<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Big Tech Company Archives - 101Wired</title>
	<atom:link href="https://101wired.com/tag/big-tech-company/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://101wired.com/tag/big-tech-company/</link>
	<description>Hi Peeps</description>
	<lastBuildDate>Thu, 25 Jun 2020 06:37:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/cropped-101Wired_Square-32x32.png</url>
	<title>Big Tech Company Archives - 101Wired</title>
	<link>https://101wired.com/tag/big-tech-company/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Facebook &#038; PayPal Tambah Perusahaan Global yang “Suntik” GoJek</title>
		<link>https://101wired.com/2020/06/facebook-paypal-tambah-deretan-perusahaan-global-yang-menyuntik-gojek/</link>
					<comments>https://101wired.com/2020/06/facebook-paypal-tambah-deretan-perusahaan-global-yang-menyuntik-gojek/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Namira Yudhita]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jun 2020 05:05:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hot news]]></category>
		<category><![CDATA[Big Tech Company]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[Gojek]]></category>
		<category><![CDATA[Gopay]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Paypal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://101wired.com/?p=2859</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setelah berhasil menjadikan salah satu big tech company, Google, sebagai investor, GoJek kini mengumumkan kerjasama investasi dengan Facebook dan PayPal. Kesepakatan ini menandai prestasi GoJek sebagai perusahaan Indonesia pertama yang berhasil menerima investasi dari perusahaan global yang dibawahi Mark Zuckerberg tersebut. Tak sampai di situ saja, Google dan Tencent dikabarkan kembali berinvestasi di perusahaan Dekacorn [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2020/06/facebook-paypal-tambah-deretan-perusahaan-global-yang-menyuntik-gojek/">Facebook &amp; PayPal Tambah Perusahaan Global yang “Suntik” GoJek</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Setelah berhasil menjadikan salah satu <em>big tech company</em>, Google, sebagai investor, GoJek kini mengumumkan kerjasama investasi dengan Facebook dan PayPal. Kesepakatan ini menandai prestasi GoJek sebagai perusahaan Indonesia pertama yang berhasil menerima investasi dari perusahaan global yang dibawahi Mark Zuckerberg tersebut. Tak sampai di situ saja, Google dan Tencent dikabarkan kembali berinvestasi di perusahaan Dekacorn tersebut.</p>



<p><strong>Sinergi GoJek dan Global Corporation Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Digital</strong></p>



<p>CEO Gojek, Andre Soelistyo mengaku kesuksesan kerjasama ini tak terlepas dari kontribusi GoFood dan perluasan cakupan layanan GoPay di sektor lain baik di lingkup internal maupun eksternal dari ekosistem Gojek.</p>



<p><p>Layanan pembayaran digital Gojek tersebut tak dipungkiri telah menyumbang pencapaian sebagai dompet digital terbesar di Indonesia yang memfasilitasi miliaran transaksi pengguna setiap tahunnya.</p>
<figure id="attachment_2862" aria-describedby="caption-attachment-2862" style="width: 889px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/06/EDI-KURNIAWAN-UNSPLASH.jpg" alt="Ilustrasi Gopay pada Aplikasi Gojek yang merupakan dompet digital andalan mereka" width="889" height="500"><figcaption id="caption-attachment-2862" class="wp-caption-text">Ilustrasi Gopay pada Aplikasi Gojek. Credit image: Edi Kurniawan/Unsplash.</figcaption></figure></p>



<p>Bersiap melanjutkan komitmen tersebut, Gojek mengaku bercita-cita terus mendorong pertumbuhan ekonomi digital bagi UMKM di Indonesia maupun Asia Tenggara.</p>



<p>Pendanaan yang diterima dari beragam perusahaan global tersebut akan dimanfaatkan Gojek untuk mendukung misinya dengan memfokuskan layanan pembayaran dan keuangan melalui GoPay.</p>



<p>Bersama PayPal, Facebook, serta Tencent dan Google, GoJek akan berupaya mendukung digitalisasi UMKM dengan merangkul usaha kecil dan menengah yang beroperasi di pinggir jalan hingga berbagai bisnis berskala besar yang ingin memperkuat pembayaran digital mereka.</p>



