalu.</p>



<p>Ketertarikan Xiaomi pada mobil listrik ditunjukkan dengan kerjasamanya dengan menerapkan teknologinya pada mobil listrik Baojun, yaitu Baojun E300.dan Baojun E300 Plus. Kendaraan ini menggandeng Xiaomi untuk urusan interiornya. Seperti produk Xiaomi lainnya, kesan yang diberikan pada mobil listrik ini memberikan nuansa yang minimalis dengan sentuhan futurisme dan sarat dengan teknologi Xiaomi yang modern.</p>



<p>Baca Juga: <a href="https://101wired.com/2021/02/22/kolaborasi-hyundai-dan-kia-dengan-apple-membuat-mobil-otonom/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Mobil Tanpa Awak, Kolaborasi Apple dan Hyundai Gagal di Tengah Jalan</a></p>



<p>Disamping itu, di negara asalnya, Xiaomi sudah meluncurkan sebuah SUV dengan nama Xiaomi Redmi Car. Mobil Redmi merupakan hasil kerja sama dengan manufaktur mobil, Bestune. Meski bukan mobil listrik tetapi langkah ini menunjukkan ketertarikan Xiaomi dalam dunia otomotif. Untuk masalah harga, Xiaomi sudah tidak diragukan lagi bahkan kerap dicap sebagai perusak harga pasaran. Harga mobil ini dibanderol mulai dari Rp 180 juta, cenderung murah untuk ukuran mobil sejenis SUV. Namun sayangnya untuk saat ini, mobil ini belum rilis di Indonesia dan hanya tersedia di Cina.</p>



<p>Menurut laporan TechSina, raksasa teknologi China tersebut baru-baru ini membahas rumor tersebut. Dalam pernyataan berjudul &#8220;Klarifikasi Laporan Mengenai Memasuki Industri Kendaraan Listrik,&#8221; merek tersebut menyatakan bahwa kami harus &#8220;<em>wait and see</em>&#8221; dan belum ada yang dikonfirmasi di Bursa Efek Hong Kong. Perusahaan juga menambahkan bahwa pihaknya telah memperhatikan beberapa laporan media tentang rencana memasuki pasar kendaraan listrik, tetapi belum secara resmi membangun proyek. Rencana ini akan sulit direalisasikan dalam waktu dekat, sehingga pihak Xiaomi menyatakan bahwa projek ini masih dalam rencana dan ada kemungkinan dapat berubah.</p>



<p>Di Indonesia sendiri, peminat mobil listrik kian bertambah. Pemerintah Indonesia juga mendukung inovasi kendaraan listrik karena lebih ramah lingkungan. <em>Benefit </em>lain dari memiliki mobil listrik yaitu akan dibebaskan dari ganjil genap untuk kawasan Jakarta. Selain itu, bagi Anda yang berminat memiliki kendaraan mobil maupun motor listrik tidak akan dikenakan pajak. Hal itu sesuai dengan Peraturan Gubernur No 3 Tahun 2020, tentang Kebijakan Insentif Pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) atas Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.</p>



<p>Kebijakan ini hanya bisa dirasakan oleh masyarakat Jakarta. Sejauh ini, mobil listrik yang cukup populer dan banyak peminatnya adalah Hyundai Ioniq. Dan yang paling fenomenal belakangan ini adalah Tesla Model S, milik Elon Musk. Apakah Anda tertarik untuk memiliki kendaraan listrik?</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2021/03/xiaomi-siap-terjun-ke-pasar-otomotif-mobil-listrik/">Xiaomi Siap Terjun ke Pasar Otomotif Mobil Listrik</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://101wired.com/2021/03/xiaomi-siap-terjun-ke-pasar-otomotif-mobil-listrik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hati-Hati Dapat DM dari Polisi Virtual di Indonesia</title>
		<link>https://101wired.com/2021/03/hati-hati-dapat-dm-dari-polisi-virtual-di-indonesia/</link>
					<comments>https://101wired.com/2021/03/hati-hati-dapat-dm-dari-polisi-virtual-di-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Kartika Aprilia]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Mar 2021 07:54:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Polisi Virtual]]></category>
		<category><![CDATA[UU ITE]]></category>
		<category><![CDATA[Virtual Police]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://101wired.com/?p=3586</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sosial media sangat lekat dengan kehidupan manusia saat ini. Bahkan orang-orang lebih merasa nyaman berinteraksi dan berkomunikasi melalui sosial media daripada bertemu langsung. Berdasarkan survey HootSuite pada tahun 2020, pengguna media sosial yang aktif di Indonesia mencapai 160 juta,&#160; dari total populasi 272,1 juta penduduk. Melalui sosial media, pengguna bisa mengekspresikan opininya dengan bebas. Sayangnya [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2021/03/hati-hati-dapat-dm-dari-polisi-virtual-di-indonesia/">Hati-Hati Dapat DM dari Polisi Virtual di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Sosial media sangat lekat dengan kehidupan manusia saat ini. Bahkan orang-orang lebih merasa nyaman berinteraksi dan berkomunikasi melalui sosial media daripada bertemu langsung. Berdasarkan survey HootSuite pada tahun 2020, pengguna media sosial yang aktif di Indonesia mencapai 160 juta,&nbsp; dari total populasi 272,1 juta penduduk.</p>



<p>Melalui sosial media, pengguna bisa mengekspresikan opininya dengan bebas. Sayangnya hanya sebagian orang yang bijak dalam menggunakannya. Sudah menjadi kebiasaan bagi sebagian warganet untuk mengunggah konten atau komentar yang tanpa dipikirkan terlebih dahulu dampak yang ditimbulkan. Tahukah Anda baru-baru ini Polri meluncurkan program barunya yang berkaitan dengan aktivitas jagat maya.</p>



