<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Clubhouse Archives - 101Wired</title>
	<atom:link href="https://101wired.com/tag/clubhouse/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://101wired.com/tag/clubhouse/</link>
	<description>Hi Peeps</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Mar 2021 05:23:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/cropped-101Wired_Square-32x32.png</url>
	<title>Clubhouse Archives - 101Wired</title>
	<link>https://101wired.com/tag/clubhouse/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Belum Sempat Jadi Raja, Clubhouse Harus Siap Ditikung Twitter Spaces</title>
		<link>https://101wired.com/2021/03/belum-sempat-jadi-raja-clubhouse-harus-siap-ditikung-twitter-spaces/</link>
					<comments>https://101wired.com/2021/03/belum-sempat-jadi-raja-clubhouse-harus-siap-ditikung-twitter-spaces/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Angga Tammara]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Mar 2021 05:23:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Clubhouse]]></category>
		<category><![CDATA[Twitter]]></category>
		<category><![CDATA[twitter spaces]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://101wired.com/?p=3530</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sejak bulan-bulan akhir tahun lalu, Twitter sudah membicarakan pengembangan fitur Space. Fitur yang masih dalam tahap pengujian ini, akan segera rilis dan menyaingi kepopuleran Clubhouse. Rencananya peluncuran Twitter Spaces menjadi sebuah fitur perpesanan audio yang dapat digunakan pada Tweets dan DM. Disisi lain, keseriusan Twitter dalam mengerjakan projek ini juga terlihat saat Twitter mengkonfirmasi akuisisi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2021/03/belum-sempat-jadi-raja-clubhouse-harus-siap-ditikung-twitter-spaces/">Belum Sempat Jadi Raja, Clubhouse Harus Siap Ditikung Twitter Spaces</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Sejak bulan-bulan akhir tahun lalu, Twitter sudah membicarakan pengembangan fitur Space. Fitur yang masih dalam tahap pengujian ini, akan segera rilis dan menyaingi kepopuleran Clubhouse. Rencananya peluncuran Twitter Spaces menjadi sebuah fitur perpesanan audio yang dapat digunakan pada Tweets dan DM.</p>



<p>Disisi lain, keseriusan Twitter dalam mengerjakan projek ini juga terlihat saat Twitter mengkonfirmasi akuisisi Breaker. Yang mana Breaker merupakan aplikasi <a href="https://en.wikipedia.org/wiki/Podcast" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><em>podcast</em> </a>yang berfokus pada interaksi social, hal ini diumumkan melalui <em>blog</em> resmi Breaker pada hari Senin (4/1/2021), dimana perusahaan menginformasikan bahwa tim mereka akan membantu membangun fitur Twitter Spaces yang baru.</p>



<p>Salah seorang pendiri Breaker, Leah Culver turut mengkonfirmasi dalam cuitannya.</p>



<p>&#8220;Pada kabar pekerjaan, Saya bergabung dengan Twitter untuk bantu membangun @TwitterSpaces! Walaupun saya akan sangat merindukan @breaker, saya sangat bersemangat untuk membantu menciptakan percakapan audio masa depan,&#8221; ungkap Culver melalui akun @leahculver.</p>



<p>Bagi Anda pengguna Breaker, aplikasi ini ditutup pada 15 Januari baik dari iOS dan Android dan jika Anda berminat berpindah haluan, Anda bisa mengikuti jejak sang pendiri yang telah menjadi bagian dari Twitter.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="528" height="200" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2021/02/image-1.png" alt="" class="wp-image-3532" srcset="https://101wired.com/wp-content/uploads/2021/02/image-1.png 528w, https://101wired.com/wp-content/uploads/2021/02/image-1-300x114.png 300w, https://101wired.com/wp-content/uploads/2021/02/image-1-260x98.png 260w, https://101wired.com/wp-content/uploads/2021/02/image-1-50x19.png 50w, https://101wired.com/wp-content/uploads/2021/02/image-1-150x57.png 150w" sizes="(max-width: 528px) 100vw, 528px" /><figcaption>Gambar: tek.id</figcaption></figure></div>