<p><p>Cita-cita ini perlahan diwujudkan melalui investasi GoJek dan PayPal yakni kesepakatan integrasi layanan pembayaran PayPal pada aplikasi Gojek. Kedua perusahaan ini akan berkolaborasi dan membuka akses bagi para pengguna GoPay ke jaringan PayPal yang terdiri dari 25 juta merchant di seluruh dunia. Hal ini bertujuan memperbesar kesempatan dan perluasan potensi UMKM atau bisnis kecil yang belum beralih pada layanan perbankan. Jenis pembayaran ini&nbsp; dinilai jauh lebih aman dan lebih adaptif saat pandemi menyerang ketimbang pembayaran tunai.</p>
<figure id="attachment_2863" aria-describedby="caption-attachment-2863" style="width: 750px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/06/FIKRI-RASYID-UNSPLASH.jpg" alt="Ilustrasi Penggunaan Aplikasi Gojek yakni Go-Ride" width="750" height="500"><figcaption id="caption-attachment-2863" class="wp-caption-text">Ilustrasi Penggunaan Aplikasi Gojek. Credit image: Fikri Rasyid/Unsplash.</figcaption></figure></p>



<p><strong>Kesuksesan Gojek Meraup Investor Global dan Nasional Sejak 2016</strong></p>



<p>Sejak diluncurkan pada 2015, <a href="https://infokomputer.grid.id/tag/gojek">Gojek</a> telah berhasil membantu ratusan ribu merchant untuk melakukan digitalisasi dan memberikan mereka akses kepada lebih dari 170 juta pengguna <a href="https://infokomputer.grid.id/tag/gojek">Gojek</a> di seluruh Asia Tenggara. Pencapaian ini tidak diraih dengan mudah, lho.</p>



<p>Founder &amp; CEO Gojek, Nadiem Makarim menuturkan, saat mendirikan Gojek pada Oktober 2010, dia mengaku kesulitan untuk memperoleh pendanaan. Bahkan, dia harus bekerja sambilan untuk membiayai startup yang didirikannya. Namun, sejak 2016 ia akhirnya melihat titik terang setelah beberapa investasi masuk ke GoJek.&nbsp;</p>



<p>Ini dia kilas balik perjalanan GoJek merangkul beragam investasi dari perusahaan global maupun nasional:</p>



<ol class="wp-block-list"><li>2016</li></ol>



<p>Bulan Agustus, perusahaan Global seperti Capital Group Markets, KKR, Farallon Capital, dan Warburg Pincus menyuntikkan dana ke GoJek dengan total sebesar 550 juta dolar AS atau setara Rp 7,2 triliun.&nbsp;</p>



<ol class="wp-block-list" start="2"><li>2017</li></ol>



<p>Dimulai pada bulan Mei, Tencent menyuntikkan triliunan rupiah ke GoJek, nilainya ditaksir mencapai US$ 100 juta hingga US$ 150 juta, Meski begitu, pihak Tencent dan GoJek belum menjelaskan secara rinci investasi satu ini. Hanya selang beberapa bulan, perusahaan cina JD.com menggelontorkan US$ 100 juta atau setara RP 1,3 triliun pada Gojek.</p>



<ol class="wp-block-list" start="3"><li>2018</li></ol>



<p>Mengawali tahun, Google turut berpartisipasi menjadi investor GoJek melalui perusahaan induknya, Alphabet pada bulan Januari. Kabar yang beredar menyebutkan Google tidak masuk sendirian namun berkolaborasi dengan Temasek Holding, perusahaan online asal Cina dan menyumbangkan dana hingga US$ 1,2 miliar atau Rp 16 triliun. Bulan berikutnya, Februari, giliran perusahaan nasional yang resmi berinvestasi pada startup ini. GoJek diguyur dana sebesar US$ 150 juta atau sekitar Rp 2 triliun dari PT Astra Internasional Tbk. Djarum Group&nbsp; melalui anak perusahaannya PT Global Digital Niaga juga turut mengucurkan dana yang tidak bersedia disebutkan nominalnya.&nbsp;</p>



