<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Startup Archives - 101Wired</title>
	<atom:link href="https://101wired.com/tag/startup/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://101wired.com/tag/startup/</link>
	<description>Hi Peeps</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Jun 2021 06:56:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/cropped-101Wired_Square-32x32.png</url>
	<title>Startup Archives - 101Wired</title>
	<link>https://101wired.com/tag/startup/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Siap-Siap! 3 Startup Calon Unicorn, Siapa Saja Mereka?</title>
		<link>https://101wired.com/2021/06/siap-siap-3-startup-calon-unicorn-siapa-saja-mereka/</link>
					<comments>https://101wired.com/2021/06/siap-siap-3-startup-calon-unicorn-siapa-saja-mereka/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fairuz Insani]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jun 2021 06:56:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Bibit]]></category>
		<category><![CDATA[Halodoc]]></category>
		<category><![CDATA[Ruangguru]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<category><![CDATA[Unicorn]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://101wired.com/?p=4119</guid>

					<description><![CDATA[<p>Saat ini, banyak sekali perusahaan rintisan atau startup berlomba-lomba untuk meraih predikat valuasi 1 Miliar, atau dikenal sebagai unicorn, dan di Indonesia sendiri sudah banyak startup yang menyandang predikat unicorn, dan setiap tahunnya akan muncul startup baru yang akan menyandang status tersebut. Unicorn sendiri merupakan istilah yang dipergunakan untuk perusahaan rintisan atau startup di bidang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2021/06/siap-siap-3-startup-calon-unicorn-siapa-saja-mereka/">Siap-Siap! 3 Startup Calon Unicorn, Siapa Saja Mereka?</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-text-align-justify">Saat ini, banyak sekali perusahaan rintisan atau <em>startup </em>berlomba-lomba untuk meraih predikat valuasi 1 Miliar, atau dikenal sebagai <em>unicorn</em>, dan di Indonesia sendiri sudah banyak <em>startup </em>yang menyandang predikat <em>unicorn</em>, dan setiap tahunnya akan muncul <em>startup </em>baru yang akan menyandang status tersebut.</p>



<p class="has-text-align-justify"><a href="https://ajaib.co.id/catat-calon-start-up-unicorn-adalah-8-perusahaan-ini/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Unicorn</a> sendiri merupakan istilah yang dipergunakan untuk perusahaan rintisan atau <em>startup </em>di bidang teknologi yang memiliki nilai valuasi (saham) sebesar US$ 1 Miliar atau sekitar 1,4 Triliun Rupiah, dan ketika sebuah perusahaan telah mendapatkan predikat tersebut, maka peluang mendapat investor lebih besar. </p>



<p class="has-text-align-justify">Dalam beberapa tahun terakhir, ekonomi digital di Indonesia berkembang cukup pesat, meningkatnya jumlah pengguna internet aktif, maraknya <em>startup </em>yang bermunculan di Indonesia membuat negara ini menjadi tempat bagi para <em>startup </em>yang mengejar predikat <em>unicorn.</em></p>



<p class="has-text-align-justify">Dilansir dari <a href="https://bigalpha.id/news/ada-pendatang-baru-ini-daftar-terbaru-unicorn-di-indonesia-2021%5C" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Big Alpha</a>, menurut data yang dihimpun oleh Bain &amp; Company&#8217;s Southeast Asia Private Equity Practice, pada desember 2020, tercatat sudah ada 12 perusahaan di Asia Tenggara, dan beberapa diantaranya merupakan <em>unicorn </em>asal Indonesia. </p>



<p class="has-text-align-justify">Lazada, Bukalapak, Traveloka dan yang baru saja masuk pada akhir tahun 2020 adalah perusahaan logistik yaitu J&amp;T Express yang menyandang predikat <em>unicorn</em>, dan dengan banyaknya <em>startup </em>yang berkembang di Indonesia, pada tahun 2025 diprediksi nilai ekonomi digital akan menembus angka US$ 124 Miliar.&nbsp;</p>



<p class="has-text-align-justify">Jumlah penduduk yang banyak, didukung dengan jumlah pengguna internet aktif terbanyak, Indonesia merupakan tempat yang tepat untuk merintis sebuah <em>startup</em>, banyak bidang yang dituju oleh para perintis <em>startup </em>ini, lantas, siapa sajakah startup calon <em>unicorn</em> baru di Indonesia? Berikut adalah analisis dari 101Wired untuk anda</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>1. Bibit</strong></h3>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter is-resized"><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://lh4.googleusercontent.com/HxycvmOohcQJnpyD57cjznY9wGl0Cco5TtVQWkAU1g3UhFc73IlYig8GS-O0zBLKKnl_7pCIfisXCRUY7yoaBAMmgVrE1ZhCUXL5xM9J5LoE69YJotowon4Rh5OSHpVTY1HiJuRc" alt="" width="844" height="528"/><figcaption>Tampilan Layar Muka Bibit (Credit:<a href="https://market.bisnis.com/read/20200528/92/1245795/sekilas-tentang-bibit-agen-reksa-dana-yang-bersitegang-dengan-sinarmas" target="_blank" rel="noreferrer noopener"> Bisnis</a>)</figcaption></figure></div>



<p>Bibit.id merupakan perusahaan <em>startup </em>yang bergerak di bidang finansial dengan fokus investasi reksadana. <a href="https://market.bisnis.com/read/20200528/92/1245795/sekilas-tentang-bibit-agen-reksa-dana-yang-bersitegang-dengan-sinarmas" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Bibit</a> sendiri pada awalnya adalah perusahaan bernama bibitnomic yang diakuisisi oleh Stockbit ditahun 2018. </p>



<p class="has-text-align-justify">Pada awal bulan Mei kemarin, bibit resmi mendapat pendanaan sebesar <a href="https://money.kompas.com/read/2021/05/03/151300926/platform-investasi-reksa-dana-bibit.id-raih-pendanaan-rp-942-miliar" target="_blank" rel="noreferrer noopener">924 miliar rupiah</a> dari empat investor yaitu, Sequoia Capital India, Tencent, Prosus Ventures dan Harvard Management Company, pada awal tahun bibit juga mendapat dana segar 415 miliar dari AC Ventures dan East Ventures.</p>



<p>Salah satu keunggulan dari bibit sendiri adalah fitur <em>robo-advisor</em> yang membantu para pemula di bidang reksadana untuk menanamkan uang mereka di reksadana sesuai dengan profil keuangan dan kebutuhan mereka. </p>