<p>Baca Juga: <a href="https://101wired.com/2021/03/03/belum-sempat-jadi-raja-clubhouse-harus-siap-ditikung-twitter-spaces/">Belum Sempat Jadi Raja, Clubhouse Harus Siap Ditikung Twitter Spaces</a></p>



<p>Kebebasan berpendapat adalah hak setiap manusia, tetapi bebas berpendapat harus memperhatikan dan memegang etika agar tidak terjerat kasus pidana di Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).</p>



<p>Bagi warganet tentu sudah tidak asing dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau UU ITE. Lalu bagaimana dengan istilah <em>Virtual Police</em> atau <a href="https://tirto.id/polisi-virtual-jalan-pintas-indonesia-menuju-negara-polisi-gapP" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Polisi Virtual</a>? Polisi Virtual merupakan program salah satu target capaian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada 100 hari pertamanya di masa jabatan. Virtual Police atau Polisi Virtual berfungsi untuk menegur <em>netizen</em> yang mengunggah aktivitas yang terindikasi mengandung pelanggaran UU ITE. Jika unggahan Anda bersinggungan dengan konsekuensi hukum maka petugas akan siap memberikan peringatan.</p>



<p>Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Bareskrim Polri dalam mencegah masyarakat agar terhindar dari tindak pidana UU ITE. Tak hanya mengawasi, Polisi Virtual ini juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat dalam berselancar di sosial media terkait UU ITE.</p>



<p>Lantas bagaimana cara kerja Polisi Virtual ini? Berikut penjelasannya.</p>



<p>Hal yang pertama dilakukan Polisi Virtual adalah memantau unggahan yang berpotensi melanggar UU ITE. Langkah berikutnya adalah Petugas akan me-<em>screenshot</em> unggahan yang melanggar Undang-Undang. Setelahnya, unggahan tersebut akan diserahkan pada tim ahli yang terdiri dari tim ahli pidana, ahli bahasa, dan ahli bidang informasi dan transaksi elektronik.</p>



<p>Jika unggahan memenuhi kriteria pelanggaran maka laporan akan diserahkan pada Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri atau pejabat yang bertugas. Tak sampai disitu, pengguna yang melanggar akan mendapatkan peringatan melalui pesan pribadi atau DM dari Polisi yang bertugas, pesan tersebut berisi mengenai perintah agar pengguna menghapus unggahannya.</p>



<p>Dalam waktu 1&#215;24 jam pengguna sudah harus menghapus konten yang&nbsp; terkait pelanggaran. Bagi pengguna yang tidak menghiraukan peringatan, bersiaplah untuk dipanggil dan dimintai keterangan lebih lanjut.</p>



<p>Undang-Undang ITE saja tampaknya tidak cukup mempan bagi warganet agar lebih berhati-hati menggunakan media sosial. Langkah pemerintah diperketat dengan&nbsp; kehadiran Polisi Virtual agar membuat pengguna sosial media lebih bijak dalam mengunggah konten maupun komentar ke laman sosial media.</p>



<p>Pada prinsipnya program ini mengedepankan upaya mediasi dan restorative justice. Upaya tersebut dilakukan berdasarkan Surat Edaran (SE) Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bernomor: SE/2/11/2021 Tentang Kesadaran Budaya untuk mewujudkan ruang digital Indonesia yang bersih, sehat, beretika dan produktif.</p>



<p>Sejauh ini, dikabarkan sudah mencapai 12 peringatan yang dilayangkan kepada pengguna sosial media yang melanggar aturan per 24 Februari 2021. Artinya, Polisi Virtual sudah melancarkan aksinya sejak 24 Februari lalu. Pelanggaran yang paling sering ditemukan ialah hoax atau berita palsu,&nbsp; ujaran kebencian, hingga penghasutan diberbagai platform media sosial seperti Facebook dan Instagram.</p>



<p>Jadi, jika Anda tidak ingin di DM oleh polisi virtual, lebih bijaklah dalam menggunakan sosial media. Bukan hal yang sulit bukan?</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2021/03/hati-hati-dapat-dm-dari-polisi-virtual-di-indonesia/">Hati-Hati Dapat DM dari Polisi Virtual di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://101wired.com/2021/03/hati-hati-dapat-dm-dari-polisi-virtual-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bersiap! Apple Tengah Kembangkan Layar Micro OLED</title>
		<link>https://101wired.com/2021/03/bersiap-apple-tengah-kembangkan-layar-micro-oled/</link>
					<comments>https://101wired.com/2021/03/bersiap-apple-tengah-kembangkan-layar-micro-oled/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Kartika Aprilia]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Mar 2021 02:47:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Apple]]></category>
		<category><![CDATA[Layar Micro OLED]]></category>
		<category><![CDATA[TSMC]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://101wired.com/?p=3469</guid>

					<description><![CDATA[<p>Apple tengah bersiap menggarap Micro OLED. Apple menggandeng Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC) sebagai mitranya kali ini dalam mengembangkan layar OLED mikro ultra-tipis dan hemat energi. Kabarnya OLED mikro ini akan dipasangkan pada perangkat Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR). Bagi Anda yang masih belum paham mengenai OLED micro dan keuntungannya, panel layar OLED [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2021/03/bersiap-apple-tengah-kembangkan-layar-micro-oled/">Bersiap! Apple Tengah Kembangkan Layar Micro OLED</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Apple tengah bersiap menggarap Micro <a href="https://en.wikipedia.org/wiki/OLED" target="_blank" rel="noreferrer noopener">OLED</a>. Apple menggandeng Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC) sebagai mitranya kali ini dalam mengembangkan layar OLED mikro ultra-tipis dan hemat energi. Kabarnya OLED mikro ini akan dipasangkan pada perangkat <em>Virtual Reality</em> (VR) dan <em>Augmented Reality</em> (AR).</p>