<p>CEO Breaker Erik Berlin mengungkapkan Twitter Spaces merupakan fitur baru yang menawarkan percakapan audio dalam waktu nyata melalui ruang virtual dengan pengguna lain. Dalam konteksnya, Space menyadari bahwa ada sesuatu yang hilang dalam sebuah percakapan teks. Mereka mencoba membuat sebuah komunikasi yang lebih kompleks dengan kembali membangun emosi dan kedekatan yang biasa didapatkan dalam percakapan suara.</p>



<p>Baca Juga: <a href="https://101wired.com/2020/06/09/fitur-terbaru-twitter-tweetmu-sekarang-bisa-dijadwalkan-lho/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Fitur Terbaru Twitter, Tweetmu Sekarang Bisa Dijadwalkan, Lho!</a></p>



<p>Tim juga mengungkapkan bahwa Space saat ini ada empat hal sedang dalam tahap pengujian&nbsp;yaitu reaksi&nbsp;<em>hand gestures</em>, transkripsi otomatis, pelaporan dan pemblokiran, dan membagikan Tweets di Space. Untuk bercuit lewat suara, nantinya pengguna Twitter dapat membuat ruang obrolan di mana saja dan siapapun dapat bergabung dalam percakapan. Pembuat ruang, dikenal dengan&nbsp;sebutan <em>host</em>, dapat mengatur siapa-siapa yang boleh berbicara. Space juga dilengkapi dengan emoji yang masih tahap perampungan.</p>



<p>Saat bergabung dalam ruang obrolan Spaces, pengguna dapat melihat member lain dalam daftar jumlah pengguna yang hadir. Tampilan Space nampaknya akan mirip dengan aplikasi Clubhouse. Hanyas aja &nbsp;jika pada aplikasi Clubhouse, daftar pendengar &#8211; pembicara yang hadir ditampilkan dalam susunan tiga kolom. Sedangkan Spaces tersusun dalam empat kolom.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img decoding="async" width="529" height="397" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2021/02/image-2-1.jpg" alt="" class="wp-image-3534" srcset="https://101wired.com/wp-content/uploads/2021/02/image-2-1.jpg 529w, https://101wired.com/wp-content/uploads/2021/02/image-2-1-300x225.jpg 300w, https://101wired.com/wp-content/uploads/2021/02/image-2-1-195x146.jpg 195w, https://101wired.com/wp-content/uploads/2021/02/image-2-1-50x38.jpg 50w, https://101wired.com/wp-content/uploads/2021/02/image-2-1-100x75.jpg 100w" sizes="(max-width: 529px) 100vw, 529px" /><figcaption>Gambar: Unsplash</figcaption></figure></div>



<p>Melansir The Verge, Twitter mengatakan bahwa orang pertama yang diberi akses di Spaces adalah perempuan dan orang-orang yang termarjinalkan. Fitur ini juga dikhawatirkan akan menjadi sarana pelanggaran etika dalam pelecehan dan kekerasan verbal. Untungnya, Space juga menyediakan fitur lapor dan blokir yang juga bisa digunakan dalam awal perilisan fitur.</p>



<p>Baca Juga: <a href="https://101wired.com/2021/02/26/terancam-aplikasi-viral-clubhouse-ternyata-belum-kantongi-izin-kominfo/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Terancam! Aplikasi Viral Clubhouse Ternyata Belum Kantongi Izin Kominfo</a></p>



<p>Dirancang sebagai sebuah fitur diskusi atau percakapan, maka tak heran fitur kontorl dalam Spaces akan menerangkan ‘status’ pengguna yang hadir. Pada bawah foto profil setiap pengguna yang hadir akan disematkan status sebagai keterangan apakah mereka host, pembicara, pendengar, atau pendengar yang meminta bergabung.<br><br></p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img decoding="async" width="528" height="346" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2021/02/image-2.png" alt="" class="wp-image-3535" srcset="https://101wired.com/wp-content/uploads/2021/02/image-2.png 528w, https://101wired.com/wp-content/uploads/2021/02/image-2-300x197.png 300w, https://101wired.com/wp-content/uploads/2021/02/image-2-223x146.png 223w, https://101wired.com/wp-content/uploads/2021/02/image-2-50x33.png 50w, https://101wired.com/wp-content/uploads/2021/02/image-2-114x75.png 114w" sizes="(max-width: 528px) 100vw, 528px" /><figcaption>Gambar: tekno.Kompas</figcaption></figure></div>



