<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>COVID-19 Archives - 101Wired</title>
	<atom:link href="https://101wired.com/tag/covid-19/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://101wired.com/tag/covid-19/</link>
	<description>Hi Peeps</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Jul 2020 09:53:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/cropped-101Wired_Square-32x32.png</url>
	<title>COVID-19 Archives - 101Wired</title>
	<link>https://101wired.com/tag/covid-19/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Telemedicine, Masa Depan Layanan Kesehatan New Normal?</title>
		<link>https://101wired.com/2020/07/telemedicine-masa-depan-layanan-kesehatan-new-normal/</link>
					<comments>https://101wired.com/2020/07/telemedicine-masa-depan-layanan-kesehatan-new-normal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Namira Yudhita]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2020 09:10:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hot news]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[COVID-19]]></category>
		<category><![CDATA[New Normal]]></category>
		<category><![CDATA[Telemedicine]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://101wired.com/?p=3290</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menjaga kesehatan menjadi aspek penting selama masyarakat melakukan lockdown dan social distancing. Mengikuti pola konsumsi yang bergeser ke digital, semua sektor bergerak dengan strategi online. Tak terkecuali sektor kesehatan. Kini, semakin banyak layanan kesehatan yang dilakukan secara daring, alias telemedicine. Apakah konsultasi digital ini merupakan masa depan kesehatan di era new normal? Apa yang Berubah [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2020/07/telemedicine-masa-depan-layanan-kesehatan-new-normal/">Telemedicine, Masa Depan Layanan Kesehatan New Normal?</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Menjaga kesehatan menjadi aspek penting selama masyarakat melakukan lockdown dan social distancing. Mengikuti pola konsumsi yang bergeser ke digital, semua sektor bergerak dengan strategi online. Tak terkecuali sektor kesehatan. Kini, semakin banyak layanan kesehatan yang dilakukan secara daring, alias telemedicine. Apakah konsultasi digital ini merupakan masa depan kesehatan di era new normal?</p>



<h3 class="wp-block-heading">Apa yang Berubah pada New Normal?</h3>



<p>Budaya new normal dapat diartikan sebagai upaya pembiasaan diri untuk “hidup bersama” COVID-19. Keamanan dari resiko penularan virus COVID-19 akan menjadi penting. Bahkan, menjadi pertimbangan utama publik dalam melakukan berbagai transaksi.&nbsp;</p>



<p>Hal ini tampaknya mulai menjadi pertimbangan banyak perusahaan. Survei ICIO Community bertajuk ‘Indonesia CIO Priorities Survey During Pandemic COVID 19 &amp; Beyond’ menunjukkan banyak perusahaan mulai memikirkan potensi transformasi ke arah digital. Survei yang dilakukan tanggal 12 Juni hingga 15 Juni 2020 ini melibatkan 50 CIO (Chief Information Officer) dari berbagai industri mulai dari logistik, telekomunikasi, asuransi, manufaktur, layanan kesehatan dan masih banyak lagi.</p>



<p>Rupanya, sebanyak 57 % dari responden, menyatakan bahwa perubahan model bisnis baru berbasis digital harus segera dilakukan jika perusahaan atau organisasi mereka ingin bertahan dan bisa terus tumbuh.&nbsp;</p>



<p>Sejak pandemi, semakin banyak orang yang peduli pada kesehatan mereka. Masyarakat semakin punya kecenderungan <em>patient-centric</em>: mereka haus akan akses informasi dan data kesehatan mereka mulai dari keputusan rawat inap hingga alternatif pengobatan yang bisa dipilih. Keputusan medis sering kali dibuat bersama antara dokter dengan pasien.&nbsp;</p>



<p>Kesadaran ini semakin mendorong perubahan pada sektor kesehatan. Mereka tak lagi berfokus pada layanan kuratif, tapi juga menjadikan promotif, preventif, dan rehabilitatif sebagai prioritas layanan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Tumbuhnya Telemedicine di Tengah Pandemi</h3>



<p><p>Salah satu cara yang diadaptasi layanan kesehatan dalam new normal adalah telemedicine alias pengobatan jarak jauh. Seperti yang kita ketahui, rumah sakit sedang memprioritaskan pasien corona. Dari segi pengguna layanan kesehatan, mereka yang hendak berobat juga memiliki kekhawatiran lebih tinggi untuk menyambangi kawasan tersebut. Telemedicine memfasilitasi mereka yang ingin berobat namun menghindari kontak di rumah sakit maupun klinik.</p>
<figure id="attachment_3294" aria-describedby="caption-attachment-3294" style="width: 807px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/07/apps-main-mobile.png" alt="Aplikasi Halodoc termasuk salah satu layanan kesehatan yang populer selama masa pandemi" width="807" height="664"><figcaption id="caption-attachment-3294" class="wp-caption-text">Tampilan aplikasi Halodoc. Credit image: Halodoc.</figcaption></figure></p>



<p>Beragam platform telemedicine di Indonesia semakin populer dan diminati sejak pandemi. Menurut CEO Halodoc, layanan telemedicine di aplikasi mereka meningkat hingga 600% terutama pada segmen konsultasi dokter dan pengantaran obat. Halodoc juga mencatat kenaikan pengguna layanan rapid test dan PCR hingga 100.000 pengguna. Seperti yang diketahui, saat ini ada beberapa aplikasi kesehatan yang telah terdaftar di Indonesia seperti Halodoc, KlikDokter, maupun AloDokter.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Kepopuleran Telemedicine sebagai Ladang Bisnis Baru&nbsp;</h3>



<p><p>Pemerintah juga mulai bekerjasama dengan layanan kesehatan daring untuk mengoptimalkan sektor kesehatan di tengah pandemi. Menurut laman COVID19.go.id, pemerintah sangat menganjurkan masyarakat untuk berobat secara online melalui Telemedicine Association atau Atensi. Atensi terdiri atas 12 layanan perusahaan kesehatan digital yang menyediakan fasilitas konsultasi medis secara daring. Kabarnya, telah ada lebih dari 300 ribu masyarakat yang sudah memanfaatkan layanan ini.</p>
<figure id="attachment_3293" aria-describedby="caption-attachment-3293" style="width: 683px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/07/Anna-Shvets-Pexels-683x1024.jpeg" alt="Ilustrasi konsultasi kesehatan daring yang banyak dilakukan via video call dan foto" width="683" height="1024"><figcaption id="caption-attachment-3293" class="wp-caption-text">Ilustrasi konsultasi kesehatan daring. Credit image: Anna Shvets/Pexels.</figcaption></figure></p>



<p>Pemerintah pun bekerja sama dengan Halodoc dalam aplikasi PeduliLindungi. Aplikasi yang fungsi utamanya memiliki tracing dan tracking pasien COVID-19 ini sekarang juga menyediakan layanan kesehatan daring. Untuk mengakses layanan telemedicina Halodoc di aplikasi PeduliLindungi, pengguna bisa menekan tombol Periksa Diri pada beranda. Nantinya, pengguna akan diarahkan masuk ke Halodoc pada bagian Konsultasi Dokter.</p>



<p>Perkembangan terakhir usaha pemerintah Indonesia dalam bidang telemedicine tampak dalam kerjasama mereka dengan pemerintah Inggris pada 22 Juni 2020. Nantinya, kerja sama tersebut akan meliputi pelayanan kesehatan, pencegahan dan pengontrolan penyakit, hingga pengembangan riset, tenaga, dan teknologi di bidang kesehatan.</p>



<p><p>Indonesia bahkan telah menyetujui kolaborasi dalam digitalisasi pelayanan kesehatan <em>telemedicine </em>berbasis komunitas. Kerjasama penanganan COVID-19 akan dilakukan melalui teknologi big data dan artificial intelligence sebagai metode berbagi data.</p>
<figure id="attachment_3296" aria-describedby="caption-attachment-3296" style="width: 750px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/07/Kai-Pilger-Unsplash.jpg" alt="Ilustrasi aplikasi telemedicine di berbagai negara" width="750" height="500"><figcaption id="caption-attachment-3296" class="wp-caption-text">Ilustrasi aplikasi telemedicine. Credit image: Kai Pilger/Unsplash.</figcaption></figure></p>



<p>Kepopuleran aplikasi Telemedicine juga menjadi ladang bagi perusahaan dari sektor lain untuk menjalin afiliasi.&nbsp;</p>