<ol class="wp-block-list" start="4"><li>2019 dan 2020</li></ol>



<p>Sejak akhir tahun lalu hingga April 2020, GoJek telah mengantongi sejumlah investor kelas kakap mulai dari Unilever Swiss Holding, East Ventures Growth, PT Mandiri Capital Indonesia hingga Google Asia Pacific. Mengacu perubahan Anggaran Dasar terakhir per 23 April 2020, total ada sekitar 130 nama tercatat sebagai pemegang saham Gojek, baik investor institusi maupun individu. Total jumlah saham yang diterbitkan (dari Seri A hingga Seri P) mencapai 1.706.496 unit dengan nilai total modal disetor Rp 689.876.809.000.</p>



<p>Gojek kini menjelma menjadi <em>decacorn super app</em> yang menembus valuasi US$ 10 miliar. Startup Indonesia memang oke punya, ya!</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2020/06/facebook-paypal-tambah-deretan-perusahaan-global-yang-menyuntik-gojek/">Facebook &amp; PayPal Tambah Perusahaan Global yang “Suntik” GoJek</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://101wired.com/2020/06/facebook-paypal-tambah-deretan-perusahaan-global-yang-menyuntik-gojek/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Heningkan Playlist hingga Donasi, Cara Tech Company Hormati Sosok George Floyd</title>
		<link>https://101wired.com/2020/06/mengheningkan-playlist-hingga-donasi-cara-tech-company-hormati-sosok-george-floyd/</link>
					<comments>https://101wired.com/2020/06/mengheningkan-playlist-hingga-donasi-cara-tech-company-hormati-sosok-george-floyd/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Namira Yudhita]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jun 2020 04:39:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hot news]]></category>
		<category><![CDATA[Apple]]></category>
		<category><![CDATA[Big Tech Company]]></category>
		<category><![CDATA[Black Lives Matter]]></category>
		<category><![CDATA[George Floyd]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<category><![CDATA[Spotify]]></category>
		<category><![CDATA[Twitter]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://101wired.com/?p=2844</guid>

					<description><![CDATA[<p>Baru-baru ini, isu rasisme semakin memanas di tengah kematian seorang pria berkulit hitam bernama George Floyd secara mengenaskan di tangan polisi Minneapolis. Tagar #BlackLivesMatter digaungkan di mana-mana untuk menghormati sosoknya. Tak hanya netizen, beragam tech company juga menunjukkan bela sungkawa mereka terhadap kejadian ini. Beberapa tech company seperti Apple, Snapchat, Google, Facebook, serta Tesla dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2020/06/mengheningkan-playlist-hingga-donasi-cara-tech-company-hormati-sosok-george-floyd/">Heningkan Playlist hingga Donasi, Cara Tech Company Hormati Sosok George Floyd</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>


</p>
<p>Baru-baru ini, isu rasisme semakin memanas di tengah kematian seorang pria berkulit hitam bernama George Floyd secara mengenaskan di tangan polisi Minneapolis. Tagar #BlackLivesMatter digaungkan di mana-mana untuk menghormati sosoknya. Tak hanya netizen, beragam <em>tech company</em> juga menunjukkan bela sungkawa mereka terhadap kejadian ini.</p>
<p>


<p></p>


</p>
<p>Beberapa <em>tech company</em> seperti Apple, Snapchat, Google, Facebook, serta Tesla dan SpaceX memilih memo dan post media sosial untuk menunjukkan solidaritas mereka. Tak sampai di situ saja, Google, Snapchat, Apple, Facebook, dan YouTube juga akan melakukan donasi sehubungan dengan isu ini. Apple dan Google menyalurkan bantuan dana mereka melalui lembaga Equal Justice Initiative yang menyediakan perwakilan hukum untuk pihak-pihak yang tertuduh atau mengalami kesalahan dalam proses peradilan. YouTube menyumbang 1 juta dollar Amerika, sementara Facebook akan mendonasikan hingga 10 juta dollar Amerika melalui grup keadilan rasial yang disarankan oleh karyawan dan perusahaan.</p>
<figure id="attachment_2849" aria-describedby="caption-attachment-2849" style="width: 334px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/06/VINCE-FLEMING-UNSPLASH.jpg" alt="Kampanye Black Lives Matter setelah kematian George Floyd" width="334" height="501" /><figcaption id="caption-attachment-2849" class="wp-caption-text">Kampanye Black Lives Matter. Credit image: Vince Fleming/Unsplash.</figcaption></figure>
<p>