<p><strong>Baca juga</strong>: <a href="https://101wired.com/2021/05/07/bibit-meraih-dana-investasi-65-juta-dollar-dari-india/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Dua Raksasa Startup Anak Bangsa, Gojek-Tokopedia, Akan Segera Menjadi Satu</a></p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>2. Ruangguru</strong></h3>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter is-resized"><img decoding="async" src="https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/Rw7jbL8xs_aMljFn_1PnQvV940E=/640x360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1319458/original/087830700_1471345872-ruang_guru.jpg" alt="Ruangguru" width="815" height="458"/><figcaption>Aplikasi Ruangguru (Credit: <a href="https://www.liputan6.com/tekno/read/4099967/berpeluang-jadi-unicorn-ini-kata-ruangguru" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Liputan6</a>)</figcaption></figure></div>



<p class="has-text-align-justify">Sebagai salah satu pionir <em>edtech </em>di Indonesia. <a href="https://digitalbisnis.id/ruang-guru-bakal-jadi-salah-satu-unicorn/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Ruangguru</a> menjadi pelopor bimbingan belajar secara daring, dengan jumlah pengguna mencapai 22 juta siswa, ruangguru berpotensi untuk meraih status <em>unicorn </em>pada tahun ini. </p>



<p class="has-text-align-justify">Dilansir dari DealStreetAsia, perusahaan <a href="https://bisnis.tempo.co/read/1466147/investor-kelas-kakap-masuk-ruangguru-berpeluang-jadi-unicorn-di-edutech">New York Tiger Global Management</a> baru saja memberikan suntikan dana sebesar US$ 50 juta atau sekitar 713 Miliar rupiah, dan nilai valuasi ruangguru meningkat setelah sebelumnya dari US$ 540 juta menjadi US$ 830 juta.&nbsp;</p>



<p class="has-text-align-justify">Harga yang terjangkau, materi yang lengkap serta penyampaian materi yang sangat mudah dipahami bagi para siswa, menjadikan ruangguru sangat diminati oleh para orangtua. Hal ini dikarenakan pembelajaran tatap muka dibatasi dan biaya bimbel yang terlampau mahal.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>3. Halodoc</strong></h3>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter is-resized"><img decoding="async" src="https://lh3.googleusercontent.com/kdN_XPMmHboPlkVN2w0PfrOPB9E95PK40x1tfk4pmOLJn5fcQDXBxG2xZG4PffJqW8Y6bFPjA2CvEszMnGB44uHSiWfatU_c5J9RaAq-y4N_rGqkOC1msiPyXBW5wLZO8tvn9VxY" alt="" width="798" height="530"/><figcaption>Tangkapan Layar Muka Halodoc (Credit: <a href="https://www.kumau.info/halodoc-berpeluang-menjadi-startup-unicorn-indonesia" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Kumau Info</a>)</figcaption></figure></div>



<p class="has-text-align-justify">Selain <em>edtech</em> salah satu bidang <em>startup </em>yang berpotensi untuk mendapatkan predikat <em>unicorn </em>berasal dari bidang kesehatan atau <em>telemedicine, </em>dan salah satu perusahaan yang berada di bidang tersebut yang memiliki peluang untuk meraih valuasi 1 miliar USD adalah <a href="https://katadata.co.id/desysetyowati/digital/5e9a4e60c367e/halodoc-tanggapi-peluang-startup-kesehatan-jadi-unicorn" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Halodoc</a>. </p>



<p class="has-text-align-justify">Pada tahun 2020, mendapatkan pendanaan sebesar US$ 65 juta dari UOB  dan halodoc sendiri didukung oleh <a href="https://koran.tempo.co/read/ekonomi-dan-bisnis/461384/sejumlah-startup-siap-mencetak-valuasi-us-1-miliar" target="_blank" rel="noreferrer noopener">investor-investor besar</a> seperti Bill &amp; Melinda Gates Foundation, Allianz, Prudential Financial, hingga Gojek menanamkan dana mereka di halodoc. </p>



<p class="has-text-align-justify">Meski pasar <em>telemedicine </em>masih belum seketat bidang lainnya, tetapi halodoc menawarkan fitur konsultasi langsung bersama dokter ahli secara <em>real time</em>, dengan harga konsultasi yang cukup terjangkau dan pembelian obat melalui aplikasi tentunya dengan resep dokter.&nbsp;</p>



<p class="has-text-align-justify">Sebenarnya masih banyak lagi, <em>startup </em>yang berpotensi untuk mendapatkan predikat unicorn. Ketiga perusahaan ini merupakan calon potensial untuk mendapatkan predikat tersebut dalam waktu dekat, melihat dari fitur/jasa yang ditawarkan dan investor yang berada di belakang perusahaan tersebut.&nbsp;</p>



<p class="has-text-align-justify">Diharapkan dengan banyaknya <em>startup </em>asal Indonesia yang meraih predikat <em>unicorn</em> akan mendorong pertumbuhan ekonomi negara serta membantu memajukan industri 4.0 agar bisa bersaing dengan negara-negara maju lainnya.&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2021/06/siap-siap-3-startup-calon-unicorn-siapa-saja-mereka/">Siap-Siap! 3 Startup Calon Unicorn, Siapa Saja Mereka?</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://101wired.com/2021/06/siap-siap-3-startup-calon-unicorn-siapa-saja-mereka/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Regulasi Bank Digital di Indonesia Segera Terbit, Startup &#038; Bank Berlomba Mendapatkan Lisensi!</title>
		<link>https://101wired.com/2021/04/regulasi-bank-digital-di-indonesial-segera-terbit-bank-dan-startup-berlomba/</link>
					<comments>https://101wired.com/2021/04/regulasi-bank-digital-di-indonesial-segera-terbit-bank-dan-startup-berlomba/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tommy Rasta]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Apr 2021 07:10:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Financial]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Bank]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Finansial]]></category>
		<category><![CDATA[Money]]></category>
		<category><![CDATA[OJK]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://101wired.com/?p=4028</guid>

					<description><![CDATA[<p>Belakangan ini berita terkait bank digital di Indonesia semakin marak dibahas khususnya di lingkungan portal berita yang berfokus kepada sektor ekonomi dan bisnis. Pada mulanya, hal ini disebabkan oleh Otoritas Jasa Keuangan Indonesia atau yang lebih dikenal dengan OJK, yang memastikan bahwa OJK akan menerbitkan regulasi terkait bank digital di Indonesia. Heru Kristiyana, Ketua Eksekutif [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2021/04/regulasi-bank-digital-di-indonesial-segera-terbit-bank-dan-startup-berlomba/">Regulasi Bank Digital di Indonesia Segera Terbit, Startup &#038; Bank Berlomba Mendapatkan Lisensi!</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Belakangan ini berita terkait bank digital di Indonesia semakin marak dibahas khususnya di lingkungan portal berita yang berfokus kepada sektor ekonomi dan bisnis.</p>



