<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Stay Home Archives - 101Wired</title>
	<atom:link href="https://101wired.com/tag/stay-home/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://101wired.com/tag/stay-home/</link>
	<description>Hi Peeps</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Jul 2020 06:26:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/cropped-101Wired_Square-32x32.png</url>
	<title>Stay Home Archives - 101Wired</title>
	<link>https://101wired.com/tag/stay-home/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Apa Itu Digital Detox dan Kapan Kamu Memerlukannya</title>
		<link>https://101wired.com/2020/07/apa-itu-digital-detox-dan-kapan-kamu-memerlukannya/</link>
					<comments>https://101wired.com/2020/07/apa-itu-digital-detox-dan-kapan-kamu-memerlukannya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Namira Yudhita]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2020 06:10:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[COVID-19]]></category>
		<category><![CDATA[Digital Detox]]></category>
		<category><![CDATA[Stay Home]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://101wired.com/?p=3269</guid>

					<description><![CDATA[<p>COVID-19 memaksamu beradaptasi dengan beragam budaya baru. Sebut saja self-quarantine, work from home, dan hal-hal yang membatasimu bertemu dengan orang atau keluar rumah. Budaya ini membuat kita mengandalkan teknologi untuk komunikasi atau mencari hiburan. Namun, ketergantungan ini ternyata bisa jadi siklus baru yang nggak sehat.&#160; Tech Stress dan Tanda-Tandanya Apakah kamu panik kalau baterai ponselmu [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2020/07/apa-itu-digital-detox-dan-kapan-kamu-memerlukannya/">Apa Itu Digital Detox dan Kapan Kamu Memerlukannya</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>COVID-19 memaksamu beradaptasi dengan beragam budaya baru. Sebut saja self-quarantine, work from home, dan hal-hal yang membatasimu bertemu dengan orang atau keluar rumah. Budaya ini membuat kita mengandalkan teknologi untuk komunikasi atau mencari hiburan. Namun, ketergantungan ini ternyata bisa jadi siklus baru yang nggak sehat.&nbsp;</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Tech Stress dan Tanda-Tandanya</strong></h3>



<p>Apakah kamu panik kalau baterai ponselmu tinggal sedikit? Apakah proses charging laptop membuatmu kebingungan mencari alternatif kegiatan? Apakah kamu tidak bisa berhenti scroll beragam media sosial?</p>



<p>Bisa jadi kamu mulai menderita <em>tech stress. </em>Hal ini ditunjukkan dengan impuls, kebiasaan, dan frustrasi yang disebabkan oleh pemakaian teknologi. Hal ini sekaligus menunjukkan betapa signifikannya peran teknologi terhadap kesehatan fisik dan mental.</p>



<p>Coba pahami dan rasakan apakah kamu mulai mengalami 4 tanda ini:</p>



<ol class="wp-block-list">
<li>Kamu tidak bisa berpisah dengan ponselmu. Perpisahan beberapa menit membuatmu khawatir dan pusing. Kamu merasa tidak nyaman dan tidak bisa melakukan apapun? Wah, ini salah satu tanda kecanduan ponsel yang bisa memicu tech stress.</li>
<li>Tidak ada notifikasi, tapi kamu tidak bisa berhenti scroll feed Instagram, Facebook, atau media sosial lain. </li>
<li>Selalu online. Itu statusmu mulai dari bangun dari tidur hingga menjelang tidur. Kamu tidak bisa memahami kenapa temanmu tidak segera membalas pesanmu.</li>
<li>Kamu memegang ponselmu selama makan. Kamu berkomunikasi dengan anggota keluarga atau teman serumah melalui ponsel, padahal kalian sedang bersama.</li>
</ol>
<figure id="attachment_3275" aria-describedby="caption-attachment-3275" style="width: 799px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/07/obi-onyeador-unsplash.jpg" alt="Ilustrasi tech stress selama karantina COVID-19 dari rumah" width="799" height="500" /><figcaption id="caption-attachment-3275" class="wp-caption-text">Ilustrasi tech stress. Credit image: Obi Onyeador/Unsplash.</figcaption></figure>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Solusi Atasi Tech Stress: Digital Detox</strong></h3>



<p>Erin MacNeil, Director of Wellness di Asaya Hong Kong menyebut <a href="https://hk.asiatatler.com/life/how-to-digital-detox-expert-advice">digital detox </a>sebagai “menciptakan jarak dan kesadaran mengenai perangkat dan <em>platform </em>yang kita gunakan setiap hari”.</p>