<p>Bagi Anda yang masih belum paham mengenai OLED micro dan keuntungannya, panel layar OLED mikro ini adalah jenis layar baru yang dibangun pada wafer chip. Ukuran pixel OLED mikro ini sangat tinggi, berkisar 4-20 mikrometer, sementara ukuran diameternya hanya sekitar satu inci. Tetapi perangkat ini hadir dengan resolusi tinggi. Layar mikro menjadi semakin penting karena ukuran <em>gadget </em>semakin kecil dan ramping, hal itu membuat perusahaan teknologi berlomba-lomba untuk menghadirkan inovasi ajaib.</p>



<p>Terkait perangkat AR, micro OLED dipandang sebagai salah satu lompatan besar teknologi berikutnya dari layar OLED dan LCD. Layar OLED mikro ini banyak menawarkan keuntungan. Layar OLED mikro di desain dengan lebih tipis, lebih ringan, dan lebih hemat energi. Artinya, OLED mikro ini sangat cocok disandingkan dengan perangkat AR.</p>



<p>Panel OLED mikro ini tidak dibuat di atas substrat kaca atau plastik, seperti panel LCD dan OLED konvensional, tetapi langsung pada wafer silikon (cakram), yang sama dengan yang digunakan dalam produksi chip. Hasilnya, menjadi lebih kecil, lebih tipis tentunya lebih hemat daya.</p>



<p>Baca juga: <a href="https://101wired.com/2021/03/01/macbook-pro-hadir-dengan-apple-silicon-generasi-terbaru/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Macbook Pro Hadir dengan Apple Silicon Generasi Terbaru</a></p>



<p>Panel mikro ini diharapkan menjadi perangkat yang terlihat seperti kacamata konvensional, tetapi di desain dengan layar kecil yang nantinya akan disematkan untuk menutupi informasi seperti <em>map</em> atau arah peta, pesan, notifikasi aplikasi dan lain sebagainya.</p>



<p>Lantas, apa yang membedakan micro OLED dengan microLED ? micro OLED dan microLED jelas memiliki perbedaan, namun Apple dikatakan akan mengerjakan kedua jenis layar ini pada fasilitas yang sama. Seperti OLED mikro, proyek LED mikro juga melibatkan beberapa teknologi pembuatan chip.&nbsp; Ukuran panelnya sebesar 75 inci dan 219 inci. Seperti yang diketahui, penggunaan lampu latar dalam panel LED tidak menghasilkan tampilan sempurna. Salah satu masalahnya adalah keterbatasan kontras, untuk menghasilkan kontras yang baik maka akan berdampak pada ketebalan keseluruhan panel secara otomatis.</p>



<p>Dilansir dari Nikkei Asia, Apple telah menunjuk tim untuk mengerjakan proyek menarik ini. Siapapun yang mendaftar untuk bergabung pada program tersebut harus menandatangani perjanjian rahasia yang cukup ketat, saking ketatnya peraturan tersebut, pekerjanya dilarang untuk bertemu dengan teman atau bahkan kenalan yang juga bekerja di industri teknologi, lho.</p>



<p>Perusahaan Taiwan tersebut diketahui akan menjadi pemasok utama dari komponen layar Micro OLED. Alasan Apple menunjuk TMSC sebagai mitranya dalam pengembangan proyeknya kali ini tak lain karena pengalamannya dalam teknologi pembuatan chip yang canggih.</p>



<p>Masih dilansir dari media yang sama, Eric Chiou, seorang analis tampilan veteran di agensi riset TrendForce, mengatakan bahwa saat ini OLED mikro hanya sebatas tahap awal pengembangan. Sepertinya Apple tidak dapat segera memperkenalkan teknologi yang dikembangkan sendiri ke dalam produk AR pertamanya dalam satu hingga dua tahun.</p>



<p>Perangkat ini dikabarkan sedang dalam tahap uji coba dan diprediksi akan produksi dalam beberapa tahun sebelum Apple dan TMSC siap untuk produksi massal. Selain Apple, perusahaan lain seperti BOE, LG Display, dan San&#8217;an Optoelektronik, perusahaan LED terbesar di China lebih dulu berencana merancang dan mengembangkan panel jenis baru ini. Bagaimana menurutmu, siapakah yang lebih dulu merilis produk ini? Dan produk siapakah yang lebih unggul?</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2021/03/bersiap-apple-tengah-kembangkan-layar-micro-oled/">Bersiap! Apple Tengah Kembangkan Layar Micro OLED</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://101wired.com/2021/03/bersiap-apple-tengah-kembangkan-layar-micro-oled/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terancam! Aplikasi Viral Clubhouse Ternyata Belum Kantongi Izin Kominfo</title>
		<link>https://101wired.com/2021/02/terancam-aplikasi-viral-clubhouse-ternyata-belum-kantongi-izin-kominfo/</link>
					<comments>https://101wired.com/2021/02/terancam-aplikasi-viral-clubhouse-ternyata-belum-kantongi-izin-kominfo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Kartika Aprilia]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Feb 2021 03:37:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hot news]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Clubhouse]]></category>
		<category><![CDATA[Izin]]></category>
		<category><![CDATA[Kominfo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://101wired.com/?p=3515</guid>

					<description><![CDATA[<p>Clubhouse, sebuah aplikasi baru yang sedang hangat diperbincangkan di beberapa kanal media sosial. Di Indonesia, terbukti tagar Clubhouse berhasil menjajaki barisan trending topik Twitter beberapa waktu lalu. Sejumlah publik figur di Indonesia berlomba memamerkan masing-masing akun Clubhouse miliknya. Lalu, seperti apa aplikasi Clubhouse dan bagaimana cara penggunaannya? Clubhouse adalah aplikasi media sosial berbasis audio-chat. Clubhouse [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2021/02/terancam-aplikasi-viral-clubhouse-ternyata-belum-kantongi-izin-kominfo/">Terancam! Aplikasi Viral Clubhouse Ternyata Belum Kantongi Izin Kominfo</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Clubhouse_(aplikasi)" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Clubhouse</a>, sebuah aplikasi baru yang sedang hangat diperbincangkan di beberapa kanal media sosial<em>.</em> Di Indonesia, terbukti tagar Clubhouse berhasil menjajaki barisan trending topik Twitter beberapa waktu lalu. Sejumlah publik figur di Indonesia berlomba memamerkan masing-masing akun Clubhouse miliknya. Lalu, seperti apa aplikasi Clubhouse dan bagaimana cara penggunaannya?</p>