<p>Pada mulanya, hal ini disebabkan oleh <a href="https://www.ojk.go.id/id/Default.aspx" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Otoritas Jasa Keuangan Indonesia</a> atau yang lebih dikenal dengan OJK, yang memastikan bahwa OJK akan menerbitkan regulasi terkait bank digital di Indonesia.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img decoding="async" src="https://lh4.googleusercontent.com/2aBvN1E0LmjqaPQ_Tq4tbfI14-T49LjoZnBfNBMPGw1LFIDJuRgG2tVsIsnUJxfgBGrkyQFFdSA9VmDBDqUvlJyyDjxsjKnFidPupzG_3vye34RHUPS_xiS4Ypl4Bhe7vEvugTI2" alt=""/><figcaption>(Otoritas Jasa Keuangan, dok. Antara)</figcaption></figure></div>



<p>Heru Kristiyana, Ketua Eksekutif Industri Perbankan OJK, dalam VIP Forum Digital Bank pada Kamis, (8/4/2021) menyatakan &#8220;Kami memang sedang menyiapkan rancangan POJK mengenai bank umum, di dalamnya juga akan mengatur pendirian bank baru, termasuk yang ingin mendirikan bank <em>fully digital</em>. OJK tidak mendikotomikan bank digital atau bank umum, di dalam Undang-Undang perbankan kita hanya mengenal dua bank, Bank Umum dan BPR.&#8221;</p>



<p>Heru juga menambahkan bahwa sudah ada beberapa bank umum di Indonesia yang mengajukan lisensi untuk menjadi bank digital di Indonesia. Penasaran siapa saja? Kali ini 101Wired akan membahasnya buat kamu.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Bank Digital di Indonesia</h2>



<p>Perilaku masyarakat Indonesia kian bergeser dari tahun ke tahun. Digitalisasi semakin kentara di dalam kehidupan kita saat ini. Hampir semua aktivitas dapat dilakukan via <em>smartphone</em>, mulai dari berkomunikasi, bersosial media, menonton film, bekerja, jual-beli barang, serta transaksi <em>banking</em> pun juga dapat dilakukan melalui <em>smartphone</em>.</p>



<p>Hal inilah yang mendorong konsep bank digital di Indonesia menjadi kenyataan bagi masyarakat. Selain itu, pandemi Covid-19 yang juga belum berakhir semakin mendorong konsep bank ini untuk segera lahir di Indonesia.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img decoding="async" src="https://lh3.googleusercontent.com/XfdGzhj_C4LEyVm5cpTJlSra8fMO0xuu2MsWlw7QNc6vNyng2xaHLoMmB2CAWsNexcRZiLet4Ihr053a0mDzQoLC__EcmcPNj4QPGawK08RWVuJtNy6uAmDvkmcD_DeZE5uLZhbf" alt=""/><figcaption>(<em>Digital Banking</em>, dok:Rawpixel)</figcaption></figure></div>



<p>Mengingat karena keterbatasan gerak masyarakat dalam masa pandemi ini, banyak lini bisnis saat ini beralih dari operasional secara konvensional menjadi digital.&nbsp;</p>



<p>Pertimbangan-pertimbangan diatas adalah beberapa alasan utama mengapa konsep bank ini perlu lahir di Indonesia dan saat ini bank-bank umum pun sedang berlomba-lomba untuk mendapatkan lisensi resminya.</p>



<p>Baca juga: <a href="https://101wired.com/2020/06/26/indonesia-belum-bisa-cashless-society-less-cash-society-adalah-jawabannya/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Indonesia Belum Bisa Cashless Society, Less Cash Society Adalah Jawabannya</a></p>



<h2 class="wp-block-heading"><em>Startup</em> dan Bank Konvensional yang ‘Berebut’ Lisensi</h2>



<p>Seperti yang kita ketahui, di Indonesia saat ini tidak hanya bank konvensional saja yang menyediakan layanan simpan pinjam uang. Apalagi di era industri 4.0 dimana banyak lini bisnis beralih dari sistem yang konvensional ke sistem komputasi awan serta komputasi kognitif yang mendukung lahirnya banyak <em>startup</em> besar di Indonesia.</p>



<p>Sebut saja Gojek, Tokopedia, Traveloka, Ruangguru, dan yang lainnya merupakan beberapa nama <em>startup</em> besar anak bangsa yang besar di Indonesia. Salah satu <em>startup </em>yang mengajukan lisensi bank digital adalah Gojek dengan <a href="https://www.jago.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Bank Jago</a>.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img decoding="async" src="https://lh4.googleusercontent.com/vFKNDl9KO-ph6gQzEv6Ly6bnv1UzwPByraG24RzOi3D56A-aTcJNdrfQ3v04wIV5luNwJqK3FjqM-bwLOZvfQjSoIOjVKydli31Y9Em4tI-HGYdt_jQsHcYeYPbSS2ybKB8sgv3E" alt=""/><figcaption>(Bank Jago, dok. Katadata)</figcaption></figure></div>



<p>Bank Jago sendiri adalah layanan bank digital dimana pengguna Gojek nantinya dapat membuka rekening Bank Jago langsung melalui aplikasi Gojek serta mengelola rekeningnya melalui aplikasi Gojek langsung. Selain Bank Jago dari ranah <em>startup</em>, BCA dan Maybank juga sudah mendaftarkan lisensi untuk operasional bank digital di Indonesia.</p>



<p>BCA nantinya akan membuka Bank Digital BCA untuk layanan perbankan digital mereka, sedangkan Maybank akan membuka Bank Net Syariah sebagai layanan perbankan digital mereka. Wah, ternyata sudah banyak ya yang mengajukan lisensi ke OJK.</p>



<p>Namun, meskipun demikian, bank-bank besar di Indonesia terbilang lambat dalam menjawab kebutuhan akan bank digital di Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya jasa keuangan non-perbankan yang menyediakan fasilitas bagi masyarakat melalui OJK.</p>



<p>Tetapi, tak perlu menunggu lama lagi, karena sebentar lagi bank-bank besar di Indonesia akan beralih ke bank digital dengan dikeluarkannya regulasi terkait bank digital. Jika melihat perilaku masyarakat Indonesia, maka hampir dapat dipastikan bahwa bank digital berdiri di ladang basah di Indonesia.</p>