<p>Individu hanya menggunakan 5% kesadaran setiap harinya. Sementara, 95% lainnya membuat kita tanpa sadar menyerap apa yang ada di sekitar kita. Mulai dari hal-hal baik hingga buruk. Bagi orang yang peka atau sensitif, hal ini bisa berakibat buruk pada kesehatan mental mereka.</p>



<p>MacNeil menekankan pentingnya mengubah frekuensi penggunaan perangkat digital. Menurutnya, hal ini akan memberikan efek yang berbeda terhadap apa yang kita rasakan.</p>



<p><p>Ia menekankan pentingnya menjaga jarak dengan perangkatnya. Melakukan hal ini secara otomatis memberikan kontrol dan perasaan bebas atas kehidupan.</p>
<figure id="attachment_3274" aria-describedby="caption-attachment-3274" style="width: 750px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/07/maxim-ilyahov-unsplash.jpg" alt="Ilustrasi multitasking dengan gadget yang menimbulkan stress" width="750" height="500"><figcaption id="caption-attachment-3274" class="wp-caption-text">Ilustrasi multitasking dengan gadget, Credit image: Maxim Ilyahov/Unsplash.</figcaption></figure></p>



<p>Manfaat digital detox pun tak hanya sampai di situ. Membatasi <em>screentime </em>dapat meningkatkan kualitas tidur, energi. Dari segi emosional, hal itu juga meningkatkan kehadiran kognitif, mengurangi kecemasan. Digital detox juga membuat kita bisa lebih fokus pada orang-orang tersayang.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Langkah-langkah Melakukan Digital Detox</strong></h3>



<p>Bagaimana memulai digital detox dan berapa waktu yang diperlukan? Secara umum, waktu yang dianjurkan adalah 30 hari. Meski begitu, bagi yang merasa kesulitan bisa memulai secara bertahap selama 7 hari.</p>



<p>Ada beberapa cara melakukan digital detox: Hal ini seperti yang telah ditekankan berulang kali oleh MacNeil. Batas dalam hal ini terkait dengan frekuensi dan jangkauan. Terkait ponsel, kamu bisa sesekali menyembunyikannya agar benda itu tak menjadi pusat perhatianmu. Jangan meletekannya di samping tempat tidur, agar membuka ponsel tak jadi kebiasaan.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Ciptakan batas</h4>



<p>Batas ini juga bisa diterapkan dalam penggunaan aplikasi. Kamu bisa menghapus aplikasi yang dirasa terlalu menyita fokus. Hal ini bakal membuatmu nggak berusaha mencari mereka lagi. Perlunya mengunduh ulang bisa mencegahmu menghabiskan waktu terlalu lama di aplikasi itu.</p>



<p>Penggunaan lain terkait konsumsi informasi. Batasi konsumsi informasi negatif karena hal itu tidak bisa mengubah apapun. Justru sumber informasi itu bisa membuatmu stress. Jaga pola konsumsi informasi 2x sehari dengan mengandalkan sumber yang kredibel. Angka itu cukup untuk membuatmu <em>update </em>tanpa menambah beban pikiran.</p>



<p><p>Menemui akun yang terus-terusan menyebarkan negativisme? Kamu berhak menekan tombol unfollow atau mute demi ketenangan batinmu sendiri.</p>
<figure id="attachment_3271" aria-describedby="caption-attachment-3271" style="width: 750px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/07/anthony-tran-pexels.jpg" alt="Ilustrasi me-time atau relaksasi dengan membaca buku" width="750" height="500"><figcaption id="caption-attachment-3271" class="wp-caption-text">Ilustrasi me-time. Credit image: Anthony Tran/Pexels.</figcaption></figure></p>



<p>Kamu juga bisa menciptakan “no tech times” untuk memberi jarak dengan perangkat digitalmu. Misalnya, menghindari membuka media sosial hingga makan siang atau membalas chat ketika kerja.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Disiplin menjalankan beragam aturan</h4>



<p>Setelah berhasil memberi jarak dengan ponsel atau perangkat digital, kamu harus disiplin. Menjalankan aturan dengan konsisten.&nbsp;</p>