<p>Aplikasi dompet digital DANA baru-baru ini menggandeng YesDok sebagai fitur tambahan pada aplikasi mereka. Pembayaran akan dilakukan melalui saldo dana. Pengguna yang ingin memulai konsultasi bisa memulainya lewat menu Health. Konsultasi ini dilakukan lewat panggilan video pada browser. Proses pembelian dan pengantaran obat juga dapat dilakukan dalam satu layanan.</p>



<p><p>Serupa dengan DANA, sektor pariwisata tak mau ketinggalan. Traveloka melihat telemedicine sebagai peluang untuk meningkatkan komitmen kesehatan mereka. Traveloka, mengumumkan kerja sama dengan sejumlah penyedia layanan kesehatan terkemuka seperti Prodia, Klinik Pintar, dan Biotest untuk menghadirkan layanan Tes COVID-19 dalam platformnya.&nbsp; Hadirnya layanan ini menjadikan Traveloka sebagai platform satu pintu yang memungkinkan pengguna untuk tidak saja memesan tiket pesawat, namun juga sekaligus memenuhi kewajiban protokol kesehatan selama perjalanan.&nbsp;</p>
<figure id="attachment_3292" aria-describedby="caption-attachment-3292" style="width: 675px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/07/1677513849p.jpg" alt="Tes Rapid Traveloka untuk menjjaga penggunanya tetap aman selama berwisata" width="675" height="338"><figcaption id="caption-attachment-3292" class="wp-caption-text">Tes Rapid Traveloka. Credit image: traveloka.com</figcaption></figure></p>



<p>Layanan Tes COVID-19 yang mencakup layanan uji tes PCR (Polymerase Chain Reaction) dan Rapid Test ini dapat diakses melalui Traveloka Xperience pada kategori produk Pelengkap Travel (Travel Essentials). Saat ini, layanan dari Traveloka ini dapat diakses para pengguna yang berada di 44 kota dan kabupaten di Indonesia melalui aplikasi, website, maupun mobile web Traveloka secara bertahap mulai tanggal 10 Juni 2020.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Hambatan Penerapan Telemedicine di Masa Depan&nbsp;</h3>



<p>Meski semakin populer, penerapan telemedicine ini tampaknya masih perlu banyak adaptasi dan pembenahan. Menurut<a href="https://theconversation.com/telekonsultasi-medis-meningkat-pesat-saat-pandemi-covid-19-tapi-muncul-tiga-masalah-baru-140228"> survei The Conversation</a> yang melibatkan 22 dokter umum dan spesialis di berbagai daerah di Indonesia, ada beberapa temuan yang berpotensi memunculkan masalah.&nbsp;</p>



<p><p>Pertama, platform yang populer dipakai untuk layanan telemedicine ternyata justru aplikasi WhatsApp. Pada sisi lain, isu ini belum diatur dalam regulasi di Indonesia terkait dengan pengawasan sistematis untuk prosedur yang dilakukan.Peraturan No. 74 Tahun 2020 tentang Kewenangan Klinis dan Praktik Kedokteran Melalui Telemedicine pada Masa Pandemi COVID-19 di Indonesia hanya berlaku saat pandemi, namun bagaimana dengan keberlangsungan praktik semacam ini di masa depan?</p>
<figure id="attachment_3295" aria-describedby="caption-attachment-3295" style="width: 1024px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/07/Edward-Jenner-Pexels-1024x682.jpeg" alt="Ilustrasi telemedicine menggunakan video call" width="1024" height="682"><figcaption id="caption-attachment-3295" class="wp-caption-text">Ilustrasi telemedicine. Credit image: Edward Jenner/Pexels.</figcaption></figure></p>



<p>Isu keamanan dan kerahasiaan data seperti rekam medis pasien menjadi isu yang berpotensi menjadi masalah selama telemedicine dilakukan dalam aplikasi percakapan, bukan platform e-health yang telah terdaftar dan memiliki izin.</p>



<p>Kedua, telemedicine yang melibatkan video dan foto belum tentu bisa menyelesaikan suatu permasalahan medis. Selain masalah keamanan data yakni potensi tersebarnya percakapan, akurasi medis juga bisa terganggu. Hal ini karena tidak adanya pemeriksaan langsung yang dapat meningkatkan subjektivitas dokter maupun pasien sehingga terjadi terapi yang tidak tepat.</p>



<p>Ketiga, secara akses internet dan teknologi, tentu layanan ini tak bisa didapatkan oleh semua orang. Beberapa masyarakat di pedalaman masih menyukai tatap muka dan mungkin belum mampu beradaptasi dengan platform semacam ini.</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2020/07/telemedicine-masa-depan-layanan-kesehatan-new-normal/">Telemedicine, Masa Depan Layanan Kesehatan New Normal?</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://101wired.com/2020/07/telemedicine-masa-depan-layanan-kesehatan-new-normal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apa Itu Digital Detox dan Kapan Kamu Memerlukannya</title>
		<link>https://101wired.com/2020/07/apa-itu-digital-detox-dan-kapan-kamu-memerlukannya/</link>
					<comments>https://101wired.com/2020/07/apa-itu-digital-detox-dan-kapan-kamu-memerlukannya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Namira Yudhita]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2020 06:10:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[COVID-19]]></category>
		<category><![CDATA[Digital Detox]]></category>
		<category><![CDATA[Stay Home]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://101wired.com/?p=3269</guid>

					<description><![CDATA[<p>COVID-19 memaksamu beradaptasi dengan beragam budaya baru. Sebut saja self-quarantine, work from home, dan hal-hal yang membatasimu bertemu dengan orang atau keluar rumah. Budaya ini membuat kita mengandalkan teknologi untuk komunikasi atau mencari hiburan. Namun, ketergantungan ini ternyata bisa jadi siklus baru yang nggak sehat.&#160; Tech Stress dan Tanda-Tandanya Apakah kamu panik kalau baterai ponselmu [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2020/07/apa-itu-digital-detox-dan-kapan-kamu-memerlukannya/">Apa Itu Digital Detox dan Kapan Kamu Memerlukannya</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>COVID-19 memaksamu beradaptasi dengan beragam budaya baru. Sebut saja self-quarantine, work from home, dan hal-hal yang membatasimu bertemu dengan orang atau keluar rumah. Budaya ini membuat kita mengandalkan teknologi untuk komunikasi atau mencari hiburan. Namun, ketergantungan ini ternyata bisa jadi siklus baru yang nggak sehat.&nbsp;</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Tech Stress dan Tanda-Tandanya</strong></h3>



<p>Apakah kamu panik kalau baterai ponselmu tinggal sedikit? Apakah proses charging laptop membuatmu kebingungan mencari alternatif kegiatan? Apakah kamu tidak bisa berhenti scroll beragam media sosial?</p>



<p>Bisa jadi kamu mulai menderita <em>tech stress. </em>Hal ini ditunjukkan dengan impuls, kebiasaan, dan frustrasi yang disebabkan oleh pemakaian teknologi. Hal ini sekaligus menunjukkan betapa signifikannya peran teknologi terhadap kesehatan fisik dan mental.</p>



<p>Coba pahami dan rasakan apakah kamu mulai mengalami 4 tanda ini:</p>



<ol class="wp-block-list">
<li>Kamu tidak bisa berpisah dengan ponselmu. Perpisahan beberapa menit membuatmu khawatir dan pusing. Kamu merasa tidak nyaman dan tidak bisa melakukan apapun? Wah, ini salah satu tanda kecanduan ponsel yang bisa memicu tech stress.</li>
<li>Tidak ada notifikasi, tapi kamu tidak bisa berhenti scroll feed Instagram, Facebook, atau media sosial lain. </li>
<li>Selalu online. Itu statusmu mulai dari bangun dari tidur hingga menjelang tidur. Kamu tidak bisa memahami kenapa temanmu tidak segera membalas pesanmu.</li>
<li>Kamu memegang ponselmu selama makan. Kamu berkomunikasi dengan anggota keluarga atau teman serumah melalui ponsel, padahal kalian sedang bersama.</li>
</ol>
<figure id="attachment_3275" aria-describedby="caption-attachment-3275" style="width: 799px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/07/obi-onyeador-unsplash.jpg" alt="Ilustrasi tech stress selama karantina COVID-19 dari rumah" width="799" height="500" /><figcaption id="caption-attachment-3275" class="wp-caption-text">Ilustrasi tech stress. Credit image: Obi Onyeador/Unsplash.</figcaption></figure>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Solusi Atasi Tech Stress: Digital Detox</strong></h3>



