<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Youtube Shorts Archives - 101Wired</title>
	<atom:link href="https://101wired.com/tag/youtube-shorts/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://101wired.com/tag/youtube-shorts/</link>
	<description>Hi Peeps</description>
	<lastBuildDate>Mon, 29 Mar 2021 00:04:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/cropped-101Wired_Square-32x32.png</url>
	<title>Youtube Shorts Archives - 101Wired</title>
	<link>https://101wired.com/tag/youtube-shorts/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Youtube Shorts Fitur Youtube Saingan Tiktok Telah Hadir di Amerika!</title>
		<link>https://101wired.com/2021/03/youtube-shorts-fitur-youtube-saingan-tiktok-telah-hadir-di-amerika/</link>
					<comments>https://101wired.com/2021/03/youtube-shorts-fitur-youtube-saingan-tiktok-telah-hadir-di-amerika/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dhea Noveria]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Mar 2021 00:04:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[TikTok]]></category>
		<category><![CDATA[YouTube]]></category>
		<category><![CDATA[Youtube Shorts]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://101wired.com/?p=3816</guid>

					<description><![CDATA[<p>Aplikasi yang satu ini berhasil menumbangkan Instagram sebagai aplikasi yang paling banyak diunduh, benar Tik Tok. Aplikasi ini berasal dari negara Cina, lebih tepatnya dibentuk oleh Zhang Yi Ming, pendiri ByteDance. Lulusan software engineer ini mendirikan perusahaannya pada tahun 2012 dan melalui ByteDance-lah Tik Tok berhasil dibentuk. Ide awalnya yang cukup simpel yaitu membuat suatu [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2021/03/youtube-shorts-fitur-youtube-saingan-tiktok-telah-hadir-di-amerika/">Youtube Shorts Fitur Youtube Saingan Tiktok Telah Hadir di Amerika!</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<div class="wp-block-group alignwide is-layout-flow wp-block-group-is-layout-flow"><div class="wp-block-group__inner-container"></div></div>



<p class="has-text-align-justify">Aplikasi yang satu ini berhasil menumbangkan Instagram sebagai aplikasi yang paling banyak diunduh, benar <em>Tik Tok</em>. Aplikasi ini berasal dari negara Cina, lebih tepatnya dibentuk oleh <em>Zhang Yi Ming</em>, pendiri <em><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/ByteDance" target="_blank" rel="noreferrer noopener">ByteDance</a></em>. Lulusan <em>software engineer</em> ini mendirikan perusahaannya pada tahun 2012 dan melalui <em>ByteDance</em>-lah Tik Tok berhasil dibentuk. Ide awalnya yang cukup simpel yaitu membuat suatu aplikasi dimana <em>creator</em> bisa membuat video berdurasi 15 detik. Video tersebut bisa berupa kenangan atau momen yang berharga. Selain itu, <em>Tik Tok</em> juga mendukung penggunanya agar tetap kreatif dalam membuat sebuah video berdurasi singkat tersebut. Tetapi, tahukah kamu jika <em>Tik Tok</em> awalnya mempunyai nama lain? Benar, <em>Duo Yin</em>. <em>Duo Yin</em> merupakan nama awal dari <em>Tik Tok </em>yang muncul pada tahun 2016. Namun, seiring berkembangnya <em>Duo Yin</em> dan pengguna yang semakin mendunia, maka <em>Duo Yin</em> berganti nama menjadi <em>Tik Tok</em>. Terdengar kabar bahwa Yotube siap saingi Tiktok dengan fitur terbarunya yaitu Youtube Shorts.</p>



<p class="has-text-align-justify">Dengan semakin maraknya <em>Tik Tok</em> di masyarakat sekarang, banyak aplikasi yang bermunculan dengan menawarkan fitur yang serupa dengan <em>Tik Tok</em>, dimulai dari <em>Reels </em>yang dirilis dari Brazil, <em>Triller</em> yang dirilis dari New York dan masih banyak lagi. Namun, beberapa aplikasi ini masih terdengar cukup awam bagi masyarakat Indonesia, mengapa? Karena belum sempat <em>booming</em> di masyarakat. Tetapi, apa yang terjadi jika <em>YouTube</em> juga menawarkan fitur yang serupa?</p>