<p>Bagi bank konvensional yang tidak mau beralih atau terbilang lambat dalam beralih, maka harus bersiap untuk termarginalisasi oleh teknologi serta para milenial yang hampir setiap hari bergantung pada <em>smartphone</em>-nya.</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2021/04/regulasi-bank-digital-di-indonesial-segera-terbit-bank-dan-startup-berlomba/">Regulasi Bank Digital di Indonesia Segera Terbit, Startup &#038; Bank Berlomba Mendapatkan Lisensi!</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://101wired.com/2021/04/regulasi-bank-digital-di-indonesial-segera-terbit-bank-dan-startup-berlomba/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>3</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Geliat 3 Startup Ramah Lingkungan asal Indonesia</title>
		<link>https://101wired.com/2020/07/geliat-3-startup-ramah-lingkungan-asal-indonesia/</link>
					<comments>https://101wired.com/2020/07/geliat-3-startup-ramah-lingkungan-asal-indonesia/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Namira Yudhita]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2020 09:31:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hot news]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Eco Friendly]]></category>
		<category><![CDATA[Ramah Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://101wired.com/?p=3300</guid>

					<description><![CDATA[<p>Startup di Indonesia mulai populer dan menjamur. Beberapa dari mereka mencoba berkontribusi menciptakan bisnis yang sustainable dengan memanfaatkan bahan ramah lingkungan! Mycotech Seperti namanya, myco yang berarti jamur, Startup ini memperkenalkan beragam inovasi ramah lingkungan berbahan dasar jamur dan limbah pertanian. Titik balik berkembangnya startup ini dimulai sejak penemuan Biobo adalah decorative panel yang berasal [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2020/07/geliat-3-startup-ramah-lingkungan-asal-indonesia/">Geliat 3 Startup Ramah Lingkungan asal Indonesia</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://101wired.com/2020/05/27/tiga-startup-inovasi-covid-19-asal-indonesia-lolos-ke-kompetisi-global/">Startup di Indonesia </a>mulai populer dan menjamur. Beberapa dari mereka mencoba berkontribusi menciptakan bisnis yang sustainable dengan memanfaatkan bahan ramah lingkungan!</p>



<h3 class="wp-block-heading">Mycotech</h3>



<p>Seperti namanya, myco yang berarti jamur, Startup ini memperkenalkan beragam inovasi ramah lingkungan berbahan dasar jamur dan limbah pertanian. Titik balik berkembangnya startup ini dimulai sejak penemuan Biobo adalah decorative panel yang berasal dari limbah pertanian dan jamur.</p>



<p>Jalan yang ditempuh untuk menghasilkan Biobo tak mudah. Riset panjang telah dilakukan sejak tahun 2014 dimulai di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) di Serpong, Tangerang. Sempat pula diadakan kerjasama dengan Future Cities Laboratory National University of Singapore (NUS).</p>



<p>Untuk membuat Biobo hampir mirip dengan proses produksi tempe. Bedanya terletak pada bahan yang dilekatkan oleh miselium jamur. Jika pada tempe, bahan tersebut adalah kedelai, pada Biobo yang direkatkan ialah bahan ramah lingkungan yakni limbah pertanian.&nbsp;</p>



<p>Limbah yang dimaksud memiliki kandungan selulosa, misalnya ampas tebu, limbah kelapa sawit, maupun serbuk kayu. Proses seluruhnya bisa memakan 1 bulan untuk mencapai masa panen.</p>



<p>Menariknya, inovasi <a href="https://www.mycote.ch/about-us">Mycotech</a> ini dapat digunakan untuk&nbsp; berbagai kebutuhan. Mulai dari pelapis dinding hingga membuat furnitur atau interior lainnya.&nbsp;</p>



<p>Biobo bahkan pernah diuji coba untuk struktur bangunan. Ialah Myco Tree, instalasi jamur pertama hasil kolaborasi dengan Future Cities Laboratory NUS&nbsp; yang dipamerkan di Seoul Biennale of Architecture and Urbanism 2017.&nbsp;</p>



<p>Di dalam negeri, pasar Biobo sendiri sudah sampai Batam dan Bali. Selain Biobo, Mycotech juga punya inisiasi ramah lingkungan lain yang dinamakan Mylea.</p>



<p>Bila Biobo lebih banyak digunakan sebagai material bangunan maupun furnitur, Mylea dimanfaatkan pada bidang tekstil. Selama ini, banyak produk fashion memanfaatkan kulit dengan proses pewarnaan yang kurang menguntungkan dampaknya bagi lingkungan.&nbsp;</p>



<p>Mylea menjadi alternatif yang lebih ramah lingkungan. Pewarna bahan ini terdiri dari beragam bahan alami misalnya indigo, kulit kayu, maupun dedaunan. Mylea telah dimanfaatkan banyak brand lokal untuk sampul buku, jam tangan, sampai sepatu. Kolaborasi antara Mycotech dengan produsen jam tangan Pala Nusantara, yaitu Palamylea berhasil menyabet gelar GDI Best di ajang Good Design Indonesia 2019.&nbsp;</p>



<p><p>Bahan dasar fashion yang ramah lingkungan ini juga mulai dilirik brand internasional. Salah satunya Clark, brand fashion asal Inggris.</p>
<figure id="attachment_3304" aria-describedby="caption-attachment-3304" style="width: 589px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/07/suara.jpg" alt="Produk fashion dari material mycotech yang ramah lingkungan" width="589" height="544"><figcaption id="caption-attachment-3304" class="wp-caption-text">Produk fashion dari material mycotech. Credit image: Suara.com.</figcaption></figure></p>



<p>Mycotech saat ini bekerja sama dengan Kickstarter, sebuah platform crowdfunding populer. Kolaborasi ini mendapatkan ribuan pesanan dan telah menghasilkan lebih dari 26.000 dolar Amerika Serikat. Selain profit, platform ini juga berperan memperkenalkan produk ramah lingkungan dari Indonesia pada dunia.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Waste4Change</h3>



<p><a href="https://waste4change.com/official/">Waste4Change</a> adalah startup pengelola limbah yang mulai dirintis sejak 2014. Pengelolaan limbah yang semula hanya dilakukan di satu gedung, kini diperluas layananannya mencapai 40 area komersial dan 2000 rumah.</p>



<p><p>Pengembangan start up ramah lingkungan ini didasari oleh riset Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada 2015 tentang limbah di Indoensia. Ternyata, 69% limbah dibuang ke tempat pembuangan sampah. Lalu 23,5% lainnya dibakar, dikubur, atau dikotori secara ilegal. Hanya 7,5% saja yang didaur ulang.&nbsp;</p>
<figure id="attachment_3302" aria-describedby="caption-attachment-3302" style="width: 1024px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/07/20151214-112639-56c7f91886afbd86048b458e-1024x768.jpg" alt="Ilustrasi Pemilahan Sampah oleh Waste4Change" width="1024" height="768"><figcaption id="caption-attachment-3302" class="wp-caption-text">Ilustrasi Pemilahan Sampah oleh Waste4Change. Credit image: Official Websit Waste4Change.</figcaption></figure></p>