<p>Clubhouse adalah aplikasi media sosial berbasis audio-chat. Clubhouse sendiri sudah rilis sejak Maret 2020. Penciptanya adalah Paul Davison dan Rohan Seth yang dikembangkan oleh Alpha Exploration Co. Pada aplikasi Clubhouse, Anda dapat mendengarkan percakapan, berdiskusi virtual, atau hanya mengobrol santai dengan sesama anggota lain yang bergabung.&nbsp; Clubhouse didirikan untuk menghubungkan orang-orang dalam &#8220;percakapan yang bermakna&#8221;.</p>



<p>Aplikasi ini menjadi melejit dalam sekejap setelah kemunculan CEO Tesla, Elon Musk membagikan sesi perbincangannya di kanal YouTube <em>‘Tesla Owners Online’</em>. Tak hanya Elon Musk, sejumlah tokoh elit, publik figur, dan <em>influencer</em> seperti Mark Zuckerberg, Kevin Hart, Kanye West, Drake, Ashton Kutcher, dan jejeran tokoh terkenal lainnya tertarik menggunakan aplikasi ini.</p>



<p>Baca Juga: <a href="https://101wired.com/2021/02/22/tidak-sembarang-orang-inilah-daya-tarik-dari-clubhouse/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Tidak Sembarang Orang! Inilah Daya Tarik dari Clubhouse</a></p>



<p>Aplikasi ini menjadi media sosial yang eksklusif lantaran Anda hanya bisa diundang untuk bisa bergabung. Setiap pengguna hanya dapat mengirim dua undangan. Jika jatah undangan telah terpakai semua, maka pengguna baru bisa bergabung dengan ikut ‘<em>waiting list’</em>. Pengguna yang bergabung perlu menyimpan nomor pengguna lainnya ke dalam daftar kontak pribadi.</p>



<p>Pengguna Clubhouse memiliki pilihan untuk ‘mengangkat tangan’ ketika mereka ingin bergabung dalam diskusi, tetapi pembuat ruanganlah yang memutuskan siapa yang akan mereka izinkan untuk berbicara dan pada interval apa.</p>



<p>Untuk saat ini, aplikasi ini hanya tersedia bagi pengguna iPhone. Sedangkan pengguna Android tampaknya harus bersabar menunggu agar bisa menggunakan aplikasi ini, dikarenakan belum ada informasi detail mengenai jadwal perilisan <em>Clubhouse</em> versi Android.</p>



<p>Berdasarkan laporan terbaru, aplikasi <em>Clubhouse</em> telah diunduh sebanyak lebih dari 8 juta kali pada Apple App Store. Lebih lanjut, aplikasi tersebut telah mencuri perhatian di sejumlah negara seperti Inggris, Jerman, Jepang, Brazil, dan Turki.</p>



<p>Tak hanya digandrungi tokoh terkenal luar, beberapa tokoh terkenal di Indonesia tampak telah menggunakan platform media sosial tersebut.</p>



<p><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://lh5.googleusercontent.com/ZSST5nsoyTDIGEKerhUGTMqLmcZf-fLZXg7NWX2ck71mLiJj9fp9nwBvtUtbD07yoC06K1lyEH4xPvtXkFXVZoRx-Ryhdh7-9nWrjjgWOyvtAFJrdgELOdW5cgXJ7KopDEbgp2MR" width="602" height="372"></p>



<p class="has-text-align-center">cr : Twitter/@JeromePolin</p>



<p>Jerome Polin, Influencer Indonesia membagikan tampilan ruang diskusi virtualnya di Clubhouse dan mengunggahnya pada akun Twitternya. Pada sesi ruang tersebut, dihadiri beberapa tokoh kenamaan lainnya, seperti Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Ernest Prakarsa, Faldo Maldini dan Komika Pandji. Namun, dibalik ketenaran aplikasi ini, benarkah Clubhouse terancam diblokir di Indonesia? Apa alasannya?</p>



<p>Dilansir dari Siaran Pers Kominfo RI, Merespons adanya isu pendaftaran aplikasi obrolan radio (radio chat) Clubhouse, Jubir Kementerian Kominfo menegaskan bahwa aplikasi itu belum terdaftar di Kementerian Kominfo. &#8220;Clubhouse belum terdaftar di kominfo dan kami harap dapat mendaftar sesuai ketentuan dalam PM 5/2020,&#8221;. Tegasnya.</p>



<p>Kewajiban melakukan pendaftaran bagi PSE Lingkup Privat dilakukan sebelum sistem elektronik mulai digunakan oleh pengguna. &nbsp; &#8220;Masa pendaftaran adalah 6 bulan sejak PM diundangkan pada tanggal 24 November 2020. Ketentuan ini berlaku untuk semua PSE, tidak hanya Clubhouse,&#8221; tambah Jubir Kementerian Kominfo.</p>



<p>Dalam<a href="https://jdih.kominfo.go.id/produk_hukum/view/id/759/t/peraturan+menteri+komunikasi+dan+informatika+nomor+5+tahun+2020" target="_blank" rel="noreferrer noopener"> Peraturan Menteri Kominfo No 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat</a>, kewajiban itu juga mencakup PSE yang menyediakan, mengelola, dan/atau mengoperasikan layanan komunikasi meliputi namun tidak terbatas pada pesan singkat, panggilan suara, panggilan video, surat elektronik, dan percakapan dalam jaringan dalam bentuk platform digital, layanan jejaring dan media sosial.</p>