<p>Erin MacNeil, Director of Wellness di Asaya Hong Kong menyebut <a href="https://hk.asiatatler.com/life/how-to-digital-detox-expert-advice">digital detox </a>sebagai “menciptakan jarak dan kesadaran mengenai perangkat dan <em>platform </em>yang kita gunakan setiap hari”.</p>



<p>Individu hanya menggunakan 5% kesadaran setiap harinya. Sementara, 95% lainnya membuat kita tanpa sadar menyerap apa yang ada di sekitar kita. Mulai dari hal-hal baik hingga buruk. Bagi orang yang peka atau sensitif, hal ini bisa berakibat buruk pada kesehatan mental mereka.</p>



<p>MacNeil menekankan pentingnya mengubah frekuensi penggunaan perangkat digital. Menurutnya, hal ini akan memberikan efek yang berbeda terhadap apa yang kita rasakan.</p>



<p><p>Ia menekankan pentingnya menjaga jarak dengan perangkatnya. Melakukan hal ini secara otomatis memberikan kontrol dan perasaan bebas atas kehidupan.</p>
<figure id="attachment_3274" aria-describedby="caption-attachment-3274" style="width: 750px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/07/maxim-ilyahov-unsplash.jpg" alt="Ilustrasi multitasking dengan gadget yang menimbulkan stress" width="750" height="500"><figcaption id="caption-attachment-3274" class="wp-caption-text">Ilustrasi multitasking dengan gadget, Credit image: Maxim Ilyahov/Unsplash.</figcaption></figure></p>



<p>Manfaat digital detox pun tak hanya sampai di situ. Membatasi <em>screentime </em>dapat meningkatkan kualitas tidur, energi. Dari segi emosional, hal itu juga meningkatkan kehadiran kognitif, mengurangi kecemasan. Digital detox juga membuat kita bisa lebih fokus pada orang-orang tersayang.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Langkah-langkah Melakukan Digital Detox</strong></h3>



<p>Bagaimana memulai digital detox dan berapa waktu yang diperlukan? Secara umum, waktu yang dianjurkan adalah 30 hari. Meski begitu, bagi yang merasa kesulitan bisa memulai secara bertahap selama 7 hari.</p>



<p>Ada beberapa cara melakukan digital detox: Hal ini seperti yang telah ditekankan berulang kali oleh MacNeil. Batas dalam hal ini terkait dengan frekuensi dan jangkauan. Terkait ponsel, kamu bisa sesekali menyembunyikannya agar benda itu tak menjadi pusat perhatianmu. Jangan meletekannya di samping tempat tidur, agar membuka ponsel tak jadi kebiasaan.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Ciptakan batas</h4>



<p>Batas ini juga bisa diterapkan dalam penggunaan aplikasi. Kamu bisa menghapus aplikasi yang dirasa terlalu menyita fokus. Hal ini bakal membuatmu nggak berusaha mencari mereka lagi. Perlunya mengunduh ulang bisa mencegahmu menghabiskan waktu terlalu lama di aplikasi itu.</p>



<p>Penggunaan lain terkait konsumsi informasi. Batasi konsumsi informasi negatif karena hal itu tidak bisa mengubah apapun. Justru sumber informasi itu bisa membuatmu stress. Jaga pola konsumsi informasi 2x sehari dengan mengandalkan sumber yang kredibel. Angka itu cukup untuk membuatmu <em>update </em>tanpa menambah beban pikiran.</p>



<p><p>Menemui akun yang terus-terusan menyebarkan negativisme? Kamu berhak menekan tombol unfollow atau mute demi ketenangan batinmu sendiri.</p>
<figure id="attachment_3271" aria-describedby="caption-attachment-3271" style="width: 750px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/07/anthony-tran-pexels.jpg" alt="Ilustrasi me-time atau relaksasi dengan membaca buku" width="750" height="500"><figcaption id="caption-attachment-3271" class="wp-caption-text">Ilustrasi me-time. Credit image: Anthony Tran/Pexels.</figcaption></figure></p>



<p>Kamu juga bisa menciptakan “no tech times” untuk memberi jarak dengan perangkat digitalmu. Misalnya, menghindari membuka media sosial hingga makan siang atau membalas chat ketika kerja.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Disiplin menjalankan beragam aturan</h4>



<p>Setelah berhasil memberi jarak dengan ponsel atau perangkat digital, kamu harus disiplin. Menjalankan aturan dengan konsisten.&nbsp;</p>



<p><p>Kamu bisa menerapkan aturan-aturan itu dalam kebiasaan sehari-hari. Ketimbang email, pesan, atau video chat, kamu bisa telpon saudara atau kekasihmu secara manual. Hal ini akan membuatmu terbebas dari screen-time yang membuat mata lelah. Kita juga jadi tak harus membaca social cue dari visual video call yang seringkali menghabiskan energi.</p>
<figure id="attachment_3273" aria-describedby="caption-attachment-3273" style="width: 751px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/07/dustin-belt-unsplash.jpg" alt="Ilustrasi menelepon secara manual untuk mengurangi penggunaan internet dan screentime" width="751" height="501"><figcaption id="caption-attachment-3273" class="wp-caption-text">Ilustrasi menelepon secara manual. Credit image: Dustin Belt/Unsplash.</figcaption></figure></p>



<p>Masih soal screen time, coba untuk membuka satu screen saja dalam sekali penggunaan. Stop multi-tasking seperti membuka TV dan ponsel sekaligus. Saat membuka internet, coba tentukan tujuan pencarian yang jelas. Search, jangan scroll. Hal ini akan membantumu fokus menemukan konten yang kamu cari ketimbang berlompatan dari satu konten ke yang lain.</p>



<p>Larang dirimu memakai ponsel pintar saat family time. Hal-hal sederhanaini akan menciptakan kebiasaan baru yang lebih sehat.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Tantang diri sendiri</h4>



<p><p>Agar tak ketergantungan teknologi, perluas wawasan dan kebiasaanmu melalui beragam aktivitas. Buat rencana kegiatan selama digital detox. Misalnya membaca novel atau buku yang tertunda sejak lama. Kamu juga bisa berolahraga, menulis, atau mendengarkan musik maupun podcast.</p>
<figure id="attachment_3271" aria-describedby="caption-attachment-3271" style="width: 750px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/07/anthony-tran-pexels.jpg" alt="Ilustrasi me-time atau relaksasi dengan membaca buku" width="750" height="500"><figcaption id="caption-attachment-3271" class="wp-caption-text">Ilustrasi me-time. Credit image: Anthony Tran/Pexels.</figcaption></figure></p>



<p>Kadang, kamu perlu bantuan orang lain supaya bisa disiplin dalam menjalankan digital detox. Beri tahu orang-orang terdekatmu, minta mereka mengingatkanmu sesekali. Kalau memungkinkan, kamu juga bisa mengajak mereka ikutan digital detox. Aktivitas ini akan membawa banyak pengaruh baik buat kesehatan mental kalian.</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2020/07/apa-itu-digital-detox-dan-kapan-kamu-memerlukannya/">Apa Itu Digital Detox dan Kapan Kamu Memerlukannya</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://101wired.com/2020/07/apa-itu-digital-detox-dan-kapan-kamu-memerlukannya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Teknologi Ini Ciptakan Variasi Makanan Selama Pandemi</title>
		<link>https://101wired.com/2020/06/teknologi-ini-ciptakan-variasi-makanan-selama-pandemi/</link>
					<comments>https://101wired.com/2020/06/teknologi-ini-ciptakan-variasi-makanan-selama-pandemi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Namira Yudhita]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Jun 2020 03:04:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[COVID-19]]></category>
		<category><![CDATA[Polytron]]></category>
		<category><![CDATA[Tiara Pot]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://101wired.com/?p=3154</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pertanyaan yang terbesit di benakmu saat memulai hari pasti salah satunya adalah “mau makan apa hari ini?” Jika biasanya kamu dengan mudah beli makanan di luar, pandemi pasti membuatmu berpikir ulang untuk keluar rumah. Pandemi COVID-19 juga memaksamu senantiasa menjaga imunitas dengan mengatur pola makan dan hidup sehat. Ternyata ada teknologi yang bisa membantumu melakukannya. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2020/06/teknologi-ini-ciptakan-variasi-makanan-selama-pandemi/">Teknologi Ini Ciptakan Variasi Makanan Selama Pandemi</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Pertanyaan yang terbesit di benakmu saat memulai hari pasti salah satunya adalah “mau makan apa hari ini?” Jika biasanya kamu dengan mudah beli makanan di luar, pandemi pasti membuatmu berpikir ulang untuk keluar rumah. Pandemi COVID-19 juga memaksamu senantiasa menjaga imunitas dengan mengatur pola makan dan hidup sehat. Ternyata ada teknologi yang bisa membantumu melakukannya.</p>