<p>Pada Februari 2020 lalu, start up ini mencatatkan guyuran dana dari investor.&nbsp; Dikutip dari DealStreetAsia, besaran investasinya disebut-sebut mencapai US$ 3 juta atau sekitar Rp 42,7 miliar. Tiga investor yang dimaksud adalah SMDV, Agaeti, dan East Ventures.&nbsp;</p>



<p>Waste4Change akan menggunakan dana itu untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan limbah menjadi 2.000 ton per hari pada 2024.&nbsp;</p>



<p>Waste4Change memiliki tujuan jangka panjang untuk mensinergikan circular economy dan zero-waste Indonesia lewat kolaborasi dengan masyarakat, pemerintah, serta pihak swasta dan investor. Untuk itu, dengan dana ini mereka berusaha mengembangkan platform smart city dalam hal pengelolaan limbah. Berencana membangun kerjasama dengan pemerintah kota maupun kabupaten, pengelolaan limbah akan mencakup pemantauan limbah, pembiayaan proyek, hingga edukasi pengelolaan.</p>



<p>Kucuran dana investor juga akan dimanfaatkan start up ramah lingkungan ini untuk meningkatkan kemitraan terkait penanganan limbah.</p>



<p>Salah satu General Partner Agaeti Ventures Agaeti Ventures Michael Soerijadji&nbsp; melihat Waste4Change dapat menjadi salah satu pemecah masalah di Indonesia. Alasan itulah yang membuatnya tertarik berinvestasi pada startup tersebut.&nbsp;</p>



<h3 class="wp-block-heading">GeoFast</h3>



<p>Start up ini berawal dari Tim Inovasi Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Indonesia dari Dept. Teknik Metalurgi dan Material. Mengusung produk semen cepat kering yang ramah lingkungan, mereka berhasil menorehkan prestasi yang mengharumkan nama Indonesia.</p>



<p>Keunggulan semen produksi <a href="http://geofast.id/">Geofast</a> adalah waktu pengeringan yang cenderung singkat. Dalam 8 jam &#8211; 3 hari, semen akan memperoleh kekuatan optimum beton. Hal ini jauh lebih cepat dan efisien ketimbang semen konvensional yang butuh 28 hari untuk mencapai fase beton biasa.&nbsp;</p>



<p><p>Selain memiliki kelebihan dari segi konsumsi, semen ramah lingkungan ini pun lebih minim emisi karbon dan polusi dalam proses produksi. Semen konvensional memakai tanah kapur, sedangkan GeoFast hanya membutuhkan limbah. Semen konvensional juga butuh dipanaskan pada tanur -600 derajat celcius.</p>
<figure id="attachment_3305" aria-describedby="caption-attachment-3305" style="width: 768px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/07/WhatsApp-Image-2019-10-021-at-8.32.05-PM-768x1024.jpeg" alt="Produk semen produksi Geofast lebih ramah lingkungan dari semen biasa dalam segi produksi maupun manfaat" width="768" height="1024"><figcaption id="caption-attachment-3305" class="wp-caption-text">Produk semen ramah lingkungan produksi Geofast. Credit image: Official Website Geofast.id.</figcaption></figure></p>



<p>Semen berbahan dasar slag (limbah tambang/smelter) buatan mereka ini berhasil membawa start up tersebut menjadi The Top 52XTC 2020 Finalist dalam ajang kompetisi Ectreme Tech Challenge (XTC) 2020.</p>



<p>Tak tanggung-tanggung, perhelatan ini berada pada tingkat dunia dengan mempertandingkan lebih dari 2.400 perusahaan rintisan dari 87 negara. Fokus start up pun beragam, mulai dari sektor layanan kesehatan, pendidikan, pertanian, pagan dan air, teknologi bersih dan energi, fintech, transportasi dan kota cerdas, serta “enabling technologies” (teknologi yang dapat diterapkan untuk mendorong perubahan)</p>



<p>XTC ini merupakan ajang start up startup terbesar yang bertujuan untuk menemukan beragam solusi dalam mengatasi tantangan global.</p>



<p>Prestasi GeoFast tak bisa diremehkan. Sebelumnya, mereka juga berhasil menyabet juara 2 pada ajang Leaders Innovation Fellowship di London. Selain itu, start up ramah lingkungan ini juga meraih penghargaan BPPT Awards taun 2019. Masih pada tahun yang sama, GeoFast menerima penghargaan dan medali perak pada ajang ISIF (International Science dan Invention Fair 2019).</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2020/07/geliat-3-startup-ramah-lingkungan-asal-indonesia/">Geliat 3 Startup Ramah Lingkungan asal Indonesia</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://101wired.com/2020/07/geliat-3-startup-ramah-lingkungan-asal-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tiga Startup Inovasi COVID-19 asal Indonesia Lolos ke Kompetisi Global</title>
		<link>https://101wired.com/2020/05/tiga-startup-inovasi-covid-19-asal-indonesia-lolos-ke-kompetisi-global/</link>
					<comments>https://101wired.com/2020/05/tiga-startup-inovasi-covid-19-asal-indonesia-lolos-ke-kompetisi-global/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Namira Yudhita]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 May 2020 09:48:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hot news]]></category>
		<category><![CDATA[COVID-19]]></category>
		<category><![CDATA[Start Up Weekend]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://101wired.com/?p=2633</guid>