<p>Menurut Jubir Dedy Permadi, aplikasi yang tidak terdaftar akan mendapatkan pemutusan akses berupa&nbsp; tindakan pemblokiran akses, penutupan akun dan/atau penghapusan konten. Tujuan pendaftaran itu dimaksudkan untuk menjaga ruang digital Indonesia lebih sehat dan melindungi warganet sebagai pengguna aplikasi.</p>



<p>Dengan demikian Deddy berharap <em>Clubhouse </em>segera mengantongi izin mengoperasikan layanan aplikasinya hingga aplikasi ini dapat digunakan secara legal di Indonesia. Dari tenggat waktu yang telah ditetapkan dari Kominfo, artinya <em>Clubhouse </em>masih memiliki waktu untuk mengurus legalitas aplikasinya hingga bulan Mei mendatang, hal ini terhitung dari peraturan tersebut diberlakukan pada 24 November 2020 lalu.</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2021/02/terancam-aplikasi-viral-clubhouse-ternyata-belum-kantongi-izin-kominfo/">Terancam! Aplikasi Viral Clubhouse Ternyata Belum Kantongi Izin Kominfo</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://101wired.com/2021/02/terancam-aplikasi-viral-clubhouse-ternyata-belum-kantongi-izin-kominfo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mobil Tanpa Awak, Kolaborasi Apple dan Hyundai Gagal di Tengah Jalan</title>
		<link>https://101wired.com/2021/02/kolaborasi-hyundai-dan-kia-dengan-apple-membuat-mobil-otonom/</link>
					<comments>https://101wired.com/2021/02/kolaborasi-hyundai-dan-kia-dengan-apple-membuat-mobil-otonom/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Kartika Aprilia]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Feb 2021 06:19:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Science]]></category>
		<category><![CDATA[Sport]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Apple]]></category>
		<category><![CDATA[Hyundai]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil Otonom]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://101wired.com/?p=3434</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kabar mengenai kolaborasi antar perusahaan Korea Selatan, Hyundai dan Kia dengan Apple, berencana mengembangkan mobil tanpa awak tampaknya tidak jadi terlaksana. Menurut laporan tersebut, kedua perusahaan hampir menyelesaikan kesepakatan besar yang akan mengarah pada pembuatan &#8220;Apple Car&#8221;. Rumor menyebutkan bahwa Kia Motors &#8211; anak perusahaan Hyundai &#8211; akan membantu Apple memproduksi Apple Car pertama, yaitu [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2021/02/kolaborasi-hyundai-dan-kia-dengan-apple-membuat-mobil-otonom/">Mobil Tanpa Awak, Kolaborasi Apple dan Hyundai Gagal di Tengah Jalan</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-text-align-justify">Kabar mengenai kolaborasi antar perusahaan Korea Selatan, Hyundai dan Kia dengan Apple, berencana mengembangkan mobil tanpa awak tampaknya tidak jadi terlaksana. Menurut laporan tersebut, kedua perusahaan hampir menyelesaikan kesepakatan besar yang akan mengarah pada pembuatan &#8220;Apple Car&#8221;.</p>



<p class="has-text-align-justify">Rumor menyebutkan bahwa Kia Motors &#8211; anak perusahaan Hyundai &#8211; akan membantu <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Apple_Inc." target="_blank" rel="noreferrer noopener">Apple</a> memproduksi Apple Car pertama, yaitu mobil otonom berjalan. Apple dan Hyundai hampir mencapai kesepakatan, yang bisa bernilai sekitar $ 3,6 miliar, menurut sebuah surat kabar Korea. Jika rumor tersebut benar, maka Apple akan merilis produk kendaraan listrik pertamanya pada tahun 2024 mendatang.</p>



<p>Baca juga: <a href="https://101wired.com/2020/06/24/inilah-keseruan-yang-menanti-di-apple-wwdc-2020/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Inilah Keseruan yang Menanti di Apple WWDC 2020!</a></p>



<p>Pasca rumor beredar, pihak Hyundai menepis bahwa perusahaan tidak sedang dalam tahap pembicaraan mengenai Apple Car. Saham Hyundai sempat turun sebesar 8,4% sementara saham Kia turun 15,3% usai mengkonfirmasi bantahan mengenai tidak melanjutkan proyek mobil listrik otonom <em>self-driving.</em></p>



<p>“Kami tidak sedang dalam tahap pembicaraan dengan Apple tentang pengembangan mobil <em>self-driving</em>”. Pihak Hyundai mengkonfirmasi.</p>



<p>Meski pihak Hyundai mengaku bahwa telah banyak perusahaan yang mengantri untuk melakukan kerja sama ini. Namun lagi-lagi Hyundai belum memberi keputusan karena masih dalam tahap awal.</p>



<p>Mobil <em>self-driving</em> menggabungkan berbagai sensor untuk melihat sekelilingnya, seperti radar. Sistem kontrol lanjutan menafsirkan informasi sensorik untuk mengidentifikasi jalur navigasi yang sesuai, serta rintangan dan rambu yang relevan.</p>



<p>Dilansir dari Hyundai Motor Group, berdasar standar SAE (Society Automotive Engineers), total ada 6 tingkat otonomi kendaraan. Di Level 0 hingga 2, pengemudi harus memegang kendali selama perjalanan di dalam kendaraan. Di sisi lain, pada Level 3 hingga 5, kendaraan akan bertanggung jawab. Pada level ini pengemudi tidak harus selalu &#8216;mengemudikan&#8217; mobil.</p>