<p>Berdasarkan informasi dari situs resmi Twitter, Space juga akan aktif selama sesi percakapan masih terbuka, dan ruang tersebut akan menghillang jika sesi sudah selesai. Pihak Twitter akan menyimpan salinan Space selama 30 hari setelah selesai ditunjau, apakah ada pelanggaran Peraturan Twitter atau tidak.</p>



<p>Memang terlihat sebagai inovasi lainnya dalam dunia media sosial, tetapi lagi-lagi kabar dukanya adalah hanya pengguna sistem operasi berbasis iOS saja yang baru bisa menikmati fitur Space ini. Selain itu, akun Twitter yang &#8220;digembok&#8221; juga tidak dapat membuat Space, kalian hanya <em>tok bisa bergabung doang.</em><em></em></p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2021/03/belum-sempat-jadi-raja-clubhouse-harus-siap-ditikung-twitter-spaces/">Belum Sempat Jadi Raja, Clubhouse Harus Siap Ditikung Twitter Spaces</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://101wired.com/2021/03/belum-sempat-jadi-raja-clubhouse-harus-siap-ditikung-twitter-spaces/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terancam! Aplikasi Viral Clubhouse Ternyata Belum Kantongi Izin Kominfo</title>
		<link>https://101wired.com/2021/02/terancam-aplikasi-viral-clubhouse-ternyata-belum-kantongi-izin-kominfo/</link>
					<comments>https://101wired.com/2021/02/terancam-aplikasi-viral-clubhouse-ternyata-belum-kantongi-izin-kominfo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Kartika Aprilia]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Feb 2021 03:37:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hot news]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Clubhouse]]></category>
		<category><![CDATA[Izin]]></category>
		<category><![CDATA[Kominfo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://101wired.com/?p=3515</guid>

					<description><![CDATA[<p>Clubhouse, sebuah aplikasi baru yang sedang hangat diperbincangkan di beberapa kanal media sosial. Di Indonesia, terbukti tagar Clubhouse berhasil menjajaki barisan trending topik Twitter beberapa waktu lalu. Sejumlah publik figur di Indonesia berlomba memamerkan masing-masing akun Clubhouse miliknya. Lalu, seperti apa aplikasi Clubhouse dan bagaimana cara penggunaannya? Clubhouse adalah aplikasi media sosial berbasis audio-chat. Clubhouse [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2021/02/terancam-aplikasi-viral-clubhouse-ternyata-belum-kantongi-izin-kominfo/">Terancam! Aplikasi Viral Clubhouse Ternyata Belum Kantongi Izin Kominfo</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Clubhouse_(aplikasi)" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Clubhouse</a>, sebuah aplikasi baru yang sedang hangat diperbincangkan di beberapa kanal media sosial<em>.</em> Di Indonesia, terbukti tagar Clubhouse berhasil menjajaki barisan trending topik Twitter beberapa waktu lalu. Sejumlah publik figur di Indonesia berlomba memamerkan masing-masing akun Clubhouse miliknya. Lalu, seperti apa aplikasi Clubhouse dan bagaimana cara penggunaannya?</p>



<p>Clubhouse adalah aplikasi media sosial berbasis audio-chat. Clubhouse sendiri sudah rilis sejak Maret 2020. Penciptanya adalah Paul Davison dan Rohan Seth yang dikembangkan oleh Alpha Exploration Co. Pada aplikasi Clubhouse, Anda dapat mendengarkan percakapan, berdiskusi virtual, atau hanya mengobrol santai dengan sesama anggota lain yang bergabung.&nbsp; Clubhouse didirikan untuk menghubungkan orang-orang dalam &#8220;percakapan yang bermakna&#8221;.</p>



<p>Aplikasi ini menjadi melejit dalam sekejap setelah kemunculan CEO Tesla, Elon Musk membagikan sesi perbincangannya di kanal YouTube <em>‘Tesla Owners Online’</em>. Tak hanya Elon Musk, sejumlah tokoh elit, publik figur, dan <em>influencer</em> seperti Mark Zuckerberg, Kevin Hart, Kanye West, Drake, Ashton Kutcher, dan jejeran tokoh terkenal lainnya tertarik menggunakan aplikasi ini.</p>



<p>Baca Juga: <a href="https://101wired.com/2021/02/22/tidak-sembarang-orang-inilah-daya-tarik-dari-clubhouse/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Tidak Sembarang Orang! Inilah Daya Tarik dari Clubhouse</a></p>