<p></p>


</p>
<p>Sejumlah tech company juga melakukan perubahan terhadap brand mereka. Twitter menambahkan tagar #BlackLivesMatter di bio akun official mereka.</p>
<figure id="attachment_2846" aria-describedby="caption-attachment-2846" style="width: 600px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/06/4df2ed54-0339-4f62-8513-d6e6f1b59b50_16x9_600x338.jpg" alt="Logo Twitter berubah menjadi hitam putih mendukung #BlackLivesMatter" width="600" height="337" /><figcaption id="caption-attachment-2846" class="wp-caption-text">Logo Twitter berubah menjadi hitam putih. Credit image: english.alarabiya.net</figcaption></figure>
<p>Homepage Google dan Youtube berisikan dukungan perusahaan terhadap keadilan rasial. Google juga sempat menambahkan pita hitam pada homepage mereka.</p>
<figure id="attachment_2847" aria-describedby="caption-attachment-2847" style="width: 262px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/06/download.png" alt="Tweet Sundar Pichai mengenai Black Lives Matter dan Pita HItam pada Homepage Google" width="262" height="192" /><figcaption id="caption-attachment-2847" class="wp-caption-text">Tweet dukungan Sundar Pichai terhadap #BlackLivesMatter, CEO Google. Credit image: 9to5Google.com</figcaption></figure>
<p>


<p></p>


</p>
<p>Memilih cara yang berbeda dari <em>company</em> lain, Spotify memilih memanfaatkan platform untuk mengajak pengguna meningkatkan <em>awareness</em> melalui isu rasisme ini. Pihak Spotify “mengheningkan” daftar putar lagu atau playlist selama 8 menit 46 detik, sesuai durasi ketika polisi Minneapolis Derek Chauvin menghimpit leher George Floyd dengan lututnya hingga pria itu meregang nyawa. Hal ini merupakan bagian dari gerakan Blackout Tuesday yakni bentuk protes industri musik terhadap kekerasan dan rasisme oleh polisi di Amerika Serikat.</p>
<p>


<p></p><p>The post <a href="https://101wired.com/2020/06/mengheningkan-playlist-hingga-donasi-cara-tech-company-hormati-sosok-george-floyd/">Heningkan Playlist hingga Donasi, Cara Tech Company Hormati Sosok George Floyd</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://101wired.com/2020/06/mengheningkan-playlist-hingga-donasi-cara-tech-company-hormati-sosok-george-floyd/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jelang New Normal: Menilik Aturan Kerja 5 Big Tech Company</title>
		<link>https://101wired.com/2020/05/jelang-new-normal-menilik-aturan-kerja-5-big-tech-company/</link>
					<comments>https://101wired.com/2020/05/jelang-new-normal-menilik-aturan-kerja-5-big-tech-company/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Namira Yudhita]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 May 2020 07:37:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hot news]]></category>
		<category><![CDATA[Apple]]></category>
		<category><![CDATA[Big Tech Company]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<category><![CDATA[Microsoft]]></category>
		<category><![CDATA[Sillicon Valley]]></category>
		<category><![CDATA[Twitter]]></category>
		<category><![CDATA[Work From Home]]></category>
		<category><![CDATA[Work From Office]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://101wired.com/?p=2721</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sudah dengar kebijakan pemerintah untuk menguji coba “new normal” pada seluruh lini kehidupan? Tentunya kultur kerja juga akan terpengaruh oleh peraturan baru ini. Nggak hanya di Indonesia, beberapa negara lainnya juga tampak mengadopsi cara ini untuk bertahan hidup dari pandemi. COVID-19 memaksa beberapa perusahaan besar mengubah workflow mereka lho, tak terkecuali 5 big tech company [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2020/05/jelang-new-normal-menilik-aturan-kerja-5-big-tech-company/">Jelang New Normal: Menilik Aturan Kerja 5 Big Tech Company</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>


</p>
<p>Sudah dengar kebijakan pemerintah untuk menguji coba “<em>new normal</em>” pada seluruh lini kehidupan? Tentunya kultur kerja juga akan terpengaruh oleh peraturan baru ini. Nggak hanya di Indonesia, beberapa negara lainnya juga tampak mengadopsi cara ini untuk bertahan hidup dari pandemi. COVID-19 memaksa beberapa perusahaan besar mengubah <em>workflow</em> mereka lho, tak terkecuali 5 <em>big tech company</em> ini!</p>
<p>