					<description><![CDATA[<p>Problematika yang ditimbulkan pandemi ini pada berbagai sektor membuat sekelompok orang tergerak untuk mencari solusinya melalui pembentukan startup. Startup Weekend Indonesia menjadi wadah untuk menampung dan mengasah aspirasi muda-mudi inspiratif. Pemenang ajang ini akan mewakili Indonesia dan berkompetisi dengan pemenang dari negara lainnya sebagai Top 20 Global Winner Startup Weekend.</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2020/05/tiga-startup-inovasi-covid-19-asal-indonesia-lolos-ke-kompetisi-global/">Tiga Startup Inovasi COVID-19 asal Indonesia Lolos ke Kompetisi Global</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<p>COVID-19 memang menghambat produktivitas, namun beberapa orang memilih untuk melihatnya sebagai peluang untuk bersinar. Problematika yang ditimbulkan pandemi ini pada berbagai sektor membuat sekelompok orang tergerak untuk mencari solusinya melalui pembentukan <em>startup</em>. Startup Weekend Indonesia menjadi wadah untuk menampung dan mengasah aspirasi muda-mudi inspiratif. Pemenang ajang ini akan mewakili Indonesia dan berkompetisi dengan pemenang dari negara lainnya sebagai Top 20 Global Winner Startup Weekend.</p>
<p></p>
<p></p>
<p>Techstars Global Startup Weekend COVID-19 sendiri adalah kompetisi global yang diadakan untuk membentuk<em> startup </em>sekaligus ide-ide sebagai penyelesaian berbagai masalah terkait COVID-19 di 6 sektor yakni kesehatan, edukasi, hiburan, populasi rentan, komunitas, hingga edukasi dalam durasi 54 jam saja. Ada lebih dari 60 negara yang mengikuti ajang ini lho. Peserta dari negara tersebut akan bersaing lebih dulu dengan kompetitor dari negara mereka untuk bisa menjadi perwakilan negaranya dan bersaing di skala internasional.</p>
<p></p>
<p></p>
<figure id="attachment_2653" aria-describedby="caption-attachment-2653" style="width: 1024px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/ziliun.com_-1024x575.jpg" alt="" width="1024" height="575" /><figcaption id="caption-attachment-2653" class="wp-caption-text"><em>MediKatalog yang diinisiasi oleh Azhar Raqif mencoba membantu kestabilan stok APD dari produksi hingga digunakan tenaga medis untuk membantu memutus rantai Covid-19 dan melindungi tenaga medis dan masyarakat di Indonesia. Credit image: Ziliun.com.</em></figcaption></figure>
<p>Startup Weekend Indonesia telah dilaksanakan secara online pada 24-26 April 2020 dan diikuti oleh 1.490 peserta dari 29 provinsi. Penyelenggaranya adalah KUMPUL, sebuah komunitas penggerak ekosistem<em> startup </em>dan kewirausahaan di Indonesia. Tak tanggung-tanggung, peserta harus melewati beragam tahapan dalam kompetisi ini yakni pembelajaran bisnis model <em>canvas</em>, vaidasi pasar, pengembangan <em>prototype</em> (purna rupa), dan <em>pitching</em> yang dibimbing langsung oleh 50 mentor dengan beragam latar belakang dan keahlian bisnis <em>startup</em>.</p>
<figure id="attachment_2637" aria-describedby="caption-attachment-2637" style="width: 383px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/united-nations-covid-19-response-unsplash.jpg" alt="" width="383" height="500" /><figcaption id="caption-attachment-2637" class="wp-caption-text"><em>Untuk menuntaskan pandemi COVID-19, dibutuhkan solidaritas berbagai kalangan mulai dari tenaga kesehatan, desainer, ilmuwan, hingga guru dan pelajar. Credit image: United Nations COVID-19 Response/Unsplash.</em></figcaption></figure>
<p>Akhirnya terpilih 3 pemenang yang berhak mewakili Indonesia dalam ajang Startup Weekend tingkat global, yakni MediKatalog, Cook Like A Chef, dan MentorKU. Uniknya, ketga startup punya spesialisasi yang berbeda. MediKatalog adalah semacam <em>marketplace</em> yang fokus pada penjualan obat dan peralatan medis. MentorKU menyediakan jasa mentoring dan konsultasi karir. Sementara, Cook Like A Chef menyediakan solusi lengkap dalam hal konsumsi mulai dari resep hingga jasa pengiriman bahan masakan. </p>
<p></p>
<p></p>
<p>Tanggal 7 Mei 2020 kemarin, Techstar merilis pernyataan resmi di laman mereka mengenai <a href="https://www.techstars.com/newsroom/unite-to-fight-covid-19-startup-weekend-meet-the-winners-from-54-countries">pemenang</a> Techstar Unite to Fight COVID-19 Startup Weekend. Indonesia berhasil menjadi salah satu daftar pemenang dari 54 negara, lho. Selamat kepada MediKatalog!</p>
<p></p><p>The post <a href="https://101wired.com/2020/05/tiga-startup-inovasi-covid-19-asal-indonesia-lolos-ke-kompetisi-global/">Tiga Startup Inovasi COVID-19 asal Indonesia Lolos ke Kompetisi Global</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://101wired.com/2020/05/tiga-startup-inovasi-covid-19-asal-indonesia-lolos-ke-kompetisi-global/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Masa Depan Artifical Intelligence di Indonesia, Sudah Siap Belum?</title>
		<link>https://101wired.com/2020/05/masa-depan-artifical-intelligence-di-indonesia-sudah-siap-belum/</link>
					<comments>https://101wired.com/2020/05/masa-depan-artifical-intelligence-di-indonesia-sudah-siap-belum/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Namira Yudhita]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 May 2020 03:02:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hot news]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[Kata.ai]]></category>
		<category><![CDATA[Machine Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Nodeflux]]></category>
		<category><![CDATA[Prosa.ai]]></category>
		<category><![CDATA[Robot]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://101wired.com/?p=2591</guid>