<p><p>Polytron mengeluarkan <a href="https://polytron.co.id/products/detail/949/1">Tiara Pot</a>, teknologi yang bikin kamu tidak bakal kehabisan variasi masakan selama pandemi. Cukup miliki satu bahan pokok dan kamu bisa mengganti variasi resepnya setiap hari. Bekerja dari rumah akan terasa lebih santai karena makanan sebagai sumber energi akan tersedia dalam sekejap.&nbsp;</p>
<figure id="attachment_3156" aria-describedby="caption-attachment-3156" style="width: 1024px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/06/Materi-1024x910.jpg" alt="Bentuk Tiara Pot mirip dengan rice cooker namun produk ini adalah smart cooker karena bisa memasak berbagai macam makanan" width="1024" height="910"><figcaption id="caption-attachment-3156" class="wp-caption-text">Bentuk Tiara Pot. Credit image: Polytron.co.id.</figcaption></figure></p>



<p>Selama masa <em>work from home</em>, kamu mungkin hanya menyimpan beberapa jenis bahan makanan di rumah. Misalnya saja, kentang. Ada 8 fungsi berbeda untuk memasak kentang yang bisa kamu coba setiap harinya agar kamu tidak bosan: Cook, Cake, Steam, Special Rice, Porridge, Soup, Brown Rice, hingga Baby Porridge. Lapisan <em>Ceramic Coating</em> pada Tiara Pot akan memastikan proses memasak secara merata dan cepat matang, sehingga tidak akan mengganggu aktivitas bekerja.&nbsp;</p>



<p><p>Bagi yang tidak terbiasa memasak, alat ini punya <em>diagram cooking</em> berbahasa Indonesia yang mudah dipantau dan dipahami. Cukup pasang <em>preset timer</em> dan <em>cooking timer</em>, proses memasak juga tidak harus selalu diawasi karena dapat beroperasi secara otomatis. Sedang lembur dan banyak kerjaan? <em>Intelligent Temperature Control</em> pada Tiara Pot membuatmu bisa menikmati masakan hingga esok hari karena makanan tidak akan mudah basi, ho.</p>
<figure id="attachment_3157" aria-describedby="caption-attachment-3157" style="width: 1024px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/06/Materi-6-1024x910.jpg" alt="8 Fungsi Memasak Tiara Pot membuat proses memasak lebih cepat dan instan" width="1024" height="910"><figcaption id="caption-attachment-3157" class="wp-caption-text">8 Fungsi Memasak Tiara Pot. Credit image: Polytron.co.id.</figcaption></figure></p>



<p>Alat satu ini juga cocok untuk anak kost atau pekerja yang tinggal di apartemen karena memiliki <em>watt</em> yang rendah sehingga tidak boros listrik.</p>



<p>Semua kemudahan memasak ini bisa didapatkan seharga Rp 849.000,- saja. Ingat, selain bisa menikmati masakan secara cepat, <a href="https://www.sinarmaju.co.id/polytron-tiara-pot-rice-cooker-2-liter-prc-1901?search=tiara%20pot&amp;description=true">Tiara Pot</a> juga bisa membantumu konsumsimu jadi lebih sehat. Alasannya karena kamu menyaksikan sendiri seluruh proses dan bahan yang digunakan.</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2020/06/teknologi-ini-ciptakan-variasi-makanan-selama-pandemi/">Teknologi Ini Ciptakan Variasi Makanan Selama Pandemi</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://101wired.com/2020/06/teknologi-ini-ciptakan-variasi-makanan-selama-pandemi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Party sambil Produktif saat WFH, Kenapa Tidak?</title>
		<link>https://101wired.com/2020/05/party-sambil-produktif-saat-wfh-kenapa-tidak/</link>
					<comments>https://101wired.com/2020/05/party-sambil-produktif-saat-wfh-kenapa-tidak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Namira Yudhita]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 May 2020 03:36:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Aquos]]></category>
		<category><![CDATA[COVID-19]]></category>
		<category><![CDATA[Electronics]]></category>
		<category><![CDATA[Music]]></category>
		<category><![CDATA[Neck Speaker]]></category>
		<category><![CDATA[SHARP]]></category>
		<category><![CDATA[Sinar Maju]]></category>
		<category><![CDATA[Sound Partner]]></category>
		<category><![CDATA[Work From Home]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://101wired.com/?p=2687</guid>

					<description><![CDATA[<p>101 Wired People, apakah perusahaanmu termasuk salah satu yang menerapkan kebijakan Work From Home?  Bekerja dari rumah dan dari kantor tentu punya banyak perbedaan dan kamu perlu melalui berbagai adaptasi. Salah satunya, selama bekerja di rumah kamu mungkin harus menyelesaikan beragam “pekerjaan rumah” yang biasanya ditunda setelah jam pulang kerja. Kalau kamu tidak tinggal sendiri, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2020/05/party-sambil-produktif-saat-wfh-kenapa-tidak/">Party sambil Produktif saat WFH, Kenapa Tidak?</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<p>101 Wired People, apakah perusahaanmu termasuk salah satu yang menerapkan kebijakan <em>Work From Home</em>? </p>
<p></p>
<p></p>
<p>Bekerja dari rumah dan dari kantor tentu punya banyak perbedaan dan kamu perlu melalui berbagai adaptasi. Salah satunya, selama bekerja di rumah kamu mungkin harus menyelesaikan beragam “pekerjaan rumah” yang biasanya ditunda setelah jam pulang kerja. Kalau kamu tidak tinggal sendiri, beberapa kali anggota keluarga juga pasti akan mengajakmu berkomunikasi. Saat bekerja dari rumah, kebosanan juga seringkali menyerang. Selain tidak bisa berinteraksi dengan rekan kerja, suasana yang terlalu sepi mungkin membuatmu malas untuk bangkit dari tempat tidur dan memulai hari. Beberapa orang menyiasati hal ini dengan mendengarkan musik.</p>
<p></p>
<p></p>
<p>Musik menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan endorfin atau hormon kebahagiaan yang membangkitkan semangat lho. Bagi sebagian orang, musik menumbuhkan produktivitas kerja sehingga mereka merasa harus “ditemani” <em>headset </em>atau <em>earphone </em>selama menuntaskan tugas. Kamu salah satunya? </p>
<p></p>
<p></p>
<p>Kamu perlu membuat “<em>party</em>”mu sendiri agar WFH tidak membosankan tanpa kehilangan fokus pada sekelilingmu. SHARP mencoba membuat terobosan baru dengan Neck Speaker Aquos Sound Partner AN-SS1. Sesuai namanya, <em>speaker </em>ini dipasang di leher dan tidak menutupi telinga sehingga kamu masih bisa mendengarkan keadaan sekitarmu.</p>
<p></p>
<p></p>
<figure id="attachment_2693" aria-describedby="caption-attachment-2693" style="width: 1024px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/website-sharp-1024x366.jpg" alt="3D Sound Effect membuat speaker satu ini tak hanya cocok digunakan untuk mendengarkan musik, tapi juga menimbulkan sensasi berbeda saat menonton film atau bermain game." width="1024" height="366" /><figcaption id="caption-attachment-2693" class="wp-caption-text">3D Sound Effect pada Sound Partner SHARP. Credit image: Official Website SHARP Indonesia.</figcaption></figure>
<p>Dengan fitur <em>bluetooth</em>, <em>speaker</em> satu ini bersifat <em>hands-free</em> dan <em>ear-free</em>. Hal ini ternyata bisa menjadi cara baru mendengarkan musik yang lebih sehat untuk telinga lho karena suara tidak langsung terekspos ke telinga. </p>
<p></p>
<p></p>
<p>Harus bekerja lembur malam ini? Sharp Neck Speaker Aquos Sound Partner siap menemani harimu dengan baterai yang bertahan selama 14 jam.</p>
<p></p>
<p></p>
<figure id="attachment_2692" aria-describedby="caption-attachment-2692" style="width: 1024px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/twitter-sharpindonesia-1024x576.jpg" alt="Sound Partner dari SHARP ini sangat cocok untuk multitasking. Selain fungsi utama mendengarkan musik, speaker ini juga bisa dihubungkan ke perangkat pintar untuk menjawab telepon. " width="1024" height="576" /><figcaption id="caption-attachment-2692" class="wp-caption-text">Ilustrasi ketahanan baterai SHARP Sound Partner. Credit image: Official Twitter Sharp Indonesia.</figcaption></figure>
<p>Speaker ini juga nggak akan nganggur meski pandemi telah berakhir dan kamu nggak lagi <em>Work From Home</em>. Berbentuk seperti kalung tanpa kabel yang menjuntai, <em>speaker </em>ini siap dibawa berolahraga santai setiap sore. SHARP Aquos Sound Partner juga bisa digunakan di akhir pekan untuk bermain game atau melakukan aktivitas lain dengan <em>mobile device </em>maupun TV lho.</p>
<p></p>
<p></p>
<p>Siap jadi DJ di <em>party</em>mu sendiri saat WFH? Kapan lagi mendengarkan musik secara nyaman, aman, sekaligus gaya? Produk ini bisa didapatkan di <a href="https://www.sinarmaju.co.id/audio-dan-video/sharp-neck-speaker-aquos-sound-partner-an-ss1">Sinar Maju</a> dengan harga Rp 1.270.000,- saja. </p>
<p></p><p>The post <a href="https://101wired.com/2020/05/party-sambil-produktif-saat-wfh-kenapa-tidak/">Party sambil Produktif saat WFH, Kenapa Tidak?</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://101wired.com/2020/05/party-sambil-produktif-saat-wfh-kenapa-tidak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Uji Coba Teknologi Smartwatch untuk Deteksi COVID-19</title>
		<link>https://101wired.com/2020/05/uji-coba-teknologi-smartwatch-untuk-deteksi-covid-19/</link>
					<comments>https://101wired.com/2020/05/uji-coba-teknologi-smartwatch-untuk-deteksi-covid-19/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Namira Yudhita]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 May 2020 08:05:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hot news]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[COVID-19]]></category>
		<category><![CDATA[Smartphone]]></category>
		<category><![CDATA[Smartwatch]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://101wired.com/?p=2656</guid>

