<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>YouTube Archives - 101Wired</title>
	<atom:link href="https://101wired.com/tag/youtube/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://101wired.com/tag/youtube/</link>
	<description>Hi Peeps</description>
	<lastBuildDate>Mon, 29 Mar 2021 00:04:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/cropped-101Wired_Square-32x32.png</url>
	<title>YouTube Archives - 101Wired</title>
	<link>https://101wired.com/tag/youtube/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Youtube Shorts Fitur Youtube Saingan Tiktok Telah Hadir di Amerika!</title>
		<link>https://101wired.com/2021/03/youtube-shorts-fitur-youtube-saingan-tiktok-telah-hadir-di-amerika/</link>
					<comments>https://101wired.com/2021/03/youtube-shorts-fitur-youtube-saingan-tiktok-telah-hadir-di-amerika/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dhea Noveria]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Mar 2021 00:04:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[TikTok]]></category>
		<category><![CDATA[YouTube]]></category>
		<category><![CDATA[Youtube Shorts]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://101wired.com/?p=3816</guid>

					<description><![CDATA[<p>Aplikasi yang satu ini berhasil menumbangkan Instagram sebagai aplikasi yang paling banyak diunduh, benar Tik Tok. Aplikasi ini berasal dari negara Cina, lebih tepatnya dibentuk oleh Zhang Yi Ming, pendiri ByteDance. Lulusan software engineer ini mendirikan perusahaannya pada tahun 2012 dan melalui ByteDance-lah Tik Tok berhasil dibentuk. Ide awalnya yang cukup simpel yaitu membuat suatu [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2021/03/youtube-shorts-fitur-youtube-saingan-tiktok-telah-hadir-di-amerika/">Youtube Shorts Fitur Youtube Saingan Tiktok Telah Hadir di Amerika!</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<div class="wp-block-group alignwide is-layout-flow wp-block-group-is-layout-flow"><div class="wp-block-group__inner-container"></div></div>



<p class="has-text-align-justify">Aplikasi yang satu ini berhasil menumbangkan Instagram sebagai aplikasi yang paling banyak diunduh, benar <em>Tik Tok</em>. Aplikasi ini berasal dari negara Cina, lebih tepatnya dibentuk oleh <em>Zhang Yi Ming</em>, pendiri <em><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/ByteDance" target="_blank" rel="noreferrer noopener">ByteDance</a></em>. Lulusan <em>software engineer</em> ini mendirikan perusahaannya pada tahun 2012 dan melalui <em>ByteDance</em>-lah Tik Tok berhasil dibentuk. Ide awalnya yang cukup simpel yaitu membuat suatu aplikasi dimana <em>creator</em> bisa membuat video berdurasi 15 detik. Video tersebut bisa berupa kenangan atau momen yang berharga. Selain itu, <em>Tik Tok</em> juga mendukung penggunanya agar tetap kreatif dalam membuat sebuah video berdurasi singkat tersebut. Tetapi, tahukah kamu jika <em>Tik Tok</em> awalnya mempunyai nama lain? Benar, <em>Duo Yin</em>. <em>Duo Yin</em> merupakan nama awal dari <em>Tik Tok </em>yang muncul pada tahun 2016. Namun, seiring berkembangnya <em>Duo Yin</em> dan pengguna yang semakin mendunia, maka <em>Duo Yin</em> berganti nama menjadi <em>Tik Tok</em>. Terdengar kabar bahwa Yotube siap saingi Tiktok dengan fitur terbarunya yaitu Youtube Shorts.</p>



<p class="has-text-align-justify">Dengan semakin maraknya <em>Tik Tok</em> di masyarakat sekarang, banyak aplikasi yang bermunculan dengan menawarkan fitur yang serupa dengan <em>Tik Tok</em>, dimulai dari <em>Reels </em>yang dirilis dari Brazil, <em>Triller</em> yang dirilis dari New York dan masih banyak lagi. Namun, beberapa aplikasi ini masih terdengar cukup awam bagi masyarakat Indonesia, mengapa? Karena belum sempat <em>booming</em> di masyarakat. Tetapi, apa yang terjadi jika <em>YouTube</em> juga menawarkan fitur yang serupa?</p>



<p>Baca juga: <a href="https://101wired.com/2020/05/28/youtube-select-program-baru-yang-untungkan-brand-dan-pengiklan/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">YouTube Select, Program Baru yang Untungkan Brand dan Pengiklan</a></p>