</p>
<ol class="wp-block-list">
<li><strong>Google</strong></li>
</ol>
<p>



</p>
<figure id="attachment_2726" aria-describedby="caption-attachment-2726" style="width: 667px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/KAI-WENZEL-UNSPLASH.jpg" alt="juga memberikan insentif sebanyak $1000 selama karyawan mereka bekerja dari rumah." width="667" height="500" /><figcaption id="caption-attachment-2726" class="wp-caption-text">Ilustrasi Google. Credit image: Kai Wenzel/Unsplash.</figcaption></figure>
<p>Melalui <em>official blog</em> mereka, sang CEO Sundar Pichai telah mengumumkan rencana pembukaan kantor secara bertahap. Tidak semua jabatan diwajibkan kembali ke kantor, beberapa yang terpanggil akan dikontak oleh manajer mereka pada 10 Juni, sementara sisanya masih bisa bekerja dari rumah. Karyawan yang tidak masuk ke dalam daftar tidak dikenai kewajiban ke kantor dan dapat menjalankan sistem <em>Work from Office</em> secara <em>volunteer  </em>hingga akhir tahun nanti.</p>
<p>



</p>
<p>Dimulai pada 6 Juli, perlahan karyawan akan kembali bekerja di kantor dengan sistem rotasi dan memenuhi kapasitas manusia di gedung sebanyak 10%. Google memastikan fasilitas kesehatan dan keamanan yang memadai seperti protokol <em>social distancing</em> dan sanitasi yang tinggi sekaligus membatasi jumlah orang yang memasuki wilayah kerja. Kebijakan ini bertujuan untuk menyusun alokasi waktu yang adil bagi setiap karyawan Google. Pada bulan September jika keadaan memungkinkan, program rotasi akan dilanjutkan hingga kapasitas gedung mencapai 30%. Sundar berharap keadaan ini dapat membawa pelajaran yang berarti bagi fleksibilitas budaya kerja di Google.</p>
<p>



</p>
<ol class="wp-block-list" start="2">
<li><strong>Apple</strong></li>
</ol>
<p>



</p>
<figure id="attachment_2728" aria-describedby="caption-attachment-2728" style="width: 334px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/ZHANG-KAIYV-UNSPLASJ.jpg" alt="Apple memutuskan untuk membuka kembali ratusan store mereka di China dan sebagian wilayah Asia lainnya." width="334" height="501" /><figcaption id="caption-attachment-2728" class="wp-caption-text">Ilustrasi Apple. Credit image: Zhang Kaiyv/Unsplash.</figcaption></figure>
<p>Dikutip dari <em>Business Insider</em>, tak seperti <em>big tech company </em>lainnya, Apple memutuskan untuk mengembalikan karyawan ke kantor mulai akhir Mei, menyusul rencana pembukaan ratusan store mereka yang sempat tutup karena pandemi.  Menurut Bloomberg, Apple bahkan telah memulai fase pertama <em>Work From Office</em> bagi beberapa karyawan di beberapa daerah. Rencana ini diperkirakan berlanjut hingga mencapai fase kedua pada bulan Juli. Masih belum ada keterangan jabatan mana yang diwajibkan <em>Work From Office</em> pada fase pertama. Yang jelas, karyawan akan melaporkan kehadirannya di kantor secara rutin atau pada waktu-waktu tertentu. Kebijakan anti-mainstream ini nampaknya diambil karena Apple merupakan model bisnis yang menggantungkan keuntungan pada penjualan <em>hardware</em>, tak seperti Twitter, Facebook atau yang lainnya. Bekerja <em>remote </em>dalam memproduksi <em>hardware </em>tentu tak semudah bekerja dengan fasilitas kantor, apalagi kacamata VR Apple kabarnya sempat tertunda pembuatannya karena karyawan harus bekerja dari rumah.</p>
<p>



</p>
<ol class="wp-block-list" start="3">
<li><strong>Facebook</strong></li>
</ol>
<p>