					<description><![CDATA[<p>Smartwatch selama ini digunakan sebagai penunjuk waktu, namun juga memiliki beragam fungsi lainnya seperti fitness tracker, memantau asupan nutrisi tubuh hingga mengawasi pola tidur. Potensi smartwatch sebagai alat pemantau kesehatan dimutakhirkan dengan menggabungkan penelitian terkini dalam mendeteksi bibit virus COVID-19. Garmin, salah satu produsen smartwatch menggandeng beberapa ilmuwan dari beragam universitas dan institusi untuk mengembangkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2020/05/uji-coba-teknologi-smartwatch-untuk-deteksi-covid-19/">Uji Coba Teknologi Smartwatch untuk Deteksi COVID-19</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<p><em>Smartwatch</em> selama ini digunakan sebagai penunjuk waktu, namun juga memiliki beragam fungsi lainnya seperti <em>fitness tracker, </em>memantau asupan nutrisi tubuh hingga mengawasi pola tidur. Potensi <em>smartwatch</em> sebagai alat pemantau kesehatan dimutakhirkan dengan menggabungkan penelitian terkini dalam mendeteksi bibit virus COVID-19.</p>
<p></p>
<p></p>
<p>Garmin, salah satu produsen <em>smartwatch</em> menggandeng beberapa ilmuwan dari beragam universitas dan institusi untuk mengembangkan penelitian mengenai COVID-19. Fitur <em>smartwatch</em> sebagai pemantau detak jantung dilihat sebagai peluang untuk memantau tanda awal <em>common cold </em>(selesma), flu, atau COVID-19. Peningkatan jetak jantung pada batas tertentu menjadi indikasi awal yang sangat berguna untuk mencegah penularan COVID-19 jika pemakai <em>smartwatch</em> memang terindikasi penyakit tersebut. </p>
<p></p>
<p></p>
<figure id="attachment_2659" aria-describedby="caption-attachment-2659" style="width: 960px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/DARIUSZSANKOWSKI-PIXABAY.jpg" alt="Smartwatch disebut jam tangan pintar karena kemampuannya melakukan sinkronisasi data smartphone dan mengontrolnya." width="960" height="720" /><figcaption id="caption-attachment-2659" class="wp-caption-text">Ilustrasi sinkronisasi data pada samrtwatch dan smartphone. Credit image: DariuszSankowski/Pixabay.</figcaption></figure>
<p>Ada beberapa riset yang dikembangkan saat ini menurut Detik.com, yaitu:</p>
<p></p>
<p></p>
<p>1. <strong>PhysioQ</strong></p>
<p></p>
<p></p>
<p>PhysioQ adalah institusi penelitian yang baru saja membuka NEO, <em>platform</em> pemantauan COVID-19 yang dapat diakses secara gratis oleh keluarga di rumah. <em>Smartwatch</em> Garmin dan alat produk pemantau lainnya yang disambungkan dengan <em>platform</em> ini diharapkan bisa meningkatkan perasaan aman dengan menyediakan data seputar tingkat saturasi oksigen, detak denyut jantung dan informasi lainnya mengenai kondisi tubuh. Data-data anonim ini akan dikumpulkan dalam <em>database</em> terbuka COVID-19. Informasi lainnya mengenai proyek ini dapat diakses melalui <a href="https://www.physioq.org">www.physioq.org</a>. </p>
<p></p>
<p></p>
<p>2. Covidentify</p>
<p></p>
<p></p>
<p>Riset yang dilakukan Duke University ini bertujuan untuk memahami dan melacak persebaran COVID-19, termasuk hal apa yang menyebabkan kerentanan atau risiko tertinggi seseorang untuk tertular. Pemakai <em>smartwatch</em> Garmin diharapkan bersedia memberikan data kondisi tubuh yang terkumpul untuk dipelajari lebih lanjut oleh para peneliti. Segala hal tentang riset ini bisa dipahami melalui laman <a href="https://www.covidentify.org">www.covidentify.org</a>. </p>
<p></p>
<p></p>
<p>3. Scripps Research DETECT</p>
<p></p>
<p></p>
<p>Hampir serupa dengan PhysioQ, riset ini memantau data detak jantung serta aktivitas dan kualitas tidur sebagai gejala awal COVID-19. Pengguna Garmin yang bersedia memberikan datanya dapat berpartisipasi lewat aplikasi MyDataHelps. Hal-hal mengenai studi ini diperbarui pada laman <a href="https://www.detectstudy.org">www.detectstudy.org</a>. </p>
<p></p>
<p></p>
<figure id="attachment_2658" aria-describedby="caption-attachment-2658" style="width: 684px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/CDC-UNSPLASH.jpg" alt="Beberapa imuwan meyakini fungsi smartwatch sebagai pencegah penyakit tertentu seperti serangan jantung karena sifat pemantauan teknologi tersebut dan sugesti kepada penggunanya untuk meningkatkan pola hidup sehat." width="684" height="500" /><figcaption id="caption-attachment-2658" class="wp-caption-text">Proses pengumpulan data kesehatan dari smartwatch oleh Ilmuwan. Credit image: CDC/Unsplash.</figcaption></figure>
<p>Keren ya pemanfaatan teknologi yang satu ini? Rasa cemas berkurang sekaligus bisa berkontribusi untuk mempercepat berakhirnya pandemi!</p>
<p></p><p>The post <a href="https://101wired.com/2020/05/uji-coba-teknologi-smartwatch-untuk-deteksi-covid-19/">Uji Coba Teknologi Smartwatch untuk Deteksi COVID-19</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://101wired.com/2020/05/uji-coba-teknologi-smartwatch-untuk-deteksi-covid-19/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tiga Startup Inovasi COVID-19 asal Indonesia Lolos ke Kompetisi Global</title>
		<link>https://101wired.com/2020/05/tiga-startup-inovasi-covid-19-asal-indonesia-lolos-ke-kompetisi-global/</link>
					<comments>https://101wired.com/2020/05/tiga-startup-inovasi-covid-19-asal-indonesia-lolos-ke-kompetisi-global/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Namira Yudhita]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 May 2020 09:48:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hot news]]></category>
		<category><![CDATA[COVID-19]]></category>
		<category><![CDATA[Start Up Weekend]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://101wired.com/?p=2633</guid>