<p>Aplikasi ini menjadi media sosial yang eksklusif lantaran Anda hanya bisa diundang untuk bisa bergabung. Setiap pengguna hanya dapat mengirim dua undangan. Jika jatah undangan telah terpakai semua, maka pengguna baru bisa bergabung dengan ikut ‘<em>waiting list’</em>. Pengguna yang bergabung perlu menyimpan nomor pengguna lainnya ke dalam daftar kontak pribadi.</p>



<p>Pengguna Clubhouse memiliki pilihan untuk ‘mengangkat tangan’ ketika mereka ingin bergabung dalam diskusi, tetapi pembuat ruanganlah yang memutuskan siapa yang akan mereka izinkan untuk berbicara dan pada interval apa.</p>



<p>Untuk saat ini, aplikasi ini hanya tersedia bagi pengguna iPhone. Sedangkan pengguna Android tampaknya harus bersabar menunggu agar bisa menggunakan aplikasi ini, dikarenakan belum ada informasi detail mengenai jadwal perilisan <em>Clubhouse</em> versi Android.</p>



<p>Berdasarkan laporan terbaru, aplikasi <em>Clubhouse</em> telah diunduh sebanyak lebih dari 8 juta kali pada Apple App Store. Lebih lanjut, aplikasi tersebut telah mencuri perhatian di sejumlah negara seperti Inggris, Jerman, Jepang, Brazil, dan Turki.</p>



<p>Tak hanya digandrungi tokoh terkenal luar, beberapa tokoh terkenal di Indonesia tampak telah menggunakan platform media sosial tersebut.</p>



<p><img loading="lazy" decoding="async" src="https://lh5.googleusercontent.com/ZSST5nsoyTDIGEKerhUGTMqLmcZf-fLZXg7NWX2ck71mLiJj9fp9nwBvtUtbD07yoC06K1lyEH4xPvtXkFXVZoRx-Ryhdh7-9nWrjjgWOyvtAFJrdgELOdW5cgXJ7KopDEbgp2MR" width="602" height="372"></p>



<p class="has-text-align-center">cr : Twitter/@JeromePolin</p>



<p>Jerome Polin, Influencer Indonesia membagikan tampilan ruang diskusi virtualnya di Clubhouse dan mengunggahnya pada akun Twitternya. Pada sesi ruang tersebut, dihadiri beberapa tokoh kenamaan lainnya, seperti Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Ernest Prakarsa, Faldo Maldini dan Komika Pandji. Namun, dibalik ketenaran aplikasi ini, benarkah Clubhouse terancam diblokir di Indonesia? Apa alasannya?</p>



<p>Dilansir dari Siaran Pers Kominfo RI, Merespons adanya isu pendaftaran aplikasi obrolan radio (radio chat) Clubhouse, Jubir Kementerian Kominfo menegaskan bahwa aplikasi itu belum terdaftar di Kementerian Kominfo. &#8220;Clubhouse belum terdaftar di kominfo dan kami harap dapat mendaftar sesuai ketentuan dalam PM 5/2020,&#8221;. Tegasnya.</p>



<p>Kewajiban melakukan pendaftaran bagi PSE Lingkup Privat dilakukan sebelum sistem elektronik mulai digunakan oleh pengguna. &nbsp; &#8220;Masa pendaftaran adalah 6 bulan sejak PM diundangkan pada tanggal 24 November 2020. Ketentuan ini berlaku untuk semua PSE, tidak hanya Clubhouse,&#8221; tambah Jubir Kementerian Kominfo.</p>



<p>Dalam<a href="https://jdih.kominfo.go.id/produk_hukum/view/id/759/t/peraturan+menteri+komunikasi+dan+informatika+nomor+5+tahun+2020" target="_blank" rel="noreferrer noopener"> Peraturan Menteri Kominfo No 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat</a>, kewajiban itu juga mencakup PSE yang menyediakan, mengelola, dan/atau mengoperasikan layanan komunikasi meliputi namun tidak terbatas pada pesan singkat, panggilan suara, panggilan video, surat elektronik, dan percakapan dalam jaringan dalam bentuk platform digital, layanan jejaring dan media sosial.</p>