<p class="has-text-align-justify"><em>YouTube</em> sedang merancang fitur barunya yaitu <em>YouTube Shorts</em> yang memiliki fitur mirip dengan <em>Tik Tok</em>. Telah dilansir bahwa <em>YouTube Shorts</em> ini sudah tersedia versi <em>beta</em>-nya yang diuji coba di Amerika Serikat. Meskipun belum menawarkan fitur yang rumit dan lengkap seperti <em>TikTok,</em> tetapi dasarnya sama. Fitur yang ditawarkan oleh <em>YouTube Shorts</em> berupa kamera multi-segmen yang memudahkan <em>creator </em>untuk merangkai klip dengan cepat, berbagai pilihan trek musik (dengan katalog dari &#8220;lebih dari 250 label dan penerbit&#8221;), dan alat pembuatan teks yang tampak canggih. &#8220;Kami benar-benar ingin menciptakan arena kreativitas di sini, tempat kami memberikan bahan mentah kepada pembuat untuk membuat video hebat, &#8221; kata Todd Sherman, pimpinan produk <em>YouTube</em> untuk <em>Shorts</em>.</p>



<p class="has-text-align-justify">Seperti <em>Tik Tok</em>, <em>YouTube Shorts</em> ini juga menawarkan fitur <em>swipe</em> video yang tidak habis-habisnya. Tak lupa ada fitur mengikuti <em>creator</em> yang kamu sukai, atau dalam hal ini berlangganan kepada <em>creator </em>tersebut (diambil dari fitur <em>YouTube</em> sendiri), serta mencari dan mengedit audio yang diinginkan untuk video. Untuk algoritma pada <em>YouTube Shorts</em> ini juga belum berkembang dengan pesat. Hanya akan ada satu halaman yang dilihat yaitu beranda, atau <em>For You Page</em> pada <em>Tik Tok</em>. Serta masih banyak fitur yang belum ditawarkan oleh <em>YouTube Shorts </em>ini, seperti fitur <em>stitch</em> pada <em>Tik Tok</em>, membalas komentar dengan video, dan halaman untuk melihat video dari <em>creator</em> yang telah kamu <em>subscribe</em>.</p>



<p class="has-text-align-justify">Meskipun masih banyak kekurangan, <em>YouTube Shorts</em> sendiri tidak berniat untuk membuat aplikasi terpisah seperti <em>Tik Tok</em>, melainkan ini akan menjadi tambahan fitur pada aplikasi <em>YouTube </em>yang telah ada. Maka, menurut kami, ini merupakan salah satu trik khusus dari <em>YouTube </em>untuk menambah para <em>creator</em> di <em>YouTube</em>. Tak lupa bahwa <em>YouTube</em> kini perlahan telah menyaingi televisi dan juga program yang ditawarkan oleh stasiun&nbsp; televisi. Para <em>creator</em> juga diberikan lebih banyak pilihan mengenai jenis konten yang ingin dibagikan, dimulai dari <em>video</em>, <em>story</em> yang akan menghilang setelah 24 jam (sama seperti <em>Instagram Story</em>), <em>live streaming</em> yang bisa disimpan sebagai video (sama seperti <em>Live Instagram</em> yang bisa disimpan sebagai konten <em>Instagram TV</em>), ditambah lagi <em>YouTube Shorts </em>yang sedang dalam perkembangan. <em>YouTube</em> <em>is surely looking for a whole package of contents in one application!</em></p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2021/03/youtube-shorts-fitur-youtube-saingan-tiktok-telah-hadir-di-amerika/">Youtube Shorts Fitur Youtube Saingan Tiktok Telah Hadir di Amerika!</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://101wired.com/2021/03/youtube-shorts-fitur-youtube-saingan-tiktok-telah-hadir-di-amerika/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Susul YouTube, Instagram Siapkan 3 Fitur Monetisasi Konten!</title>
		<link>https://101wired.com/2020/06/susul-youtube-instagram-siapkan-3-fitur-monetisasi-konten/</link>
					<comments>https://101wired.com/2020/06/susul-youtube-instagram-siapkan-3-fitur-monetisasi-konten/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Namira Yudhita]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2020 06:32:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[Hot news]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Content Creator]]></category>
		<category><![CDATA[Instagram]]></category>
		<category><![CDATA[Instagram Live]]></category>
		<category><![CDATA[Monetisasi]]></category>
		<category><![CDATA[YouTube]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://101wired.com/?p=2824</guid>