					<description><![CDATA[<p>AI merupakan simulasi kecerdasan manusia dalam mesin yang diprogram untuk berpikir seperti manusia dan meniru tindakannya. China termasuk salah satu negara yang mulai menerapkan AI ke seluruh sendi kehidupan. Bagaimana dengan Indonesia?</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2020/05/masa-depan-artifical-intelligence-di-indonesia-sudah-siap-belum/">Masa Depan Artifical Intelligence di Indonesia, Sudah Siap Belum?</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<p><em>Artificial Intelligence</em> memiliki banyak keuntungan bagi kehidupan manusia. Di bidang produksi, penerapan AI secara signifikan  dapat meminimalkan biaya dan mempercepat waktu produksi, menghasilkan harga produk dan layanan yang lebih murah. Di bidang manufaktur, <em>automatization</em> akan sangat berguna mengingat banyaknya kegiatan produksi yang dilakukan berulangkali. China termasuk salah satu negara yang mulai menerapkan AI ke seluruh sendi kehidupan. Bagaimana dengan Indonesia?</p>
<p></p>
<p></p>
<p><em>Artificial Intelligence</em> atau Kecerdasan Buatan memiliki banyak definisi. Namun, intinya adalah teknologi yang membuat suatu sistem komputer mampu belajar, berpikir, dan bertindak secara mandiri. Biasanya dengan mempelajari tren dan sejarah aktivitas, untuk selanjutnya melakukan tindakan terkalkulasi. Menurut definisi lainnya, AI merupakan simulasi kecerdasan manusia dalam mesin yang diprogram untuk berpikir seperti manusia dan meniru tindakannya.</p>
<p></p>
<p></p>
<p>Meski banyak negara mulai mempertimbangkan penggunaan AI, Indonesia tampaknya belum sepenuhnya siap mengadopsi teknologi ini. Survei pada lebih dari seratus pemimpin bisnis dan karyawan yang dilakukan <em>IDC Asia/Pasifik </em>serta <em>Microsoft Indonesia</em>, menunjukkan baru empat belas persen perusahaan yang jadi responden menggunakan AI untuk kegiatan operasional masing-masing. Sementara 42 persen baru berencana ataupun sedang dalam tahap uji coba.</p>
<p></p>
<p></p>
<figure id="attachment_2593" aria-describedby="caption-attachment-2593" style="width: 654px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/FRANCK-V-UNSPLASH.jpg" alt="Pada industri manufaktur, ada beberapa penerapan AI misalnya algoritma genetik, simulated annealing, tabu search, dan algoritma immune system." width="654" height="501" /><figcaption id="caption-attachment-2593" class="wp-caption-text">Ilustrasi Penggunaan AI pada Industri Manufaktur. Credit image: Franck V/Unsplash.</figcaption></figure>
<p>Jika perkembangan AI di China terhitung cukup masif, misalnya penggunaan kamera untuk mengidentifikasi identitas calon pembeli dari kamera di berbagai restoran cepat saji, Indonesia masih tertinggal beberapa langkah. Penggunaan AI di Indonesia masih terbatas pada<em> chatbot </em>di aplikasi pesan instan misalnya WhatsApp, LINE, dan Telegram. <em>Chatbot</em> ialah program komputer yang didesain untuk menstimulasi percakapan dengan pengguna manusia dalam sebuah <em>platform</em> berbentuk teks maupun audio. <em>Chatbot</em> ini cukup populer ditandai dengan berkembangnya jumlah <em>bot</em> di LINE sebanyak 25%.</p>
<p></p>
<p></p>
<p>Di Indonesia sendiri sebetulnya mulai banyak <em>start up</em> yang menggunakan AI untuk menunjang kegiatan bisnisnya atau bahkan menjadikan AI tersebut sebagai bisnis. Contohnya saja Deligence.ai, Prosa.ai, Snapcart, Kata.ai, Dattabot, Sonar, BJtech, Eureka.ai, dan AIsensum, Nodeflux, dan Bahasa.ai. </p>
<p></p>
<p></p>
<p>Prosa.ai, Kata.ai, BJtech, dan Bahasa.ai sama-sama bergerak di bidang <em>startup conversational</em> yang spesialisasinya membuat <em>chatbot</em> untuk keperluan bisnis. Prosa.ai memiliki konsep serupa, namun lebih dikhususkan pada konten teks dan pidato. Snapcart merupakan aplikasi yang memberikan <em>reward cashback </em>pada pembeli yang memindai dan mengunggah kwitansi pembelian yang mereka punya. Sonar platform menyediakan jasa pemantauan media sosial secara <em>real-time</em> dan pengukuran sentimen. Nodeflux mengembangkan platform analitik video cerdas pertama di Indonesia dan menawarkan layanan pengenalan wajah, deteksi sampah, pembacaan plat, hingga pemantauan banjir. Hampir sama dengan Nodeflux, Delligence.ai menawarkan pengecekan kerusakan kendaraan, deteksi identitas kendaraan hingga <em>road scene</em> dan <em>logo analytic</em>. Dattabot merupakan perusahaan <em>big data analytic </em>yang paling komprehensif di Indonesia. Aisensum bergerak di kemitraan monetisasi data, sementara Eureka menyediakan layanan kemitraan antara operator seluler dengan perusahaan dari berbagai industri.</p>
<p></p>
<p></p>
<p>Pemerintah Indonesia pun mulai melirik AI untuk mempermudah proses birokrasi yang kerap terhambat. Hal ini tampak dari rencana Presiden Joko Widodo untuk mengganti jabatan eselon III dan IV dengan kecerdasan buatan.</p>
<p></p>
<p></p>
<figure id="attachment_2595" aria-describedby="caption-attachment-2595" style="width: 695px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/STEPHEN-DAWSON-UNSPLASH.jpg" alt="Salah satu pembahasan yang sedang hangat mengenai AI di Indonesia adalah mengenai regulasi pengumpulan data pribadi yang sangat vital bagi teknologi ini. Di sisi lain, perlu batasan yang jelas gar privasi dan hak setiap orang tidak dicederai." width="695" height="500" /><figcaption id="caption-attachment-2595" class="wp-caption-text">AI digunakan sebagai teknologi untuk pengumpulan data. Credit image: Stephen Dawson/Unsplash.</figcaption></figure>
<p>Terlepas dari beberapa penerapan AI di Indonesia, data menunjukkan masih banyak pebisnis yang ragu mengadopsi teknologi ini. Tantangan yang dihadapi adalah kesediaan membuka akses data, transformasi ke arah digital, termasuk akses terhadap talenta sumber daya manusia yang memiliki kecakapan. Menurut riset <em>Government AI Readiness Index 2019</em> yang dirilis <em>Oxford Insight</em>, Indonesia masih menempati peringkat 5 di bawah negara ASEAN lain yakni Singapura, Malaysia, Filipina, dan Thailand. Sementara di peringkat dunia, Indonesia berada di posisi 57 dari 194 negara dengan skor 5,420.</p>
<p></p>
<p></p>
<p>Kalau menurutmu, Indonesia sudah siap mengadopsi teknologi <em>Artificial Intelligence</em> belum?</p>
<p></p><p>The post <a href="https://101wired.com/2020/05/masa-depan-artifical-intelligence-di-indonesia-sudah-siap-belum/">Masa Depan Artifical Intelligence di Indonesia, Sudah Siap Belum?</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://101wired.com/2020/05/masa-depan-artifical-intelligence-di-indonesia-sudah-siap-belum/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rahasia Sukses Kopi Kenangan: Didanai Milyuner Hongkong hingga Jay-Z</title>
		<link>https://101wired.com/2020/05/rahasia-sukses-kopi-kenangan-didanai-milyuner-hongkong-hingga-jay-z/</link>