<p>Baca juga: <a href="https://101wired.com/2020/05/28/youtube-select-program-baru-yang-untungkan-brand-dan-pengiklan/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">YouTube Select, Program Baru yang Untungkan Brand dan Pengiklan</a></p>



<p class="has-text-align-justify"><em>YouTube</em> sedang merancang fitur barunya yaitu <em>YouTube Shorts</em> yang memiliki fitur mirip dengan <em>Tik Tok</em>. Telah dilansir bahwa <em>YouTube Shorts</em> ini sudah tersedia versi <em>beta</em>-nya yang diuji coba di Amerika Serikat. Meskipun belum menawarkan fitur yang rumit dan lengkap seperti <em>TikTok,</em> tetapi dasarnya sama. Fitur yang ditawarkan oleh <em>YouTube Shorts</em> berupa kamera multi-segmen yang memudahkan <em>creator </em>untuk merangkai klip dengan cepat, berbagai pilihan trek musik (dengan katalog dari &#8220;lebih dari 250 label dan penerbit&#8221;), dan alat pembuatan teks yang tampak canggih. &#8220;Kami benar-benar ingin menciptakan arena kreativitas di sini, tempat kami memberikan bahan mentah kepada pembuat untuk membuat video hebat, &#8221; kata Todd Sherman, pimpinan produk <em>YouTube</em> untuk <em>Shorts</em>.</p>



<p class="has-text-align-justify">Seperti <em>Tik Tok</em>, <em>YouTube Shorts</em> ini juga menawarkan fitur <em>swipe</em> video yang tidak habis-habisnya. Tak lupa ada fitur mengikuti <em>creator</em> yang kamu sukai, atau dalam hal ini berlangganan kepada <em>creator </em>tersebut (diambil dari fitur <em>YouTube</em> sendiri), serta mencari dan mengedit audio yang diinginkan untuk video. Untuk algoritma pada <em>YouTube Shorts</em> ini juga belum berkembang dengan pesat. Hanya akan ada satu halaman yang dilihat yaitu beranda, atau <em>For You Page</em> pada <em>Tik Tok</em>. Serta masih banyak fitur yang belum ditawarkan oleh <em>YouTube Shorts </em>ini, seperti fitur <em>stitch</em> pada <em>Tik Tok</em>, membalas komentar dengan video, dan halaman untuk melihat video dari <em>creator</em> yang telah kamu <em>subscribe</em>.</p>



<p class="has-text-align-justify">Meskipun masih banyak kekurangan, <em>YouTube Shorts</em> sendiri tidak berniat untuk membuat aplikasi terpisah seperti <em>Tik Tok</em>, melainkan ini akan menjadi tambahan fitur pada aplikasi <em>YouTube </em>yang telah ada. Maka, menurut kami, ini merupakan salah satu trik khusus dari <em>YouTube </em>untuk menambah para <em>creator</em> di <em>YouTube</em>. Tak lupa bahwa <em>YouTube</em> kini perlahan telah menyaingi televisi dan juga program yang ditawarkan oleh stasiun&nbsp; televisi. Para <em>creator</em> juga diberikan lebih banyak pilihan mengenai jenis konten yang ingin dibagikan, dimulai dari <em>video</em>, <em>story</em> yang akan menghilang setelah 24 jam (sama seperti <em>Instagram Story</em>), <em>live streaming</em> yang bisa disimpan sebagai video (sama seperti <em>Live Instagram</em> yang bisa disimpan sebagai konten <em>Instagram TV</em>), ditambah lagi <em>YouTube Shorts </em>yang sedang dalam perkembangan. <em>YouTube</em> <em>is surely looking for a whole package of contents in one application!</em></p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2021/03/youtube-shorts-fitur-youtube-saingan-tiktok-telah-hadir-di-amerika/">Youtube Shorts Fitur Youtube Saingan Tiktok Telah Hadir di Amerika!</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://101wired.com/2021/03/youtube-shorts-fitur-youtube-saingan-tiktok-telah-hadir-di-amerika/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