					<description><![CDATA[<p>Meski masih dalam tahap uji coba, Instagram tampaknya bermaksud memaksimalkan revenue mereka dengan mengeluarkan 3 fitur terbaru untuk monetisasi konten, lho. Fitur ini diharapkan bisa menjadi keuntungan mutual bagi pihak IG, kreator konten, dan brand yang memasarkan produknya melalui konten di Instagram. Apa saja fitur baru yang dimaksud? Simak di bawah ini yuk! Badges pada [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2020/06/susul-youtube-instagram-siapkan-3-fitur-monetisasi-konten/">Susul YouTube, Instagram Siapkan 3 Fitur Monetisasi Konten!</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>


</p>
<p>Meski masih dalam tahap uji coba, Instagram tampaknya bermaksud memaksimalkan <em>revenue</em> mereka dengan mengeluarkan 3 fitur terbaru untuk monetisasi konten, lho. Fitur ini diharapkan bisa menjadi keuntungan mutual bagi pihak IG, kreator konten, dan <em>brand</em> yang memasarkan produknya melalui konten di Instagram. Apa saja fitur baru yang dimaksud? Simak di bawah ini yuk!</p>
<figure id="attachment_2827" aria-describedby="caption-attachment-2827" style="width: 626px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/06/FREEPIK-1.jpg" alt="Ilustrasi Siaran Live IG yang kini bisa dimonetisasi bagi konten kreator dan brand." width="626" height="626" /><figcaption id="caption-attachment-2827" class="wp-caption-text">Ilustrasi Siaran Live IG yang kini bisa dimonetisasi. Credit image: Freepik.</figcaption></figure>
<p>


<p></p>


</p>
<ol class="wp-block-list">
<li><strong>Badges pada Siaran IG Live</strong></li>
</ol>
<p>


<p></p>


</p>
<p>Fitur satu ini sangat menguntungkan para kreator sekaligus diharapkan bisa meningkatkan <em>engagement</em> atau interaksi antara kreator dengan penggemar mereka. Instagram menyediakan <em>badge </em>atau lencana yang bisa dibeli oleh audiens untuk mendukung kreator favorit mereka. Bentuk dukungan dari <em>badge</em> ini yakni memunculkan lencana bersama dengan nama audiens yang membeli lencana tersebut, memprioritaskannya untuk naik ke kolom teratas. Dari perspektif penggemar atau audiens, hal ini tentu saja bertujuan untuk diperhatikan alias <em>dinotice</em> oleh kreator dan memperluas interaksi personal antara keduanya. <em>Badge</em> ini akan dihargai 0,99 dollar AS (Rp 14.600), 1.99 dollar AS (Rp 29.400), dan 4.99 dollar AS (Rp 73.700). Lencana ini hanya akan tersedia saat kreator yang dimaksud melakukan siaran Instagram Live, namun belum diketahui secara jelas mekanisme pembeliannya. Saat ini, fitur tersebut masih dalam tahap uji coba pada sebagian kecil kreator dan terbatas pada beberapa wilayah seperti Turki, Spanyol, Amerika Serikat, Jerman, Brazil, Italia, Meksiko, dan Perancis seperti dilansir The Verge.</p>
<p>


<p></p>


</p>
<ol class="wp-block-list" start="2">
<li><strong>Fitur Iklan pada IG TV</strong></li>
</ol>
<p>


<p></p>


</p>
<p>IGTV yang memiliki durasi maksimal 60 menit, kini akan disisipi iklan dari <em>brand-brand</em> tertentu sepanjang 15 detik. Sejauh ini, fitur iklan pada IGTV baru tersedia bagi pengguna <em>mobile</em> saja dan baru diuji coba untuk 200 kreator besar termasuk Lele Pons dan Adam Waheed yang bekerjasama dengan pengiklan besar seperti Sephora, Ikea, dan Puma. Mekanisme yang dibeberkan ke publik adalah pembagian keuntungan iklan sebesar 55 persen bagi kreator. </p>
<p>


<p></p>


</p>
<p>Nampaknya Instagram memiliki kebijakan yang cukup ketat seperti larangan mengumpat untuk konten yang dimonetisasi demi menjamin <em>brand safety. </em>Instagram mengaku selalu mengecek kualitas konten sebelum menyepakati monetisasi termasuk memastikan jumlah penonton IGTV cukup tinggi. Dalam konteks isu ini, tindakan moderasi konten juga dipertimbangkan. Meski saat ini masih mengandalkan moderasi Facebook, di masa depan diharapkan tindakan pencegahan seperti pemilahan konten oleh kombinasi manusia dan mesin dapat dilakukan agar iklan tidak sembarang ditampilkan pada konten yang konteksnya tidak sesuai. </p>
<p>