					<description><![CDATA[<p>Problematika yang ditimbulkan pandemi ini pada berbagai sektor membuat sekelompok orang tergerak untuk mencari solusinya melalui pembentukan startup. Startup Weekend Indonesia menjadi wadah untuk menampung dan mengasah aspirasi muda-mudi inspiratif. Pemenang ajang ini akan mewakili Indonesia dan berkompetisi dengan pemenang dari negara lainnya sebagai Top 20 Global Winner Startup Weekend.</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2020/05/tiga-startup-inovasi-covid-19-asal-indonesia-lolos-ke-kompetisi-global/">Tiga Startup Inovasi COVID-19 asal Indonesia Lolos ke Kompetisi Global</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<p>COVID-19 memang menghambat produktivitas, namun beberapa orang memilih untuk melihatnya sebagai peluang untuk bersinar. Problematika yang ditimbulkan pandemi ini pada berbagai sektor membuat sekelompok orang tergerak untuk mencari solusinya melalui pembentukan <em>startup</em>. Startup Weekend Indonesia menjadi wadah untuk menampung dan mengasah aspirasi muda-mudi inspiratif. Pemenang ajang ini akan mewakili Indonesia dan berkompetisi dengan pemenang dari negara lainnya sebagai Top 20 Global Winner Startup Weekend.</p>
<p></p>
<p></p>
<p>Techstars Global Startup Weekend COVID-19 sendiri adalah kompetisi global yang diadakan untuk membentuk<em> startup </em>sekaligus ide-ide sebagai penyelesaian berbagai masalah terkait COVID-19 di 6 sektor yakni kesehatan, edukasi, hiburan, populasi rentan, komunitas, hingga edukasi dalam durasi 54 jam saja. Ada lebih dari 60 negara yang mengikuti ajang ini lho. Peserta dari negara tersebut akan bersaing lebih dulu dengan kompetitor dari negara mereka untuk bisa menjadi perwakilan negaranya dan bersaing di skala internasional.</p>
<p></p>
<p></p>
<figure id="attachment_2653" aria-describedby="caption-attachment-2653" style="width: 1024px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/ziliun.com_-1024x575.jpg" alt="" width="1024" height="575" /><figcaption id="caption-attachment-2653" class="wp-caption-text"><em>MediKatalog yang diinisiasi oleh Azhar Raqif mencoba membantu kestabilan stok APD dari produksi hingga digunakan tenaga medis untuk membantu memutus rantai Covid-19 dan melindungi tenaga medis dan masyarakat di Indonesia. Credit image: Ziliun.com.</em></figcaption></figure>
<p>Startup Weekend Indonesia telah dilaksanakan secara online pada 24-26 April 2020 dan diikuti oleh 1.490 peserta dari 29 provinsi. Penyelenggaranya adalah KUMPUL, sebuah komunitas penggerak ekosistem<em> startup </em>dan kewirausahaan di Indonesia. Tak tanggung-tanggung, peserta harus melewati beragam tahapan dalam kompetisi ini yakni pembelajaran bisnis model <em>canvas</em>, vaidasi pasar, pengembangan <em>prototype</em> (purna rupa), dan <em>pitching</em> yang dibimbing langsung oleh 50 mentor dengan beragam latar belakang dan keahlian bisnis <em>startup</em>.</p>
<figure id="attachment_2637" aria-describedby="caption-attachment-2637" style="width: 383px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/united-nations-covid-19-response-unsplash.jpg" alt="" width="383" height="500" /><figcaption id="caption-attachment-2637" class="wp-caption-text"><em>Untuk menuntaskan pandemi COVID-19, dibutuhkan solidaritas berbagai kalangan mulai dari tenaga kesehatan, desainer, ilmuwan, hingga guru dan pelajar. Credit image: United Nations COVID-19 Response/Unsplash.</em></figcaption></figure>
<p>Akhirnya terpilih 3 pemenang yang berhak mewakili Indonesia dalam ajang Startup Weekend tingkat global, yakni MediKatalog, Cook Like A Chef, dan MentorKU. Uniknya, ketga startup punya spesialisasi yang berbeda. MediKatalog adalah semacam <em>marketplace</em> yang fokus pada penjualan obat dan peralatan medis. MentorKU menyediakan jasa mentoring dan konsultasi karir. Sementara, Cook Like A Chef menyediakan solusi lengkap dalam hal konsumsi mulai dari resep hingga jasa pengiriman bahan masakan. </p>
<p></p>
<p></p>
<p>Tanggal 7 Mei 2020 kemarin, Techstar merilis pernyataan resmi di laman mereka mengenai <a href="https://www.techstars.com/newsroom/unite-to-fight-covid-19-startup-weekend-meet-the-winners-from-54-countries">pemenang</a> Techstar Unite to Fight COVID-19 Startup Weekend. Indonesia berhasil menjadi salah satu daftar pemenang dari 54 negara, lho. Selamat kepada MediKatalog!</p>
<p></p><p>The post <a href="https://101wired.com/2020/05/tiga-startup-inovasi-covid-19-asal-indonesia-lolos-ke-kompetisi-global/">Tiga Startup Inovasi COVID-19 asal Indonesia Lolos ke Kompetisi Global</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://101wired.com/2020/05/tiga-startup-inovasi-covid-19-asal-indonesia-lolos-ke-kompetisi-global/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Inspiratif, Ragam Cara Company Dukung UMKM dan Bisnis Lokal selama Pandemi</title>
		<link>https://101wired.com/2020/05/inspiratif-ragam-cara-company-dukung-umkm-dan-bisnis-lokal-selama-pandemi/</link>
					<comments>https://101wired.com/2020/05/inspiratif-ragam-cara-company-dukung-umkm-dan-bisnis-lokal-selama-pandemi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Namira Yudhita]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 May 2020 04:27:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hot news]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[COVID-19]]></category>
		<category><![CDATA[Grab]]></category>
		<category><![CDATA[Support Local Business]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://101wired.com/?p=2554</guid>