<p>Menurut Jubir Dedy Permadi, aplikasi yang tidak terdaftar akan mendapatkan pemutusan akses berupa&nbsp; tindakan pemblokiran akses, penutupan akun dan/atau penghapusan konten. Tujuan pendaftaran itu dimaksudkan untuk menjaga ruang digital Indonesia lebih sehat dan melindungi warganet sebagai pengguna aplikasi.</p>



<p>Dengan demikian Deddy berharap <em>Clubhouse </em>segera mengantongi izin mengoperasikan layanan aplikasinya hingga aplikasi ini dapat digunakan secara legal di Indonesia. Dari tenggat waktu yang telah ditetapkan dari Kominfo, artinya <em>Clubhouse </em>masih memiliki waktu untuk mengurus legalitas aplikasinya hingga bulan Mei mendatang, hal ini terhitung dari peraturan tersebut diberlakukan pada 24 November 2020 lalu.</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2021/02/terancam-aplikasi-viral-clubhouse-ternyata-belum-kantongi-izin-kominfo/">Terancam! Aplikasi Viral Clubhouse Ternyata Belum Kantongi Izin Kominfo</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://101wired.com/2021/02/terancam-aplikasi-viral-clubhouse-ternyata-belum-kantongi-izin-kominfo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tidak Sembarang Orang! Inilah Daya Tarik dari Clubhouse</title>
		<link>https://101wired.com/2021/02/tidak-sembarang-orang-inilah-daya-tarik-dari-clubhouse/</link>
					<comments>https://101wired.com/2021/02/tidak-sembarang-orang-inilah-daya-tarik-dari-clubhouse/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Angga Tammara]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Feb 2021 03:47:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[Hot news]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[App]]></category>
		<category><![CDATA[Clubhouse]]></category>
		<category><![CDATA[Elon Musk]]></category>
		<category><![CDATA[platform]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://101wired.com/?p=3461</guid>

					<description><![CDATA[<p>Warganet bakal tambah pusing atau tambah seneng yah, dengan adanya pendatang baru didunia media sosial? Karena ada sebuah platform klub khusus yang dinamakan Clubhouse yang mungkin tidak lama lagi akan masuk berbaris bersama media sosial lain yang sudah ada. Di Amerika sendiri, Clubhouse sudah dikenal sejak Maret 2020 lalu. Platform yang merupakan aplikasi obrolan suara [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2021/02/tidak-sembarang-orang-inilah-daya-tarik-dari-clubhouse/">Tidak Sembarang Orang! Inilah Daya Tarik dari Clubhouse</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Warganet bakal tambah pusing atau tambah seneng yah, dengan adanya pendatang baru didunia media sosial? Karena ada sebuah platform klub khusus yang dinamakan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Clubhouse_(aplikasi)" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Clubhouse </a>yang mungkin tidak lama lagi akan masuk berbaris bersama media sosial lain yang sudah ada.</p>



<p>Di Amerika sendiri, Clubhouse sudah dikenal sejak Maret 2020 lalu. Platform yang merupakan aplikasi obrolan suara ini mulai digemari oleh banyak orang, bahkan di tahun 2021 ini tercatat telah 5 juta pengguna yang bergabung bersama Clubhouse.</p>



<p>Itu artinya hanya ada 5 juta pengguna istimewa yang berhasil masuk kedalam klub khusus ini. Kenapa istimewa? Persyaratan menjadi user di Clubhouse berbeda dengan media sosial lainnya. Kita mungkin dapat mengunduh aplikasi ini, tetapi untuk bergabung dalam ruang diskusi didalamnya, kita membutuhkan undangan yang terbatas.&nbsp;</p>



<p class="has-text-align-center"><img loading="lazy" decoding="async" width="529" height="352" src="https://lh3.googleusercontent.com/7tnFmQo_iBzReaaZeuSUmBrSEi8oRIgG-6l2JXKYqMMqVlgs80572v5-MJvhwSC6WFqJAC9mVj9Pk-CuJYnPbmaxwxWvGatd8fM32F80aWlmAvUOKAbDKdox1MMsbr2XzyomRRc"></p>