<p></p>


</p>
<ol class="wp-block-list" start="3">
<li><strong>Instagram Live Shopping</strong></li>
</ol>
<p>


<p></p>


</p>
<p>Live Shopping adalah fitur Instagram untuk menandai sebuah brand saat sedang melakukan siaran langsung dan menjual <em>merchandise</em> mereka. Kisaran bulan ini, fitur Live Shopping akan diuji coba pada konten kreator di Amerika Serikat. Fitur ini diharapkan bisa memperluas kerjasama dengan berbagai kreator, meningkatkan proses berbagi <em>insight</em> dan <em>engagement </em>dengan beragam brand, termasuk membantu kreator menemukan <em>brand </em>yang sejalan dengan audiens mereka.</p>
<figure id="attachment_2828" aria-describedby="caption-attachment-2828" style="width: 750px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/06/GEORIGGIA-DE-LOTZ-UNSPLASH.jpg" alt="Engagement konten jadi salah satu kriteria konten monetisasi instagram" width="750" height="500" /><figcaption id="caption-attachment-2828" class="wp-caption-text">Ilustrasi Engagement konten. Credit Image: Georiggia De Lotz/Unsplash.</figcaption></figure>
<p>Cari uang di Instagram makin dipermudah ya, yuk siapa nih para content creator yang tertarik?</p>
<p>