					<description><![CDATA[<p>Beberapa company menunjukkan inisiatif baik untuk berkontribusi mengurangi dampak ekonomi akibat COVID-19 dengan melakukan beberapa program untuk mendukung bisnis kecil.</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2020/05/inspiratif-ragam-cara-company-dukung-umkm-dan-bisnis-lokal-selama-pandemi/">Inspiratif, Ragam Cara Company Dukung UMKM dan Bisnis Lokal selama Pandemi</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<p>Masa pandemi COVID-19 menjadi waktu yang sulit bagi bisnis korporasi hingga bisnis lokal dan usaha kecil menengah. Beberapa dari mereka terpaksa menekan biaya operasional dengan memberlakukan potong gaji atau memberhentikan sebagai karyawan. Beberapa company menunjukkan inisiatif baik untuk berkontribusi mengurangi dampak ekonomi akibat COVID-19 dengan melakukan beberapa program untuk mendukung bisnis kecil lho!</p>
<p></p>
<p></p>
<ol class="wp-block-list">
<li><b>Grab</b></li>
</ol>
<p></p>
<p></p>
<figure id="attachment_2559" aria-describedby="caption-attachment-2559" style="width: 811px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/OFFICIAL-WEBSITE-GRAB.jpeg" alt="Grab Benefits timbul mengingat banyak mitra pengemudi terdampak perpanjangan PSBB di berbagai wilayah." width="811" height="321" /><figcaption id="caption-attachment-2559" class="wp-caption-text">Program Grab Benefits untuk Mitra. Credit image: Official Website Grab.</figcaption></figure>
<p>Meluncurkan Grab Benefits, Grab menyediakan informasi bantuan di aplikasi untuk ribuan mitra pengemudi yang bisa ditukarkan dengan paket sembako atau <em>voucher</em> belanja sembako, multivitamin, dan <em>hand sanitizer</em>. Program ini merupakan kerjasama dengan BenihBaik yang didirikan oleh presenter kondang Andy F. Noya sebagai distributor, dan sederet perusahaan lainnya seperti Tunas Toyota, PT. Pertamina (Persero), Bank Syariah Mandiri, Bank Danamon, PT ExxonMobil Lubricants Indonesia, Adira Finance, dan MUFG Bank.</p>
<p></p>
<p></p>
<p>Gelombang pertama donasi ini telah dilaksanakan pada 29 April 2020 di 27 kota di seluruh Indonesia. Paket sembako dapat diambil di titik pengambilan yang telah ditentukan di setiap kota. Sedangkan untuk <em>voucher</em> belanja sembako ditukar dengan mie instan, telur, sarden, daging kornet, minyak goreng, beras, gula, dan tepung senilai Rp 150.000 per mitra pengemudi.</p>
<p></p>
<p></p>
<ol class="wp-block-list" start="2">
<li><b>Facebook</b></li>
</ol>
<p></p>
<p></p>
<figure id="attachment_2562" aria-describedby="caption-attachment-2562" style="width: 890px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/later.jpeg" alt="Faceboook Shop melakukan monetisasi melalui iklan, karena dagangan yang ada di Shops bisa ditampilkan dalam iklan dan Stories." width="890" height="501" /><figcaption id="caption-attachment-2562" class="wp-caption-text">Tampilan Facebook Shop. Credit image: later.com.</figcaption></figure>
<p>Untuk mendukung bisnis kecil yang penjualannya lesu, Facebook merilis fitur toko <em>online</em> atau <em>marketplace</em> yang terhubung dengan seluruh jejaring Facebook dan Instagram yang dinamakan Facebook Shop. Semua orang bisa membuat toko virtual sendiri dengan beragam produk. Fitur ini diluncurkan mengingat pola konsumsi masyarakat yang bergeser ke belanja online semenjak pandemi COVID-19 merebak di seluruh dunia. Sebagai tambahan, Facebook pun akan menyediakan opsi pembelian iklan untuk mengarahkan pelanggan ke toko online mereka yang bisa terhubung ke penjualan di situs web lain atau di luar jaringan Facebook. Jika memilih untuk bertransaksi secara internal melalui Facebook, penjual bisa memanfaatkan layanan <em>checkout</em> Facebook. </p>
<p></p>
<p></p>
<p>Fitur ini rencananya resmi diluncurkan beberapa bulan mendatang dengan perkiraan 160 juta akun bisnis pengisi <em>marketplace</em>. </p>
<p></p>
<p></p>
<ol class="wp-block-list" start="3">
<li><b>Pertamina</b></li>
</ol>
<p></p>
<p></p>
<figure id="attachment_2557" aria-describedby="caption-attachment-2557" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/DETIK.NET_.ID_.jpg" alt="Pertamina terus memberdayakan pelaku UMKM dengan mengarahkan untuk memproduksi berbagai kebutuhan penanganan wabah seperti masker, hand sanitizer, Alat Pelindung Diri (APD) termasuk minuman peningkat imunitas tubuh." width="700" height="434" /><figcaption id="caption-attachment-2557" class="wp-caption-text">Ilustrasi Pertamina. Credit image: Detik.net.</figcaption></figure>
<p>Banyak pedagang merasa stuck atau kesulitan mengelola bisnis mereka di masa pandemi berkepanjangan ini. PT Pertamina mencoba menawarkan solusi dengan mengadakan <em>e-training</em> bagi para pedagang tersebut. Sebanyak 556 orang yang merupakan mitra binaan Pertamina dan UMKM RKB Pertamina bergabung dalam training online ini. Materi yang disampaikan umumnya mengenai alasan pentingnya pengembangan bisnis sebagai aset dan investasi bagi anak cucu; presentasi data dan contoh bisnis yang berawal dari UMKM dan kini telah berkembang; hingga tantangan pengembangan bisnis dan langkah pengembangan bisnis untuk UMKM.</p>
<p></p>
<p></p>
<ol class="wp-block-list" start="4">
<li><b>Instagram</b></li>
</ol>
<p></p>
<p></p>
<figure id="attachment_2556" aria-describedby="caption-attachment-2556" style="width: 768px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/CEEK.CO_.UK_.png" alt="Fitur stiker dimanfaatkan oleh Instagram untuk memaksimalkan penjualan bisnis lokal terutama kuliner yang sedang mengalami masa sulit saat pandemi." width="768" height="748" /><figcaption id="caption-attachment-2556" class="wp-caption-text">Ilustrasi Stiker Pesan Makanan pada Instagram. Credit image: Ceek.co.uk.</figcaption></figure>
<p>Instagram memaksimalkan fitur stiker yang tersedia dengan merilis versi khusus bisnis pada 14 April 2020. Stiker ini dapat digunakan pebisnis untuk membuka layanan pesan antar. Pengunjung yang menekan stiker ini akan langsung diarahkan untuk melanjutkan transaksi.</p>
<p></p>
<p></p>
<p>Di Indonesia, fitur stiker pesan makanan ini bekerja sama dengan GrabFood dan Go-Food. Pelaku bisnis bisa memasukkan tautan bisnis mereka di Grab-Food dan Go-Food, sementara stiker akan memudahkan <em>user</em> atau konsumen untuk melakukan pemesanan hanya dengan menggunakan stiker tersebut lewat Instagram. Tak hanya berfungsi untuk pemesanan, stiker ini juga bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan <em>awareness</em> terhadap produk yang dijual melalui promosi sederhana. Stiker ini sudah tersedia di perangkat Android dan iOs.</p>
<p></p>
<p></p>
<p>Stiker lain juga dibuat untuk mengkampanyekan <em>Support Local Brand</em>, yakni stiker ‘Dukung Bisnis Kecil’. Pengguna dapat dengan mudah mengekspresikan dukungan terhadap bisnis favorit mereka di Instagram.</p>
<p></p>
<p></p>
<ol class="wp-block-list" start="5">
<li><b>Blibli</b></li>
</ol>
<p></p>
<p></p>
<figure id="attachment_2558" aria-describedby="caption-attachment-2558" style="width: 1000px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/INSTAGRAM-OFFICIAL-BLIBLI.jpg" alt="Blibli gencar mengkampanyekan #KarenaLokalNo1 tidak hanya melalui konten rekomendasi di official website, tapi juga konten harian di Instagram mereka." width="1000" height="1000" /><figcaption id="caption-attachment-2558" class="wp-caption-text">Kampanye #KarenaLokalNo1 dari Blibli. Credit image: Official Website Blibli.</figcaption></figure>
<p>Blibli juga membuat terobosan baru untuk mendukung bisnis lokal dengan meluncurkan kampanye #KarenaLokalNo1. Blibli menyediakan laman khusus bertajuk #BanggaBuatanIndonesia di platform mereka. Dengan adanya laman ini, konsumen akan semakin terbantu untuk mengkurasi produk-produk lokal dan melakukan transaksi. Produk UMKM yang ditawarkan di laman ini cukup beragam mulai dari <em>fashion</em> pria, wanita, anak, hingga produk rumah dan dekorasi makanan. Blibli juga meluncurkan program khusus yang bekerjasama dengan <em>platform</em> BenihBaik untuk mengajak masyarakat membeli produk lokal di Blibli sekaligus berdonasi. Setiap satu kali transaksi, Blibli akan menyisihkan alokasi untuk donasi satu paket makanan yang diberikan pada masyarakat melalui titik penyaluran yang tersedia. </p>
<p></p>
<p></p>
<p>Inspiratif kan beragam usaha yang dilakukan? Kamu juga mau berkontribusi? Yuk dimulai dari yang paling kecil, yakni menerapkan #dirumah aja sampai keadaaan kondusif ya. </p>
<p></p><p>The post <a href="https://101wired.com/2020/05/inspiratif-ragam-cara-company-dukung-umkm-dan-bisnis-lokal-selama-pandemi/">Inspiratif, Ragam Cara Company Dukung UMKM dan Bisnis Lokal selama Pandemi</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://101wired.com/2020/05/inspiratif-ragam-cara-company-dukung-umkm-dan-bisnis-lokal-selama-pandemi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lawan Hoax COVID-19 dengan Fitur Aplikasi Ini!</title>
		<link>https://101wired.com/2020/05/lawan-hoax-covid-19-dengan-fitur-aplikasi-ini/</link>
					<comments>https://101wired.com/2020/05/lawan-hoax-covid-19-dengan-fitur-aplikasi-ini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Namira Yudhita]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 May 2020 06:38:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hot news]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[COVID-19]]></category>
		<category><![CDATA[Hoax]]></category>
		<category><![CDATA[PeduliLindungi]]></category>
		<category><![CDATA[Twitter]]></category>
		<category><![CDATA[WhatsApp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://101wired.com/?p=2440</guid>