</p>
<figure id="attachment_2723" aria-describedby="caption-attachment-2723" style="width: 910px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/ALEX-HANEY-UNSPLASH.jpg" alt="Meski menyediakan opsi bekerja remote, Facebook mengaku akan memonitor dengan ketat lokasi para pekerjaannya agar tidak terjadi kecurangan penghasilan." width="910" height="500" /><figcaption id="caption-attachment-2723" class="wp-caption-text">Ilustrasi Facebook. Credit image: Alex Haney/Unsplash.</figcaption></figure>
<p>Facebook memberi opsi<em> fifty-fifty</em> yakni mengumumkan kesempatan bekerja <em>remote</em> permanen sejak 21 Mei 2020, disusul kebijakan <em>Work From Office</em> yang diwajibkan bagi beberapa jabatan. Facebook akan membuka kantor mereka di beberapa negara seperti Eropa dan Asia mulai 5 Juli dengan protokol kesehatan yang ketat dan penyesuaian terhadap kebijakan negara setempat. Beberapa jabatan yang diminta kembali masuk kantor umumnya berkaitan dengan operasional dan manajer jaringan, <em>hardware, </em>serta petugas keamanan, staf kafetaria dan petugas antar-jemput bus. Karyawan yang tidak diwajibkan ke kantor diprioritaskan bekerja dari rumah hingga akhir tahun. Opsi <em>remote</em> disediakan bagi karyawan di Amerika Serikat, dan mereka diwajibkan memberi tahu perusahaan mengenai rencana lokasi kerja mereka hingga batas waktu 21 Januari 2021. Tujuannya untuk menyesuaikan besaran gaji dengan biaya hidup di wilayah bekerja <em>remote</em>.</p>
<p>



</p>
<ol class="wp-block-list" start="4">
<li><strong>Twitter</strong></li>
</ol>
<p>



</p>
<figure id="attachment_2727" aria-describedby="caption-attachment-2727" style="width: 334px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/sARA-KURFE-UNSPLASJ.jpg" alt="Ada kemungkinan Twitter memperpanjang masa bekerja dari rumah hingga 2021." width="334" height="501" /><figcaption id="caption-attachment-2727" class="wp-caption-text">Ilustrasi Twitter. Credit image: Sara Kurfe/Unsplash.</figcaption></figure>
<p>Salah satu kebijakan ekstrim <em>big tech company</em> diambil oleh CEO Twitter yang membolehkan karyawan bekerja<em> remote</em> secara permanen, sejauh ini tanpa syarat tertentu. Melalui BuzzFeed News, Twitter mengumumkan tidak akan membuka kantor hingga September dan memastikan tidak ada perjalanan kerja selama periode tersebut. </p>
<p>



</p>
<ol class="wp-block-list" start="5">
<li><strong>Microsoft</strong></li>
</ol>
<p>



</p>
<figure id="attachment_2725" aria-describedby="caption-attachment-2725" style="width: 667px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/FRANCK-V-UNSPLASH-2.jpg" alt="Microsoft telah memulai kebijakan bekerja remote sejak Maret 2020." width="667" height="500" /><figcaption id="caption-attachment-2725" class="wp-caption-text">Ilustrasi Microsoft. Credit image: Franck V./Unsplash</figcaption></figure>
<p>Microsoft juga termasuk <em>big tech company</em> yang memilih untuk membiarkan karyawannya bekerja dari rumah hingga Oktober. Meski begitu, tampaknya CEO Microsoft Satya Nadella tak begitu menyukai sistem kerja seperti ini. Ia merasa cukup khawatir terhadap efek psikologis dan potensi burn-out yang mungkin dialami sebagian besar pekerja selama Work From Home.</p>
<p>



</p>
<p>Dari sederet kultur kerja <em>big tech company</em> di atas, mana kebijakan yang paling oke menurutmu, 101 Wired People? Bagikan pendapatmu di kolom komentar yah!</p>
<p>


<p></p><p>The post <a href="https://101wired.com/2020/05/jelang-new-normal-menilik-aturan-kerja-5-big-tech-company/">Jelang New Normal: Menilik Aturan Kerja 5 Big Tech Company</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://101wired.com/2020/05/jelang-new-normal-menilik-aturan-kerja-5-big-tech-company/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