<p class="has-text-align-center">Gambar: Unsplash</p>



<p>Seperti yang diberitakan oleh The Guardian, di negara China undangan untuk bergabung di Clubhouse bahkan diperjualbelikan di<em> e-commerce</em>. Tetapi tak perlu heran. Tidak cuma di China, kabarnya ‘bisnis’ serupa juga sudah mulai ada di <em>e-commerce</em> Indonesia. Undangan-undangan ini diperjualbelikan dengan rentang harga antara Rp. 99.000 hingga Rp. 250.000. Ketersediaannya jelas terbatas, sebab setiap member yang telah bergabung hanya diberi maksimal dua undangan saja untuk mengajak member baru.&nbsp;</p>



<p>Baca Juga: <a href="https://101wired.com/2020/06/30/tools-ini-bikin-remote-meeting-tetap-efektif/">Tools ini Bikin Remote Meeting Tetap Efektif!</a></p>



<p>Lantas apakah platform ini akan semenarik kedengarannya? Di Indonesia mungkin saja! Menyunting laman Lokadata.id, Wicaksono selaku praktisi media sosial berpendapat aplikasi Clubhouse semakin populer karena digunakan oleh orang berpengaruh yaitu Elon Musk.&nbsp; Bahkan beberapa kali bos TESLA ini bercuit dalam twitternya dengan menyebut nama Clubhouse, sekaligus ia juga mengajak Presiden Rusia untuk juga bergabung dalam ruang diskusinya. Lewat aksinya ini, dikabarnya banyak CEO perusahaan yang juga mulai bergabung menjadi anggota dalam Clubhouse. Itu artinya, saat ini para pengguna Clubhouse sebagian besar adalah orang-orang penting dan berpengaruh.&nbsp;</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img decoding="async" src="https://lh4.googleusercontent.com/XRGcXKliUpaiST-l6rzE1zQbuH97f6LhbIdATuhHW2QKs3s3QsSaWTMOCBcbKV38kgy8lvDE5pyd7usL7kJxGcr6WZHYorXzjPT-3N5q6JZhwifUYGtcJ7a2ncQ4ehp0gUSy6Ks" alt=""/></figure></div>



<p class="has-text-align-center">Gambar : Suara.com</p>



<p>Wicaksono menambahkan bahwa pengguna Clubhouse Indonesia dipengaruhi oleh rasa penasaran dan <em>Fear of Missing Out</em> (FOMO) alias takut ketinggalan tren.&nbsp; Yang pada akhirnya membuat Clubhoue makin kian populer. “Tampaknya Clubhouser Indonesia menyukai servis Clubhouse yang mengakomodasi tabiat orang Indonesia yang suka&nbsp;curhat, gosip, dan&nbsp;ngobrol&nbsp;tentang apa pun,” katanya.</p>



<p>Dengan begitu bisa dikatakan tidak sia-sia usaha Paul Davision dan Rohan Seth dalam mendirikan Clubhouse. Paul Davision selaku enterpreneur Silicon Valley dan Rohan Seth yang adalah mantan pegawai Google, mendapat suntikan investasi USD 12 juta dari Andreessen Horowitz pada Mei 2020, ketika pengguna aplikasi tersebut baru 1.500 orang. Clubhouse sendiri dikembangkan oleh perusahaan software bernama Alpha Exploration Co. Sekalipun Saat ini aplikasi Clubhouse hanya tersedia dan bisa di download di Appstore iOS saja, pengembang dari Aplikasi Clubhouse ini sudah merekrut sejumlah developer untuk menggarap versi Android. Jika dengan 5 juta pengguna saja telah melambungan valuasi Clubhouse hingga mencapai sekitar USD 1 miliar, bagaimana nanti saat aplikasi versi Android telah rampung? Siapa bisa menduga.</p>



<p>Sekalipun mengusung eksklusifitas yang tinggi dengan basis audio saja, Clubhouse nampak telah berhasil menarik minat banyak orang. Karena mungkin tak selamanya gambar dan video menjadi sarana bersosialisasi, kali ini biarkan sebuah suara saja yang memainkan peranannya seperti pada waktu mengenal seseorang saat sebuah channel radio favorit sedang mengudara.</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2021/02/tidak-sembarang-orang-inilah-daya-tarik-dari-clubhouse/">Tidak Sembarang Orang! Inilah Daya Tarik dari Clubhouse</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://101wired.com/2021/02/tidak-sembarang-orang-inilah-daya-tarik-dari-clubhouse/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