<p><p>Kamu bisa menerapkan aturan-aturan itu dalam kebiasaan sehari-hari. Ketimbang email, pesan, atau video chat, kamu bisa telpon saudara atau kekasihmu secara manual. Hal ini akan membuatmu terbebas dari screen-time yang membuat mata lelah. Kita juga jadi tak harus membaca social cue dari visual video call yang seringkali menghabiskan energi.</p>
<figure id="attachment_3273" aria-describedby="caption-attachment-3273" style="width: 751px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/07/dustin-belt-unsplash.jpg" alt="Ilustrasi menelepon secara manual untuk mengurangi penggunaan internet dan screentime" width="751" height="501"><figcaption id="caption-attachment-3273" class="wp-caption-text">Ilustrasi menelepon secara manual. Credit image: Dustin Belt/Unsplash.</figcaption></figure></p>



<p>Masih soal screen time, coba untuk membuka satu screen saja dalam sekali penggunaan. Stop multi-tasking seperti membuka TV dan ponsel sekaligus. Saat membuka internet, coba tentukan tujuan pencarian yang jelas. Search, jangan scroll. Hal ini akan membantumu fokus menemukan konten yang kamu cari ketimbang berlompatan dari satu konten ke yang lain.</p>



<p>Larang dirimu memakai ponsel pintar saat family time. Hal-hal sederhanaini akan menciptakan kebiasaan baru yang lebih sehat.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Tantang diri sendiri</h4>



<p><p>Agar tak ketergantungan teknologi, perluas wawasan dan kebiasaanmu melalui beragam aktivitas. Buat rencana kegiatan selama digital detox. Misalnya membaca novel atau buku yang tertunda sejak lama. Kamu juga bisa berolahraga, menulis, atau mendengarkan musik maupun podcast.</p>
<figure id="attachment_3271" aria-describedby="caption-attachment-3271" style="width: 750px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/07/anthony-tran-pexels.jpg" alt="Ilustrasi me-time atau relaksasi dengan membaca buku" width="750" height="500"><figcaption id="caption-attachment-3271" class="wp-caption-text">Ilustrasi me-time. Credit image: Anthony Tran/Pexels.</figcaption></figure></p>



<p>Kadang, kamu perlu bantuan orang lain supaya bisa disiplin dalam menjalankan digital detox. Beri tahu orang-orang terdekatmu, minta mereka mengingatkanmu sesekali. Kalau memungkinkan, kamu juga bisa mengajak mereka ikutan digital detox. Aktivitas ini akan membawa banyak pengaruh baik buat kesehatan mental kalian.</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2020/07/apa-itu-digital-detox-dan-kapan-kamu-memerlukannya/">Apa Itu Digital Detox dan Kapan Kamu Memerlukannya</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://101wired.com/2020/07/apa-itu-digital-detox-dan-kapan-kamu-memerlukannya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Baru Menonton Bioskop dari Rumah!</title>
		<link>https://101wired.com/2020/05/cara-baru-menonton-bioskop-dari-rumah/</link>
					<comments>https://101wired.com/2020/05/cara-baru-menonton-bioskop-dari-rumah/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Namira Yudhita]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 May 2020 03:52:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Bioskop]]></category>
		<category><![CDATA[Electronics]]></category>
		<category><![CDATA[Physical Distancing]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung]]></category>
		<category><![CDATA[Sinar Maju]]></category>
		<category><![CDATA[SMART TV]]></category>
		<category><![CDATA[Stay Home]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://101wired.com/?p=2696</guid>