					<description><![CDATA[<p>Hingga 6 April 2020, telah tercatat 1.096 isu hoaks terkait COVID-19 pada platform Facebook, Instagram, Twitter, dan Youtube.<br />
Efek dari hoax sangat beragam dan signifikan, mulai dari overthinking hingga psikosomatis, alias “perasaan” seolah memiliki gejala COVID-19.</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2020/05/lawan-hoax-covid-19-dengan-fitur-aplikasi-ini/">Lawan Hoax COVID-19 dengan Fitur Aplikasi Ini!</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>


</p>
<p>101Wired People, beredarnya informasi di media sosial selama pandemi membuatmu nggak bisa terlepas dari hoax COVID-19. Pada saat yang sama, kamu mungkin memasuki masa-masa jenuh berdiam diri di rumah. </p>
<p>



</p>
<p>Isu mental health sangat penting saat menghadapi pandemi seperti ini. Meluapnya informasi sering dimanfaatkan oknum takk bertanggung jawab untuk menyebar kepanikan massal. Hingga 6 April 2020, telah tercatat 1.096 hoax COVID-19 pada platform Facebook, Instagram, Twitter, dan Youtube.</p>
<p>



</p>
<figure id="attachment_2442" aria-describedby="caption-attachment-2442" style="width: 1024px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/FREEPIK-1024x819.jpg" alt="Berita Bohong atau Hoax di Media Sosial" width="1024" height="819" /><figcaption id="caption-attachment-2442" class="wp-caption-text">Ilustrasi Berita Bohong. Credits image: Freepik.</figcaption></figure>
<p>Efek dari hoax sangat beragam dan signifikan, mulai dari overthinking hingga psikosomatis. Psikosomatis dideskripsikan sebagai “perasaan” seolah memiliki gejala COVID-19.</p>
<p>Saatnya kita terhindar dari kabar hoax COVID-19 yang nggak benar. Yuk, cek informasi yang kamu terima melalui fitur-fitur pada aplikasi atau situs di bawah ini!</p>
<p>



</p>
<ol class="wp-block-list">
<li>
<h5><strong>WhatsApp</strong></h5>
</li>
</ol>
<p>



</p>
<figure id="attachment_2445" aria-describedby="caption-attachment-2445" style="width: 473px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/Screenshot-Chatbot-WHO-473x1024.jpeg" alt="Tampilan Awal Chatbot WHO untuk cek mitos dan fakta COVID-19." width="473" height="1024" /><figcaption id="caption-attachment-2445" class="wp-caption-text">Tampilan Awal Chatbot WHO. Credits image: Screenshot Chatbot WA Official WHO.</figcaption></figure>
<p>WhatsApp termasuk salah satu aplikasi yang paling sering jadi sumber penyebaran hoax. Makanya, beberapa otoritas kesehatan justru melihat ini sebagai peluang perbaikan. Arus penyebaran informasi difasilitasi dengan adanya beberapa <em>chatbot</em> khusus!</p>
<p>



</p>
<ul class="wp-block-list">
<li><b>Chatbot U-Report UNICEF Indonesia</b></li>
</ul>
<p>



</p>
<p>Chatbot ini salah satu sumber kredibel untuk mengecek keakuratan informasi COVID-19 sekaligus wadah untuk menyuarakan pendapatmu. Caranya, cukup klik tautan <a href="https://api.whatsapp.com/send?phone=628119004567&amp;text=corona">https://bit.ly/infocovid-19</a> untuk terhubung dengan WhatsApp terkait. Setelahnya, kamu perlu mengisi informasi seperti usia hingga domisili sebagai data pemetaan profil. Selanjutnya, pilih menu F untuk memantau misinformasi seputar COVID-19.</p>
<p>



</p>
<ul class="wp-block-list">
<li><b>Chatbot WHO Health Alert</b></li>
</ul>
<p>



</p>
<p>Selain cek informasi, kita bisa menemukan berita terkini dan berbagai tips kesehatan terkait COVID-19 di chatbot ini. Cukup simpan nomor +41794752209 di ponsel kamu, lalu ketik “Hi” untuk mengawali percakapan. Chatbot akan segera memberi jawaban. Setelahnya kamu perlu memilih menu nomor 4 yakni “mythbusters” untuk memastikan mitos sekaligus fakta soal COVID-19. </p>
<p>



</p>
<ul class="wp-block-list">
<li><b>Chatbot Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Hoax Buster)</b></li>
</ul>
<p>



</p>
<p>Kanal buatan organisasi relawan ini bisa kamu temukan melalui nomor +6285921600500. Punya informasi COVID-19 yang diragukan kebenarannya? Cukup ketik “corona” pada nomor tersebut dan hasil cek fakta akan keluar dalam sekejap.</p>
<p>



</p>
<ol class="wp-block-list" start="2">
<li><strong>Aplikasi PeduliLindungi</strong></li>
</ol>
<figure id="attachment_2443" aria-describedby="caption-attachment-2443" style="width: 718px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/Google-Play-Store.jpg" alt="Tampilan Aplikasi PeduliLindungi untuk tracing COVID-19 di Google Play Store." width="718" height="718" /><figcaption id="caption-attachment-2443" class="wp-caption-text">Tampilan Aplikasi PeduliLindungi di Google Play Store. Credits image: Screenshot Google Play Store.</figcaption></figure>
<p>Aplikasi ini dihadirkan oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Tujuannya untuk meredam COVID-19. Aplikasi ini akan mengumpulkan data lokasi dan mobilitas masyarakat untuk memudahkan penelusuran atau kontak dengan penderita COVID-19. Cara kerjanya dilakukan dengan fitur bluetooth untuk merekam pertukaran informasi. Sementara ini, aplikasi baru tersedia di Play Store dan diharapkan segera bisa dirilis di App Store.</p>
<p>



</p>
<ol class="wp-block-list" start="3">
<li>
<p><strong>Twitter</strong></p>
</li>
</ol>
<p>



</p>
<figure id="attachment_2446" aria-describedby="caption-attachment-2446" style="width: 750px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/unsplash-1.jpg" alt="Ilustrasi Laman informasi khusus mengenai COVID-19 pada Timeline Twitter" width="750" height="500" /><figcaption id="caption-attachment-2446" class="wp-caption-text">Ilustrasi Laman Khusus COVID-19 pada Timeline Twitter. Credits image: Unsplash.</figcaption></figure>
<p>Twitter banyak disukai sebagai sumber pencarian informasi karena sifatnya yang <em>real-time. </em>Sifat <em>real-time </em>ini bisa menjadi pedang bermata dua ini. Makanya, Twitter lantas menerapkan beberapa kebijakan seperti kurasi dan penghapusan konten yang dianggap membahayakan. <a href="https://101wired.com/2020/06/18/retweet-artikel-di-twitter-kini-harus-melalui-proses-baca-dulu/">Twitter akan memberikan label untuk konten yang masuk kategori tersebut dan mengarahkan penggunanya pada tautan berisi fakta dari sumber-sumber terpercaya.</a></p>
<p>Stop cemas berlebihan, gunakan sumber ini untuk memahami lebih lanjut soal COVID-19. Yuk bersama kita bisa!</p>
<p>


<p></p><p>The post <a href="https://101wired.com/2020/05/lawan-hoax-covid-19-dengan-fitur-aplikasi-ini/">Lawan Hoax COVID-19 dengan Fitur Aplikasi Ini!</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://101wired.com/2020/05/lawan-hoax-covid-19-dengan-fitur-aplikasi-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