<p>Sebagian besar kendaraan Hyundai berada di level 2. Pada level 2, kendaraan dapat mengontrol kemudi meskipun manusia yang duduk di kursi Anda harus <em>standby </em>untuk mengendalikan mobil kapanpun bila diperlukan. Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) atau sistem bantuan pengemudi tingkat lanjut, tidak mengizinkan pengemudi untuk mengartikan istilah “lepas tangan” secara harfiah. Sehingga Anda tetap menjadi pengendali utama ditambah tetap memperhatikan apa yang ada disekitar mobil karena semua fitur hanya dapat membantu sebagian.</p>



<p>Kendaraan di level 3-5, merupakan kendaraan ‘cerdas’. Sistem otomatis memantau secara keseluruhan dan mengambil tindakan yang sesuai. Perbedaan mendasar antara level 3,4, dan 5 adalah bergantung pada seberapa pintar mobil tersebut dan seberapa besar kebutuhan pengemudi.</p>



<p>Masih dari sumber media yang sama, kendaraan level 3 hanya dapat mendeteksi segala sesuatu di sekitarnya dan dapat membuat keputusan sendiri di jalan raya, meski demikian pengemudi tetap waspada dan siaga mengontrol manual kapan saja.</p>



<p>Pada kendaraan level 4, mobil dapat beroperasi dalam mode mengemudi sendiri atau <em>self-driving. </em>Terdapat fitur setir dan pedal gas dan rem untuk pengemudi jika terjadi keadaan darurat, namun tidak sering digunakan. Kekurangannya, sistem tersebut tidak bisa digunakan dalam semua kondisi, misalnya saat <em>offroad, </em>Anda<em> </em>harus<em> </em>mengambil alih kendali.</p>



<p>Kendaraan level 5, mobil tidak membutuhkan perhatian dari pengemudi. Selain itu, kendaraan akan terbebas dari GPS, bisa pergi kemana saja dan melakukan apapun yang bisa Anda inginkan. Mobil otonom sebagian sudah ada dan sedang menjalani pengujian di beberapa tempat, tetapi belum ada yang tersedia untuk umum.Sepak terjang Hyundai sudah tidak diragukan lagi. Dari sisi kapasitas, Hyundai diakui memiliki banyak pengalaman baik kendaraan listrik maupun mobil <em>self-driving</em>. Produsen mobil tersebut diketahui sudah memiliki usaha patungan dengan perusahaan teknologi otomotif Aptiv untuk mengembangkan dan menguji kendaraan otonom dan layanan robotaxi.</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2021/02/kolaborasi-hyundai-dan-kia-dengan-apple-membuat-mobil-otonom/">Mobil Tanpa Awak, Kolaborasi Apple dan Hyundai Gagal di Tengah Jalan</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://101wired.com/2021/02/kolaborasi-hyundai-dan-kia-dengan-apple-membuat-mobil-otonom/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>3</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gampang Banget! Begini Cara Memindahkan Chat WhatsApp ke Telegram</title>
		<link>https://101wired.com/2021/02/gampang-banget-begini-cara-memindahkan-chat-whatsapp-ke-telegram/</link>
					<comments>https://101wired.com/2021/02/gampang-banget-begini-cara-memindahkan-chat-whatsapp-ke-telegram/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Kartika Aprilia]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Feb 2021 04:43:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hot news]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Chatting]]></category>
		<category><![CDATA[Pesan]]></category>
		<category><![CDATA[Telegram]]></category>
		<category><![CDATA[WhatsApp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://101wired.com/?p=3440</guid>

					<description><![CDATA[<p>Telegram kini menjadi salah satu aplikasi chatting yang sedang naik daun. Bahkan mayoritas pengguna WhatsApp kini banyak beralih menggunakan Telegram. Dikabarkan kontroversi perubahan kebijakan privasi WhatsApp yang banyak menimbulkan pertanyaan dan membuat pengguna WhatsApp tertarik untuk menggunakan aplikasi alternatif seperti Telegram. Telegram jelas memiliki keunggulan dalam fitur yang ditawarkannya. Jika Anda ingin beralih menggunakan Telegram [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2021/02/gampang-banget-begini-cara-memindahkan-chat-whatsapp-ke-telegram/">Gampang Banget! Begini Cara Memindahkan Chat WhatsApp ke Telegram</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Telegram kini menjadi salah satu aplikasi <em>chatting</em> yang sedang naik daun. Bahkan mayoritas pengguna WhatsApp kini banyak beralih menggunakan Telegram. Dikabarkan kontroversi perubahan kebijakan privasi WhatsApp yang banyak menimbulkan pertanyaan dan membuat pengguna WhatsApp tertarik untuk menggunakan aplikasi alternatif seperti Telegram.</p>



<p><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Telegram_(aplikasi)" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Telegram</a> jelas memiliki keunggulan dalam fitur yang ditawarkannya. Jika Anda ingin beralih menggunakan Telegram namun khawatir pesan di WhatsApp akan hilang begitu saja, maka sekarang Anda dapat memindahkan pesan teks hingga <em>file</em> penting lainnya&nbsp; ke Telegram dengan mudah.</p>



<p>Baca Juga: <a href="https://101wired.com/2020/06/19/whatsapp-pay-fitur-transfer-uang-cepat-lewat-chat/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">WhatsApp Pay, Fitur Cepat Transfer Uang Lewat Chat</a></p>



<p>Telegram semakin memanjakan para penggunanya. Aplikasi <em>chatting</em> tersebut merayakan seratus juta pengguna barunya dengan menghadirkan fitur baru, yaitu <em>Import chat</em>. Anda tidak akan kehilangan <em>chat</em> atau memulai dari awal lagi obrolan dengan teman maupun keluarga Anda.&nbsp; Anda bisa melakukan pemindahan ini baik menggunakan Android atau iOs.</p>