					<description><![CDATA[<p>“All around you”~ Siapa yang rindu nonton bioskop? Menurut riset Dewan Kesenian Jakarta yang dipublikasikan November 2019, hingga 2018 jumlah penonton bioskop di Indonesia mencapai 52 juta. Apakah kamu salah satu dari mereka? Pandemi mungkin menghalangimu untuk pergi ke bioskop, meski begitu nyatanya hal ini bisa diakali, lho. Tanpa membahayakan diri sendiri dan keselamatan orang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2020/05/cara-baru-menonton-bioskop-dari-rumah/">Cara Baru Menonton Bioskop dari Rumah!</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<p><em>“All around you”~</em></p>
<p></p>
<p></p>
<p>Siapa yang rindu nonton bioskop? Menurut riset Dewan Kesenian Jakarta yang dipublikasikan November 2019, hingga 2018 jumlah penonton bioskop di Indonesia mencapai 52 juta. Apakah kamu salah satu dari mereka?</p>
<p></p>
<p></p>
<p>Pandemi mungkin menghalangimu untuk pergi ke bioskop, meski begitu nyatanya hal ini bisa diakali, lho. Tanpa membahayakan diri sendiri dan keselamatan orang lain, kamu bisa menonton bioskop dengan tenang di rumah bersama keluarga tercinta atau di kamar kos/apartemenmu yang nyaman. </p>
<p></p>
<p></p>
<p>Salah satu alasan orang menonton bioskop adalah pengalaman tak terlupakan yang dihadirkan oleh perpaduan audio-visual yang mumpuni. Bagaimana cara membawa pengalaman yang sama di rumah? Samsung LED TV Smart 49 inch Full HD UA-49J5250 bisa menjadi jawabannya.</p>
<p></p>
<p></p>
<figure id="attachment_2700" aria-describedby="caption-attachment-2700" style="width: 550px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/samsung.jpg" alt="Samsung Smart TV UA49J5250 memudahkan kegiatan entertainment dengan adanya konektivitas tinggi ke perangkat digital." width="550" height="550" /><figcaption id="caption-attachment-2700" class="wp-caption-text">Tampak depan Samsung Smart TV UA49J5250. Credit image: Official Website Samsung.</figcaption></figure>
<p>Memiliki ukuran yang pas untuk ruang keluarga, yakni 49 inch dengan resolusi 1920&#215;1080 Full High Definition, didukung oleh HyperReal pada <em>picture engine</em>, gambar yang dihasilkan sangat detail dan jernih serta memiliki kontras warna mengagumkan. HyperReal menjanjikan pengalaman menonton yang <em>immersive </em>dengan latar belakang <em>3D sound</em> sebagai penyokong. </p>
<p></p>
<p></p>
<p>Audio yang menjadi daya tarik dan ciri khas bioskop pun menjadi salah satu kualitas andal Samsung LED TV Smart 49 inch Full HD UA-49J5250. Dolby Digital Plus yang merupakan fitur televisi ini telah disesuaikan dengan standar bioskop, media penyiaran, dan <em>home theater</em>, lho. Jenis audio satu ini menjamin suara dialog yang jelas, minim <em>noise</em>, dan musik yang bombastis.</p>
<p></p>
<p></p>
<figure id="attachment_2698" aria-describedby="caption-attachment-2698" style="width: 1024px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/id-feature-full-hd-picture-quality-100981433-1024x597.jpg" alt="HD merupakan pengembangan visual mutakhir yang membuat gambar tampak sangat jernih dan nyata serta memanjakan mata." width="1024" height="597" /><figcaption id="caption-attachment-2698" class="wp-caption-text">Ilustrasi perbedaan FHD, HD, SD. Credit image: Official Website Samsung,</figcaption></figure>
<p>Kamu bisa menonton bioskop sesuai preferensimu sendiri: sudah punya stok film favorit atau ingin menyaksikan film yang sedang <em>trend? </em>Fitur ConnectShare Movie bisa dimanfaatkan untukmu yang gemar mengumpulkan film sendiri di harddisk atau flashdisk. Kalau kamu sedang kehabisan ide film untuk ditonton, internet pasti menjadi sumber pencarian utama. SMART TV yang satu ini memiliki <em>port </em>HDMI untuk menghubungkan perangkat digitalmu yang lain, lho. Nonton drama korea favorit dari VIU atau <em>series</em> barat menarik dari Netflix lewat SMART TV dengan kualitas bioskop? Siap terwujud dalam beberapa menit saja, deh.</p>
<p></p>
<p></p>
<p>Sedang tidak mood menonton film karena rindu teman-teman dan orang terkasih? Kamu bisa bernostalgia dengan melihat-lihat kumpulan foto lama atau lagu yang mengingatkanmu dengan mereka lewat TV ini.</p>
<p></p>
<p></p>
<p>Kabar mengenai relaksasi PSBB masih simpang siur, sehingga kamu mungkin belum bisa menjumpai bioskop kesayanganmu dalam waktu dekat. Kalau keinginanmu menonton bioskop sudah tak tertahankan lagi, kamu bisa melihat informasi lebih lanjut mengenai produk ini di <a href="https://www.sinarmaju.co.id/samsung-smart-led-tv-49-inch-full-hd-ua-49j5250">Sinar Maju</a>. Lumayan, Samsung sedang kasih <em>cashback </em>sebanyak RP 300.000,- lho!</p>
<p></p><p>The post <a href="https://101wired.com/2020/05/cara-baru-menonton-bioskop-dari-rumah/">Cara Baru Menonton Bioskop dari Rumah!</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://101wired.com/2020/05/cara-baru-menonton-bioskop-dari-rumah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