<p></p><p>The post <a href="https://101wired.com/2020/06/susul-youtube-instagram-siapkan-3-fitur-monetisasi-konten/">Susul YouTube, Instagram Siapkan 3 Fitur Monetisasi Konten!</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://101wired.com/2020/06/susul-youtube-instagram-siapkan-3-fitur-monetisasi-konten/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>YouTube Select, Program Baru yang Untungkan Brand dan Pengiklan</title>
		<link>https://101wired.com/2020/05/youtube-select-program-baru-yang-untungkan-brand-dan-pengiklan/</link>
					<comments>https://101wired.com/2020/05/youtube-select-program-baru-yang-untungkan-brand-dan-pengiklan/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Namira Yudhita]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 May 2020 08:18:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[Hot news]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Brand Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Digital Advertising]]></category>
		<category><![CDATA[Digital Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[YouTube]]></category>
		<category><![CDATA[YouTube Select]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://101wired.com/?p=2663</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menurut postingan pada official website mereka, YouTube mencoba merilis sebuah program baru yang membantu pengiklan mendapatkan lebih banyak penonton. Program ini diciptakan setelah melihat berbagai perusahaan berusaha mempertahankan pendapatan iklan di tengah keputusan mereka memangkas anggaran iklan sebagai akibat dari pandemi COVID-19.  Program ini akan menggantikan Google Preferred yang menjual paket penayangan iklan untuk ditampilkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2020/05/youtube-select-program-baru-yang-untungkan-brand-dan-pengiklan/">YouTube Select, Program Baru yang Untungkan Brand dan Pengiklan</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<p>Menurut postingan pada <em>official website</em> mereka, YouTube mencoba merilis sebuah program baru yang membantu pengiklan mendapatkan lebih banyak penonton. Program ini diciptakan setelah melihat berbagai perusahaan berusaha mempertahankan pendapatan iklan di tengah keputusan mereka memangkas anggaran iklan sebagai akibat dari pandemi COVID-19. </p>
<p></p>
<p></p>
<p>Program ini akan menggantikan Google Preferred yang menjual paket penayangan iklan untuk ditampilkan pada 5% channel YouTube berdasarkan popularitas dan engagement.</p>
<p></p>
<p></p>
<p>Menurut data yang dihimpun eMarketer, jaringan televisi konvensional di Amerika Serikat kehilangan pendapatan iklan mencapai 12 miliar dollar hingga pertengahan tahun 2020. Hal ini disebabkan banyak <em>brand </em>meminimalisir pengeluaran untuk pertandingan olahraga yang biasanya mendatangkan banyak keuntungan.</p>
<p></p>
<p></p>
<figure id="attachment_2666" aria-describedby="caption-attachment-2666" style="width: 1024px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/tubefilter.com_-1024x629.jpg" alt="Menurut Comscore, YouTube memiliki jangkauan dan jumlah penonton rumahan lebih tinggi dari gabungan 3 layanan streaming beriklan lainnya." width="1024" height="629" /><figcaption id="caption-attachment-2666" class="wp-caption-text">YouTube Select. Credit image: Tubefilter.com.</figcaption></figure>
<p>YouTube menjadi salah satu pilihan hiburan populer bagi sebagian besar orang. Tercatat ada 100 juta orang menonton YouTube via televisi hingga Maret 2020. Layanan digital dan streaming dipandang YouTube sebagai potensi untuk menarik berbagai pengiklan yang ingin menjangkau audiens televisi sekaligus fleksibilitas untuk segera mengakhiri kampanye iklan mereka.</p>
<p></p>
<p></p>
<p>YouTube Select menyediakan fitur bernama <em>line-ups </em>yang membantu pengiklan dan <em>brand </em> menemukan konten yang sesuai. <em>Line-ups </em>adalah campuran beragam paket konten mulai dari tema olahraga, teknologi, kecantikan dan mode, serta hiburan dan lainnya yang dirancang menurut relevansi dan kebutuhan secara lokal maupun global. Lineups ini mencakup YouTUbe Originals, live sports, film, berita, hingga beragam konten dari <em>creator </em>populer. Tahun ini, <em>line-ups </em>yang dirilis adalah <em>line-ups </em>Amerika Serikat yang bertujuan untuk memperluas jangkauan kampanye iklan dalam berbagai saluran yang terlah tersedia maupun saluran baru yang akan datang. </p>
<p></p>
<p></p>
<p>Pengiklan dapat menjangkau audiens baru dengan beragam cara menampilkan iklan pada laman teratas beragam kategori seperti fashion, sport, hingga hiburan atau pada <em>section </em>YouTube Kids, Sports, Music dan Originals melalui <em>sponsorship </em>dan program yang ditawarkan. YouTube Select menyediakan layanan untuk membeli paket-paket penayangan iklan untuk menjangkau penonton televisi, terlepas dari apakah mereka streaming video YouTube secara mandiri atau menontonnya via YouTube TV.</p>
<p></p>
<p></p>
<figure id="attachment_2665" aria-describedby="caption-attachment-2665" style="width: 484px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/charles-deluvio-unsplash.jpg" alt="YouTube Select memberikan opsi untuk menampilkan iklan pada konten khusus seperti YouTube Kids." width="484" height="501" /><figcaption id="caption-attachment-2665" class="wp-caption-text">Klien YouTube Select bisa menampilkan iklan di laman YouTube Kids. Credit image: Chares Deluvio Unsplash.</figcaption></figure>
<p>Keuntungan penggunaan YouTube Select adalah <em>brand suitability controls </em>alias kontrol kesesuaian merek yang akan menjamin <em>brand safety</em>. Pengiklan dan <em>brand </em>memiliki kebebasan dan kontrol penuh untuk menayangkan iklan mereka hanya pada video yang telah dikurasi oleh mesin dan diverikasi oleh manusia pada semua <em>line-ups</em>.</p>
<p></p>
<p></p>
<p>Untuk mendukung layanan <em>line-ups</em>, YouTube juga akan meluncurkan <em>Brand Lift Measurement</em> untuk membantu berbagai <em>brand </em>mengukur pencapaian mereka. Cukup menjanjikan, YouTube membeberkan bahwa <em>global lineups </em>meningkatkan <em>awareness</em> sebanyak 13% dan peningkatan minat pembelian sebanyak 9% pada 2019.</p>
<p></p>
<p></p>
<p>Meski awalnya didekasikan untuk wilayah Amerika Serikat, <em>line-up</em> YouTube Select ini akan tersedia untuk beberapa negara Eropa dan Asia Pasifik melalui Google Ads, Display &amp; Video 360 serta reservasi. Pengiklan atau perusahaan juga bisa menghubungi <em>team </em>Google Sales untuk mempelajari lebih lanjut mengenai metode pembelian yang tersedia di daerah mereka.</p>
<p></p><p>The post <a href="https://101wired.com/2020/05/youtube-select-program-baru-yang-untungkan-brand-dan-pengiklan/">YouTube Select, Program Baru yang Untungkan Brand dan Pengiklan</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://101wired.com/2020/05/youtube-select-program-baru-yang-untungkan-brand-dan-pengiklan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