<p>Namun ada hal yang perlu Anda perhatikan sebelum melakukan transfer ke Telegram. Pastikan bahwa Anda sudah meng-<em>update</em> versi terbaru dari kedua aplikasi tersebut. Langkah selanjutnya, Anda bisa mulai mengikuti langkah berikut untuk memindahkan chat di WhatsApp ke Telegram.</p>



<p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Buka Aplikasi WhatsApp</p>



<p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Pilih obrolan atau <em>chat</em> yang Anda ingin pindahkan ke Telegram. Klik titik tiga vertikal yang terletak di pojok kanan atas <strong>&gt; More &gt; Export Chat</strong>.</p>



<p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Setelah itu akan muncul pilihan apakah Anda ingin mengekspor obrolan dengan atau tanpa media.</p>



<p>4.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Kemudian klik <strong>Telegram </strong>dan pilih <strong>import.</strong></p>



<p>5.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Selesai. Obrolan Anda telah berhasil dipindahkan, dan Anda bisa melanjutkan obrolan dari WhatsApp tanpa khawatir riwayat percakapan hilang.</p>



<p>Langkah di atas bisa dilakukan bagi pengguna Android maupun iOs. Percakapan Anda di WhatsApp dengan semua data akan diperbarui di Telegram lengkap dengan informasi waktu asli dari WhatsApp. Anda bisa melakukan cara yang sama jika ingin memindahkan obrolan grup Anda ke Telegram. Anda hanya perlu memilih menu <em>Group Info </em>lalu pilih <em>Export Chat.</em> Semua anggota grup yang memiliki Telegram dapat melihat pesan yang telah diimpor pada Telegram.</p>



<p>Serupa dengan WhatsApp, Telegram juga memiliki fitur mengirim pesan, emoji, GIF, stiker animasi, dan file. Bahkan fitur Telegram memiliki keunggulan yang tidak dimiliki WhatsApp, lho.&nbsp; Jika di WhatsApp Anda hanya dapat mengirim video dengan ukuran 16 MB, dengan Telegram Anda dapat mengirim file berukuran maksimal 2 GB.</p>



<p>Selain itu, aspek penting yang harus Anda ingat adalah Telegram tidak memiliki <em>‘end-to-end encryption’</em> secara default seperti di WhatsApp. Enkripsi <em>end-to-end</em> adalah metode komunikasi aman yang mencegah pihak ketiga mengakses data saat ditransfer dari satu sistem atau perangkat ke perangkat lainnya. Meski demikian, <em>chat</em> masih dienkripsi menggunakan protokol enkripsi MTProto klien server Telegram. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat membaca penjelasan pada aplikasinya.</p>



<p>Dari segi <em>privacy</em>, Telegram lebih aman dari WhatsApp. Telegram mengizinkan penggunanya untuk menghapus riwayat percakapan Anda hingga riwayat panggilan baik pengirim maupun penerima pesan. Fakta lainnya yaitu, jika di WhatsApp hanya memberi sekitar satu jam untuk menghapus pesan Anda, maka lain halnya dengan Telegram menyediakan fitur hapus pesan tanpa batas waktu.</p>



<p>Telegram memiliki fitur penyimpanan ‘<em>cloud’</em>. Meski pesan sudah terhapus jika sewaktu-waktu Anda ingin me-<em>restore </em>pesan tersebut, Anda bisa mengaksesnya pada fitur ‘<em>cloud’</em>. Fitur ‘Cloud’ adalah cara terbaik untuk menghemat ruang penyimpanan Anda.&nbsp;</p>



<p>Bagaimana pendapat Anda ? Apakah sudah yakin untuk beralih ke Telegram ?</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2021/02/gampang-banget-begini-cara-memindahkan-chat-whatsapp-ke-telegram/">Gampang Banget! Begini Cara Memindahkan Chat WhatsApp ke Telegram</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://101wired.com/2021/02/gampang-banget-begini-cara-memindahkan-chat-whatsapp-ke-telegram/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>27 tahun Menjabat, Jeff Benzos Umumkan Mundur Sebagai CEO Amazon</title>
		<link>https://101wired.com/2021/02/27-tahun-menjabat-jeff-benzos-mengundurkan-diri-sebagai-ceo-amazon/</link>
					<comments>https://101wired.com/2021/02/27-tahun-menjabat-jeff-benzos-mengundurkan-diri-sebagai-ceo-amazon/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Kartika Aprilia]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Feb 2021 03:58:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Hot news]]></category>
		<category><![CDATA[Amazon]]></category>
		<category><![CDATA[CEO]]></category>
		<category><![CDATA[Jeff Bezos]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://101wired.com/?p=3423</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jeffrey Preston Bezos atau lebih dikenal Jeff Bezos, merupakan CEO sekaligus pendiri Amazon mengumumkan pengunduran dirinya sebagai CEO setelah 27 tahun menjabat pada Selasa, 2 Februari 2021. Bezos akan menyerahkan posisi CEO Amazon kepada Andy Jassy, sementara Bezos akan beralih peran sebagai Ketua Eksekutif. Ia menulis surat terbuka pada Selasa sore untuk karyawannya yang tetap [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2021/02/27-tahun-menjabat-jeff-benzos-mengundurkan-diri-sebagai-ceo-amazon/">27 tahun Menjabat, Jeff Benzos Umumkan Mundur Sebagai CEO Amazon</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Jeffrey Preston Bezos atau lebih dikenal <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Jeff_Bezos" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Jeff Bezos</a>, merupakan CEO sekaligus pendiri Amazon mengumumkan pengunduran dirinya sebagai CEO setelah 27 tahun menjabat pada Selasa, 2 Februari 2021.</p>



<p class="has-text-align-justify">Bezos akan menyerahkan posisi CEO Amazon kepada Andy Jassy, sementara Bezos akan beralih peran sebagai Ketua Eksekutif. Ia menulis surat terbuka pada Selasa sore untuk karyawannya yang tetap bekerja.</p>