					<comments>https://101wired.com/2020/05/rahasia-sukses-kopi-kenangan-didanai-milyuner-hongkong-hingga-jay-z/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Namira Yudhita]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 May 2020 03:35:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hot news]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Kopi Kenangan]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://101wired.com/?p=2538</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sejak membuka gerai pertama tahun 2017 di Jakarta Selatan, usaha ini hanya perlu tiga bulan untuk mencapai break event point.</p>
<p>The post <a href="https://101wired.com/2020/05/rahasia-sukses-kopi-kenangan-didanai-milyuner-hongkong-hingga-jay-z/">Rahasia Sukses Kopi Kenangan: Didanai Milyuner Hongkong hingga Jay-Z</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<p>Kopi Kenangan yang diperhitungkan sebagai pilihan kopi favorit millennials ini sekaligus merupakan sebuah ritel non-waralaba dengan pertumbuhan sangat cepat di Indonesia.  Sejak membuka gerai pertama tahun 2017 di Jakarta Selatan, usaha ini hanya perlu tiga bulan untuk mencapai <em>break event point</em>.</p>
<p></p>
<p></p>
<p>Bulan Desember 2019, Kopi Kenangan lagi-lagi membuat publik berdecak kagum setelah berhasil menerima suntikan dana dari Arrive, anak perusahaan Roc Nation yang didirikan <em>rapper</em> kondang Jay-Z serta Serena Ventures yang didirikan oleh petenis Serena Williams. Menariknya, tercatat nama Li Ka Shing, orang terkaya di Hong Kong, dan salah satu pendiri Facebook Eduardo Saverin pada pendanaan terbaru ini. Pendanaan ini sekaligus merupakan perluasan pendanaan Series A sebanyak 20 juta dollar AS atau sekitar Rp 279 miliar yang diterima Kopi Kenangan pada Juni 2019 silam. </p>
<p></p>
<p></p>
<figure id="attachment_2543" aria-describedby="caption-attachment-2543" style="width: 1024px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/radar-jember-1024x768.jpeg" alt="Edward mengandalkan biji kopi khas Indonesia dari 4 lokasi dan mesin espresso La Marzocco Strada yang populer di kalangan pecinta kopi." width="1024" height="768" /><figcaption id="caption-attachment-2543" class="wp-caption-text">CEO Kopi Kenangan, Edward sedang berada di salah satu gerai. Credit image: Radar Jember.</figcaption></figure>
<p>CEO Kopi Kenangan, Edward Tirtanata mengulas rahasia kesuksesan Kopi Kenangan yang dirasanya signifikan. Pertama, konsep bisnis yang berbeda. Edward memilih melawan arus bisnis perkopian dengan menggunakan konsep “<em>grab and go</em>”. Ketimbang menyediakan gerai, ia lebih memilih titik persinggahan. Menurutnya, hal ini sangat efektif untuk menghemat fasilitas yang harus disediakan untuk memenuhi standar sebuah gerai, seperti <em>Wi-Fi</em> dan sofa yang mahal. Edward melihat sesungguhnya hal-hal ini tidak diperlukan karena hanya akan membuat harga produksi kopi otomatis ikut naik untuk menutup biaya interior. Sementara, banyak orang hanya datang untuk menikmati kopi. </p>
<p></p>
<p></p>
<figure id="attachment_2542" aria-describedby="caption-attachment-2542" style="width: 1024px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/official-website-kopi-kenangan-1024x717.jpg" alt="Kopi Kenangan memiliki nama menu yang unik agar diingat konsumen." width="1024" height="717" /><figcaption id="caption-attachment-2542" class="wp-caption-text">Contoh menu Kopi Kenangan. Credit image: Official Website Kopi Kenangan.</figcaption></figure>
<p>Hal inilah yang akhirnya menuntun pada ciri khas dan keunggulan kedua Kopi Kenangan, yakni harga yang ramah di kantong dan <em>friendly </em>secara finansial. Menurutnya, selama ini fasilitas yang sebetulnya membuat harga kopi menjadi mahal. Edward memilih untuk menyediakan produk kopi yang berkualitas dengan harga yang ramah di kantong. Ketiga, <em>branding</em>. Tak dipungkiri, nama Kopi Kenangan dipilih karena dirasa memiliki kedekatan dengan setiap orang. Hal ini diperkuat dengan pemilihan nama-nama menu yang tidak biasa misalnya Kopi Kenangan Mantan, Kopi Mantan Menikah, Kopi AnDi Lau (Antara Dilema dan Galau). Menurutnya, <em>branding</em> yang kuat akan berpotensi untuk menekan biaya <em>marketing</em>. Alasannya memilih nama-nama unik tadi adalah menarik semakin banyak orang tanpa strategi <em>marketing</em> besar-besaran agar tercipta kekuatan <em>word of mouth</em> secara efektif.</p>
<p></p>
<p></p>
<p>Kopi Kenangan juga membagi beberapa trik untuk bertahan di tengah wabah COVID-19 yang membuat banyak bisnis kesulitan. Strategi pertama adalah mengurangi operasional gerai dan mengganti metode penjualan. Seiring dengan PSBB dan penutupan beberapa <em>mall</em>, Edward hanya membuka 47 persen dari 300 gerai yang lokasinya berada di ruko atau lokasi yang tak terdampak regulasi PSBB. Ia juga membuka gerai ke daerah yang belum tersentuh Kopi Kenangan lalu memfokuskan penjualan lewat <em>online delivery</em>. Memilih tak mem-PHK, Edward justru memilih mengirim karyawan yang sedang tidak bekerja untuk menjalani pelatihan untuk meningkatkan <em>skill</em>.</p>
<p></p>
<p></p>
<p>Kedua, menerapkan kampanye SENANG (Sehat Bareng Kenangan) yang telah dimulai 9 Maret silam.</p>
<p> </p>
<figure id="attachment_2540" aria-describedby="caption-attachment-2540" style="width: 1000px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://101wired.com/wp-content/uploads/2020/05/instagram-kopi-kenangan-2.jpg" alt="Kampanye SENANG menjadi cara Kopi Kenangan membuktikan komitmen terhadap kesehatan pegawai dan konsumen." width="1000" height="1000" /><figcaption id="caption-attachment-2540" class="wp-caption-text">Kampanye SENANG yang dilakukan Kopi Kenangan. Credit image: Official Instagram Kopi Kenangan.</figcaption></figure>
<p>Tujuannya adalah meningkatkan level higienis kopi lewat proses produksi dan pengantaran yang steril. Protokol kesehatan diberlakukan pada tim operasional sebelum bekerja, mulai dari pengukuran suhu, penggunaan masker dan <em>hand sanitizer</em> serta sarung tangan non-medis. Pelanggan juga akan menerima kartu berisi suhu tubuh Baperista (barista Kopi kenangan) pembuat pesanan dan sang pengantar untuk meningkatkan kepercayaan. Segala peralatan dapur juga disterilkan dengan 310 unit Upang UC <em>Waterless Sterilizer</em>.</p>
<p></p>
<p></p>
<p>Selain berencana memperluas bisnis ke Asia Tenggara, Edward Tirtanata mengaku menargetkan Kopi Kenangan bisa memperoleh IPO atau <em>Initial Public Offering</em> pada 2022, menyusul <em>brand</em> Indonesia lainnya yakni Duck King.</p>
<p></p><p>The post <a href="https://101wired.com/2020/05/rahasia-sukses-kopi-kenangan-didanai-milyuner-hongkong-hingga-jay-z/">Rahasia Sukses Kopi Kenangan: Didanai Milyuner Hongkong hingga Jay-Z</a> appeared first on <a href="https://101wired.com">101Wired</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://101wired.com/2020/05/rahasia-sukses-kopi-kenangan-didanai-milyuner-hongkong-hingga-jay-z/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