<p>“Saya tidak pernah memiliki lebih banyak energi, dan ini bukan tentang pensiun”. Kata Bezos.</p>



<p class="has-text-align-justify">&#8220;Sebagai Ketua Pelaksana, saya akan tetap terlibat dalam inisiatif penting Amazon tetapi juga memiliki waktu dan energi yang saya butuhkan untuk fokus pada Dana Hari 1, Dana Bumi Bezos, Blue Origin, The Washington Post, dan minat saya yang lain&#8230; Jassy akan menjadi pemimpin yang luar biasa, dan dia memiliki kepercayaan penuh saya.&#8221; Tambahnya.</p>



<p class="has-text-align-justify">Bezos telah menjadi CEO Amazon sejak didirikan pada tahun 1994. Dia memulai dari menjual buku online menjadi ritel raksasa dan logistik global senilai $ 1,7 triliun. Sementara Jassy telah bekerja untuk Amazon sejak 1997 dan saat ini menggantikan posisi Bezos sebagai CEO perusahaan, Amazon Web Services, pendorong keuntungan terbesarnya.</p>



<p>Jassy adalah anggota lama dari grup kepemimpinan elit Amazon, &#8220;S-team,&#8221; dan telah mengawasi pertumbuhan AWS dan penyedia komputasi awan atau bisnis <em>cloud</em> terbesar di dunia. Jassy adalah pilihan yang jelas untuk posisi teratas, terutama setelah Jeff Wilke, yang memimpin bisnis konsumen perusahaan sebelum mengumumkan pengunduran dirinya pada awal 2021.</p>



<p>&#8220;Perjalanan ini dimulai sekitar 27 tahun lalu. Amazon hanyalah sebuah ide, dan tidak memiliki nama.&#8221; tulis Bezos dalam surat kepada karyawannya.</p>



<p>&#8220;Pertanyaan yang paling sering saya tanyakan saat itu adalah, &#8216;Apa itu internet?&#8217; Saat ini, kami mempekerjakan 1,3 juta orang berbakat dan berdedikasi, melayani ratusan juta pelanggan dan bisnis, dan secara luas diakui sebagai salah satu perusahaan paling sukses di dunia.” Tambahnya.</p>



<p>Dilansir dari&nbsp; <em>Bloomberg</em>, Bezos menjadi orang terkaya di dunia sebelum posisinya tergeser oleh Elon Musk pada Januari 2021.&nbsp; Diketahui total kekayaan bersih yang diperolehnya selama masa jabatannya senilai $ 197,8 miliar, jika dirupiahkan nilainya lebih dari Rp 2.917 triliun.</p>



<p>Sekarang Bezos tengah mempersiapkan beberapa agenda proyek barunya seperti, <em>Blue Origin</em>, sebuah perusahaan luar angkasa yang bertujuan membuat perjalanan luar angkasa lebih murah dan sedikit lebih mudah diakses dengan kendaraan peluncuran yang dapat digunakan kembali.</p>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://lh4.googleusercontent.com/gJSzHpQYUlGz8n18sG6qxRDiPyd6k1z21FrUvhFPB8qln1BzcRJnSkpc92KlKwfyx1-2VZ3NhP-_ni5Qxsi_vjHq6cTZfCRjUteySRqwAEtVK0TO6FNgXm8GYubBVUcR_IIY_qUc" alt=""/></figure>



<p class="has-text-align-center">credit image : Blue Origin</p>



<p>Menyadur dari Technology Review, Bezos mendirikan perusahaan luar angkasa pada tahun 2000 dan memiliki beberapa pencapaian yang cukup besar, dengan roket <em>New Shepard</em>, ia berhasil melakukan pendaratan vertikal pertama yang berhasil dari roket yang telah pergi ke luar angkasa.</p>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://lh4.googleusercontent.com/fz3-rKPUHfi7IkQFnjoGV5J3j-DkfZt48xOPypNDAKvcwkGEjHHAhtpfa_YNx15lPEPdCTg82h6FQzWgHwN-TL67APEpUPYDBKVhBJ4qrdMZ0Yf52XtUkYNqpQ1eNVxyp8Ouu0C0" alt=""/></figure>



<p>credit image : Instagram <em>@jeffbezos</em></p>



<p>Lain halnya dengan proyek Dana Bumi Bezos, merupakan sebuah inisiatif untuk mendukung para ilmuwan, aktivis, dan badan amal yang bekerja untuk mengatasi krisis iklim. Bezos berkomitmen $ 10 miliar untuk upaya tersebut.</p>



<p>Baca Juga: <a href="https://101wired.com/2020/06/04/setelah-absen-lima-dekade-spacex-berhasil-daratkan-2-orang-astronot-nasa-ke-luar-angkasa/">Setelah Absen Lima Dekade, SpaceX Berhasil Daratkan 2 Orang Astronot NASA ke Luar Angkasa</a></p>



<p>Begitupun dengan proyeknya, Washington Post, Bezos sama sekali tidak terlibat dalam editorial The Post. Tetapi ia mengambil pendekatan lebih langsung di sisi bisnis dan teknologi untuk menemukan kembali kertas sebagai &#8220;perusahaan media dan teknologi.&#8221; Dia memiliki ambisi untuk mengembangkan The Post lebih dari sekadar surat kabar harian lokal, menjadi surat kabar nasional atau bahkan global.</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2021/02/27-tahun-menjabat-jeff-benzos-mengundurkan-diri-sebagai-ceo-amazon/">27 tahun Menjabat, Jeff Benzos Umumkan Mundur Sebagai CEO Amazon</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://101wired.com/2021/02/27-tahun-menjabat-jeff-benzos-mengundurkan-diri-sebagai-ceo-amazon/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
